Nama
Guru : Wagino,
S.Ag
Mapel
Yang Diampuh : PAI
Hari
/ Tanggal : 27 April 2026
Kelas : 7A, 7B
Materi
: Perkembangan
Ilmu Pengetahuan pada masa
Bani Umayyah di Andalusia
Tujuan
Pembelajaran :
1. peserta
didik dapat menceritakan sejarah Bani Umayyah di Andalusia.
2. peserta didik dapat
menjelaskan perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia.
3. peserta didik dapat
membuatbagan, infografis, atau timeline perkembangan ilmu
pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia
MATERI
Kedatangan Islam di Andalusia,
Spanyol, dimulai pada abad ke-8, ketika Daulah Umayyah masih memerintah dari
Damaskus, Suriah.
Setelah pemerintahan di Damaskus
runtuh, salah seorang keturunan Bani Umayyah bernama Abdurrahman ad-Dakhil
berhasil melarikan diri ke Andalusia. Abdurrahman ad-Dakhil berusaha
membangkitkan kekuasaan Dinasti Umayyah dengan mendirikan menjadi Emir di Kordoba,
Andalusia, pada tahun 756.
Pada tahun 929, Keamiran Kordoba
diubah menjadi Kekhalifahan Kordoba oleh Abdurrahman III. Satu abad kemudian,
tepatnya pada 1031, Kekhalifahan Kordoba yang dipimpin oleh Dinasti Umayyah
runtuh setelah terpecah menjadi beberapa kerajaan kecil.
Kekhalifahan Kordoba menandai berakhirnya
sejarah Bani Umayyah di Andalusia.
Kemajuan yang dicapai
pada masa Bani Umayyah di Andalusia :
Bidang Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan
Kekuasaan Islam pada masa Bani
Umayyah di Andalusia membawa perubahan yang besar, terutama di bidang
pengetahuan dan kebudayaan. Pada masa pemerintahan Muhammad I (852-886), minat
terhadap ilmu pengetahuan dan filsafat mulai berkembang di Andalusia. Dinasti
Umayyah di Andalusia juga mengembangkan pendidikan Islam melalui kurikulum dan
lembaga pendidikan Islam. Lembaga-lembaga pendidikan Islam tersebut
diklasifikasikan menjadi dua, yaitu pendidikan dasar dan pendidikan tinggi.
Pendidikan dasar yang berkembang di Andalusia banyak mempelajari tentang fikih,
bahasa dan sastra, seni dan musik. Sedangkan pendidikan tinggi berfokus pada
filsafat dan sains, yang dapat dipelajari di universitas-universitas yang
tersebar di Cordoba, Granada, Seville, dan Malaga. Universitas Cordoba dan
Granada menjadi universitas terkenal di Spanyol yang mengajarkan kurikulum
teologi, ilmu hukum, kedokteran, filsafat, serta astronomi.
Bidang Seni dan Arsitektur
Selain ilmu pengetahuan dan
pendidikan, kemajuan Islam masa Daulah Umayyah di Andalusia juga meliputi
bidang budaya, seni, dan arsitektur. Bukti kemajuan peradaban Islam pada masa
Daulah Umayyah di Andalusia dapat dilihat pada bangunan-bangunan megah
peninggalannya di Cordoba, Granada, Sevilla, dan Toledo. Bangunan-bangunan
tersebut berupa istana, masjid, tata kota, hingga permukiman.
Di setiap sudut Andalusia dibangun fasilitas
publik seperti jalan, pasar, jembatan, saluran irigasi, pemandian, hingga
pabrik. Beberapa bangunan di Andalusia dari masa Dinasti Umayyah yang terkenal
karena kemegahannya antara lain Masjid-Katedral Cordoba dan Madina Zahra.
Arsitektur-arsitektur Islam di Andalusia mempunyai tiga ciri khas yang selalu
ada pada setiap bangunan, yaitu ornamen kaligrafi, bunga, dan geometri. Perkembangan
seni di Andalusia juga dipengaruhi oleh corak Yunani dan Romawi, yang dapat
dilihat pada bangunan-bangunan bersejarah di Granada. Peninggalan-peninggalan
arsitektur Bani Umayyah merupakan hasil dari inovasi dan akulturasi kebudayaan
Islam yang baru. Andalusia melahirkan para arsitek dan ilmuwan muslim yang
dikagumi karena meninggalkan pangaruh seni yang indah.
Kemajuan dalam sistem pemerintahan
1. Pendirian departemen pencatatan (diwanul
khatam)
2. Pendirian pelayanan pos (Diwanul Barid)
3. Pemisahan urusan keuangan dari urusan
pemerintahan dengan mengangkat pejabat bergelar sahibul
kharaj
4. Penggunaan bahasa Arab sebagai alat
komunikasi resmi dalam pemerintahan
5. Pencetakan mata uang
6. Pembangunan fasilitas umum misal gedung,
masjid, sumur, jalan raya
7. Pengurangan pajak dan menghentikan
pembayaran upeti (jizyah) bagi orang yang baru masuk Islam.
Kemajuan dalam agama dan
ilmu pengetahuan
1. Penyempurnaan tulisan mushaf al-Quran
dengan titik pada huruf-huruf tertentu
2. Pembangunan masjid Al Amawi di Damaskus
dan al Aqsha di Yerussalem
3. Perluasan masjid Nabawi di Madinah
4. Pembangunan rumah sakit bagi penderita
kusta
5. Pengumpulan hadits
6. Menyamakan kedudukan orang Arab dan non
Arab sehingga kembali bersatu.
Keruntuhan Bani Umayyah
Ada beberapa faktor yang menyebabkan
keruntuhan dinasti berusia 365 tahun tersebut. Faktor ini adalah:
1. Munculnya kelompok yang tidak puas
terhadap Bani Umayyah misal Khawarij, Syiah, dan non-Arab
(mawali)
2. Tidak adanya ketentuan jelas tentang sistem
pergantian khalifah
3. Perpecahan antara etnis suku Arabiah
Utara (Bani Qais) dengan suku Arabiyah Selatan (Bani Kalb)
4. Senang hidup mewah
5. Terbunuhnya Khalifah Marwan bin Muhammad
yang dilakukan tentara Dinasti Abbasiyah sebagai
akhir Dinasti
Bani Umayyah di Damaskus
6. Munculnya kekuatan baru yang dipimpin
keturunan Al-Abbas bin Abdul Muthalib sebagai saingan
Bani Umayyah.
Khalifah
Daulah Umayyah di Andalusia
Berikut ini amir-amir yang pernah memimpin Daulah Umayyah
di Andalusia:
1. Abdurrahman
Ad-Dakhil (756-788 M)
2. Hisyam bin
Abdurrahman (788-796 M)
3. Al-Hakim bin
Hisyam (796-822 M)
4. Abdurrahman
al-Ausath (822-852 M)
5. Muhammad bin
Abdurrahman (852-886 M)
6. Munzir bin
Abdurrahman (886-912 M)
7. Abdurrahman
an-Nasir (912-961 M)
8. Hakam
al-Muntasir (961-976 M)
9. Hisyam II
(976-1009 M)
10. Muhammad II (1009-1010 M)
11. Sulaiman (1013-1016 M)
12. Abdurrahman IV (1016-1018 M)
13. Abdurrahman V (1018-1023 M)
14. Muhammad III (1023-1025M)
15. Hisyam III (1027-1031 M)
ASSESMENT
1. Jelaskan secara singkat latar
belakang berdirinya daulah Ummayah di Andalusia !
2. Sebutkan kemajuan yang dialamai oleh
daulah Ummayah !
3. Sebutkan penyebab kemunduran daulah
Ummayah !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar