Jumat, 25 April 2025

TRADISI ISLAM DI NUSANTARA

 Jum'at, 25 April 2025, kelas 9A

Nama Sekolah    : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran   : PAI 

Kelas                  : 9A

Pertemuan ke  : 2

Materi                : Tradisi Islam di Nusantara 

KD                     : 3.13. Memahami tradisi Islam Nusantara 

Tujuan                : 

Setelah peserta didik mengamati,menanya,mengeksplorasi,menalar,dan merefleksi tentang memahami sejarah tradisi Islam di Nusantara, diharapkan peserta didik mampu : 

1. Menjelaskan tradisi Islam di Nusantara 

2. Menjelaskan akulturasi budaya Islam 

3. Menyebutkan budaya nusantara


Assalammualaikum Wr. Wb.

Apa Kabarnya anak sholeh sholeha Bapak? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal afiat. Dan semoga kalian pagi tadi sudah melaksanakan sholat shubuh dan sholat Dhuha. 

Pada pertemuan kali ini kita , tentang Tradisi Islam di Nusantara 

PETUNJUK

1. Perhatikan dan bacalah materi dibawah ini ! 


BAB 12

TRADISI ISLAM NUSANTARA


A. Pengertian seni budaya dan tradisi lokal yang bernafaskan Islam 

Makna dari seni budaya lokal yang bernafaskan Islam adalah segala macam bentuk kesenian yang berasal dan berkembang dalam masyarakat Indonesia serta telah mendapat pengaruh dari agama Islam. Islam adalah agama yang mencintai kesenian. Karena Islam bukanlah agama yang hanya mengatur hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan makhluk lain dan manusia dengan Allah swt. Jika hubungan tersebut terjalin secara komperehensif dan sehat, maka seluruh aspek kehidupan umat Islam akan teratur dan islami. Sebagaimana seni adalah perpaduan antara berbagai jenis suara, olah tubuh ataupun hal lainnya. Seni dalam Islam bukan sesuatu yang diharamkan. Selama tidak melangggar ketentuan / prinsip dibawah ini :

1. Tidak melanggar ketentuan hukum halam dan haram 

2. Mendatangkan mashlahat / kebaikan dan tidak menimbulkan mafsadat / kerusakan 

3. Sesuai dengan prinsif al Wala ( kecintaan hanya kepada Alloh SWT dan apa-apa yang dicintai Alloh SWT ) dan al Baro ( berlepas diri dari yang dibenci Alloh SWT ) 


B. Seni budaya lokal yang bernafaskan Islam Budaya 

berasal dari bahasa Sansekerta artinya buddayah bentuk jamak dari kata budhi yang berarti perilaku, budi atau akal. Jadi kebudayaan dapat diartikan sebagai bentuk yang berkaitan dengan budi pekerti dari hasil pemikiran. Kesenian termasuk dalam unsur kebudayaan. Sebab perwujudan dari kebudayaan tidak terlepas dari hasil olah pikir dan perilaku manusia lewat bahasa, sarana kehidupan dan organisasi sosial. Kesemuanya itu sangat membantu manusia dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Kesenian adalah salah satu media yang paling mudah diterima dalam penyebaran agama Islam. Salah satu buktinya adalah menyebarnya agama Islam dengan menggunakan wayang kulit dan gamelan oleh Sunan Kalijaga. Sedangkan yang dimaksud dengan tradisi adalah suatu adat istiadat yang biasa dilakukan namun didalamnya mengandung ajaran-ajaran Islam. 


Diantara seni budaya nusantara yang telah mendapatkan pengaruh dari ajaran Islam adalah : 

 1. Wayang Dalam bahasa berarti ”ayang-ayang” atau bayangan. Karena yang terlihat adalah

     bayangannya dalam kelir (tabir kain putih sebagai gelanggang permainan wayang). 

 2. Hadrah dan salawat kepada Nabi Muhammad saw Hadrah adalah salah satu jenis alat musik yang

     bernafaskan Islam. 

 3. Qasidah Qasidah artinya suatu jenis seni suara yang menamilkan nasehat-nasehat keislaman. 

 4. Kesenian Debus Kesenian debus difungsikan sebagai alat untuk membangkitkan semangat para

     pejuang dalam melawan penjajah. 

 5. Tari Zapin Tari Zapin adalah sebuah tarian yang mengiringi musik qasidah dan gambus. 

 6. Suluk Suluk adalah tulisan dalam bahasa jawa dengan huruf jawa maupun huruf arab yang berisikan

     pandangan hidup masyarakat jawa. 

 7. Seni Bangunan Peninggalan Islam yang berupa fisik adalah arsitektur bangunan masjid, seni ukir

      dan seni kaligrafi. 

 8.  Arsitektur Masjid Pada masjid agung Demak bentuk atapnya memiliki ciri atap yang berbentuk

      tumpang.

 9. Makam-makam para Raja Hasil seni bangunan lainnya dapat terlihat dengan jelas pada bentuk

     makam-makam para tokoh Islam di berbagai tempat. 

10. Seni kaligrafi Pada kaligrafi terdapat seni menulis dalam bentuk hiasan yang bertuliskan arab. 


Diantara tradisi-tradisi tersebut adalah : 

 1. Penanggalan hijriyah Masuknya agama Islam ke Indonesia, secara tidak langsung membawa

     pengaruh pada sistem penanggalan. 

 2. Mauludan Setiap bulan Rabi’ulawwal tahun Hijriyah, sebagian besar umat Islam Indonesia

     menyelenggarakan acara mauludun. 

 3. Grebek Tradisi untuk mengiringi para raja atau pembesar kerajaan. 

 4. Sekaten Sekaten adalah tradisi membunyikan musik gamelan milik keraton. 

 5. Selikuran Maksudnya adalah tradisi yang diselenggarakan setiap malam tanggal 21 Ramadhan. 

 6. Megengan atau Dandangan Upacara untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. 

 7. Pesta Tabot Upacara untuk memperingati gugurnya Husen bin Ali ra. 

 8. Suranan Suranan dalam penanggalan Islam adalam bulan Muharam. 


Panduan antara budaya lokal dan budaya Islam berikut ini : 


1. Pernikahan Pelaksanaan acara akad nikah atau ijab qabul biasanya diselenggarakan dengan syariat

Islam. 

 2. Doa kematian / Tahlilan Kewajiban umat Islam terhadap orang Islam yang meninggal ada empat yaitu memandikan, mengkafani, menshalati dan menguburkan. 

 3. Kelahiran Tradisi kelahiran di Jawa ada istilah ngapati, mitoni . artinya upacara itu diadakan ketika

kandungn seorang wanita mencapai umur 4 bulan.

KESIMPULAN :

Bangsa Insonesia mempunyai keanekaragaman tradisi dan budaya sejak jaman dulu.

setelah agama islam masuk ke Indonesia, banyak tradisi dan budaya yg terpengaruh ajaran Islam seperti tradisi seni, budaya, adat kesukuan.

Diantaranya tradisi seni hadroh, seni nasiyid, qosidah, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, nujuh hari kematian dan tujuh bulan kehamilan.

REFERENSI ;

Buku PAI Kelas 9


Senin, 14 April 2025

TABAYYUN DAN MANFAATNYA

   Senin, 14 April 2025, Kelas 7A, 7B

    Informasi Umum

 

Kode Modul Ajar

PAI dan BP.D.VII.8b

Penyusun/Tahun

Wagino, S.Ag

Kelas/Fase Capaian

VII/Fase D

Elemen/Topik

Akhlak/ Tabayun dan  manfaatnya

Alokasi Waktu

120 menit (3 Jam Pelajaran)

Pertemuan Ke-

1

Profil Pelajar Pancasila

Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, Bergotong-royong, Kreatif

Sarana Prasarana

LCD, Proyektor, Papan Tulis

Target Peserta Didik

Regular/Tipikal

Model Pembelajaran

Problem-Based Learning

Mode Pembelajaran

Tatap Muka

 

A.    Komponen Inti

 

Tujuan Pembelajaran

      1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tabayun dan dalilnya

      2. Peserta didik dapat menjelaskan cara menumbuhkan tabayun

3. Peserta didik dapat menjelaskan manfaat tabayun

      4. Peserta didik dapat membiasakan tabayun terhadap informasi yang diterima

 

Assalamualaikum w.wb.

Apa kabar anak-anak yang sholeh dan sholehah,

Semoga dalam selalu dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin

Dan semoga kalian sudah melaksanakan sholat shubuh, dhuha dan murojaah Al qur’an

Pada pertemuan yang lalu kita sudah belajar tentang Ghibah dan Dampak negatifnya.

ghibah adalah membicarakan orang lain dengan cara melontarkan isu-isu negatif dengan mencari kesalahan orang lain, kemudian disebarkan orang lain dengan maksud menyudutkan orang yang digunjingkan.

Dampak Buruk Ghibah

1. Mengakibatkan rusaknya hubungan baik dengan orang lain

2. Menimbulkan kebencian, dendam, dan permusuhan

3. Merusak keharmonisan dalam hidup bermasyarakat

4. Berdosa kepada Allah SWT

5. Mengurangi iman

6. Balasan bagi Orang yang Berbuat Buruk

Pada pertemuan kali ini kita akan belajar tentang Tabayyun dan manfaatnya

Dalam bahasa Arab, kata tabayyun berarti meneliti, menjelaskan, memahami, mencaritahu atau memverifikasi. Sedangkan secara istilah, tabayyun artinya metode penyelesaian masalah dalam tradisi Islam.

Mengutip dari buku Pergulatan Agama dan Komunikasi Massa oleh Mohamad Fadhilah Zein, tabayyun adalah memilah antara yang benar dan yang salah. Kata fatabayyanuu bermakna "periksalah dengan teliti", maksudnya teliti atas informasi. Dengan demikian, tabayyun tidak menerima mentah-mentah informasi yang diterima.

abayyun secara sederhana berarti mengklarifikasi sebuah informasi sebelum percaya terhadap informasi tersebut.

Dalil Tabayyun

QS. Al Hujurat ayat 6

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن جَآءَكُمۡ فَاسِقُۢ بِنَبَإٖ فَتَبَيَّنُوٓاْ أَن تُصِيبُواْ قَوۡمَۢا بِجَهَٰلَةٖ فَتُصۡبِحُواْ عَلَىٰ مَا فَعَلۡتُمۡ نَٰدِمِينَ ٦

6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu

Cara Tabayyun

1. Mengembalikan permasalahan kepada Allah SWT, Rasul dan orang yang pandai.
2. Bertanya atau berdiskusi dengan orang yang menjadi objek dalam masalah tersebut.
3. Memusatkan perhatian dengan baik, merujuk kembali permasalahan jika ternyata belum jelas.
4. Mengambil pengalaman dan perhatian selama menjalin kehidupan dan pergaulan.
5. Mempertemukan dua pihak yang bertikai bila menghukum dan mengadili.
6. Mendengarkan secara langsung dari orang yang menjadi objek lebih dari satu kali antara waktu       yang lama.

Manfaat Tabayyun:

1. Terhindar dari fitnah,
2. Menghilangkan kesalah pahaman,
3. Informasi yang diberikan benar adanya,
4. Hati menjadi tenang.


Kesimpulan :

Tabayun merupakan salah satu tradisi umat Islam yang dapat dijadikan solusi untuk memecahkan masalah. Tradisi ini digunakan terutama untuk menyelesaikan masalah dalam masyarakat. Metode tabayun digunakan untuk mengklarifikasi serta menganalisis masalah yang terjadi. Dengan harapan mendapatkan kesimpulan yang lebih bijak, arif, dan lebih tepat sesuai keadaan masyarakat sekitarnya

Referensi

Nasikin dkk. 2022. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII. Jakarta: PT Penerbit Erlangga