Selasa, 13 Oktober 2026

Mengagungkan Allah Swt. dengan Tunduk pada Perintah-Nya

 IDENTITAS:


NAMA GURU : WAGINO, S.Ag
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : RABU, 14 Oktober 2026
FASE/KELAS : D/7C & 7D
JUDUL MATERI :
  Mengagungkan Allah Swt. dengan Tunduk pada Perintah-Nya
PERTEMUAN KE : 1

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 
Murid mampu memahami, menjelaskan, mempraktikkan secara terbimbing, dan merefleksikan ketentuan fikih ibadah sesuai usia dan konteks kehidupan.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat menjelaskan pengertian salat gerhana dan istisqa serta salat jenazah

 

#Mindfull : Setiap peserta didik memahami perintah agama untuk sujud syukur, sahwi dan tilawah.

 

#Meaningful : Setiap peserta didik memahami hikmah Sujud Syukur, Sahwi, dan Tilawah.

 

#Joyful : Mengamati tayangan video tentang perintah agama untuk Sujud Syukur, Sahwi dan Tilawah

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN: 
# Tahap 1:
Guru memberikan pertanyakan tentang materi minggu lalu kemudian mengaitkan materi saat ini, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi. 

# Tahap 2: 
Menyampaikan TP pertemuan: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian Sujud Syukur, Sahwi dan Tilawah

 

# Tahap 3:
Pada akhir bab, murid mengikuti asesmen tentang pengertian Sujud Syukur, Sahwi dan Tilawah

 

 

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Nak, ada 3 hal yg perlu kalian cermati sebelum kalian pelajari Materi hari ini tentang:

 

1. Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk beribadah pada Allah. Pun ketika kita mempunyai kekurangan, jangan pernah berkecil hati, tapi tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan salah satunya adalah bersikap tunduk/bersujud kepada Allah SWT

 

2. Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kita punya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan diambil oleh pemiliknya yakni Allah SWT. 

3. Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki... Maka kita harus bersikap amanah dengan apa yg telah Allah beri kepada kita, harus tetap bersyukur dan jangan pernah kufur. Semoga nikmat Allah akan terus tercurah kepada kita. Aamiin

 

Ok, Selanjutnya simak materi berikut ini:

 

Mengagungkan Allah Swt. dengan Tunduk pada Perintah-Nya

SUJUD

Macam-Macam Sujud

Ada tiga jenis sujud di luar sujud dalam salat biasa, yaitu Sujud Syukur, Sujud Sahwi, dan Sujud Tilawah

1. Sujud Syukur

Pengertian: Sujud yang dilakukan sebagai ungkapan terima kasih kepada Allah SWT karena memperoleh nikmat atau terhindar dari bahaya/musibah yang besar.

Hukum: Sunah.

 

Sebab-Sebab Melakukan:

1. Mendapat nikmat yang luar biasa dari Allah SWT.

2. Selamat dari bahaya atau musibah.

 

Tata Cara (di luar salat):

 

1. Menghadap kiblat dan berniat sujud syukur.

2. Melakukan sujud satu kali.

3. Membaca doa sujud syukur (Subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar...).

4. Duduk kembali dan salam ke kanan dan ke kiri.

 

 

2. Sujud Sahwi

Pengertian: Sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu-ragu dalam jumlah rakaat atau gerakan salat.

Hukum: Sunah (namun wajib bagi makmum untuk mengikuti imam jika imam melakukannya).

Sebab-Sebab Melakukan:

1. Lupa meninggalkan sunah ab'adh (misalnya lupa tasyahud awal).

2. Ragu terhadap jumlah rakaat yang sudah dikerjakan.

3. Kelebihan atau kekurangan jumlah rukun/rakaat salat.

 

Tata Cara:

1. Dilakukan sebanyak dua kali.

2. Dikerjakan setelah membaca tahiyat akhir, sebelum mengucapkan salam.

3. Membaca doa saat sujud (Subhana man la yanamu wala yashhu).

4. Bangkit duduk sebentar, lalu sujud kedua kali, kemudian salam tanpa membaca tahiyat lagi.

3. Sujud Tilawah

Pengertian: Sujud yang dilakukan karena membaca atau mendengarkan ayat-ayat sajdah dalam Al-Qur'an.

 

Jumlah Ayat Sajdah: Terdapat 15 ayat sajdah dalam Al-Qur'an. Hukum: Sunah.

 

Tata Cara (di luar salat):

1. Berdiri menghadap kiblat.

2. Berniat melakukan sujud tilawah.

3. Mengucapkan takbiratul ihram.

4. Sujud satu kali sambil membaca doa (Sajada wajhiya lilladzii khalaqahu wa shawwarahu wa syaqqa sam'ahu wa basharahu bi hawlihi wa quwwatihi).

5. Duduk sebentar lalu diakhiri dengan salam.

 

 

 

ASSESMEN

 

1. Sujud yang dilakukan ketika seseorang memperoleh kenikmatan dari Allah atau  

    terhindar dari    

    suatu bahaya/musibah dinamakan sujud ...
    A. Sahwi
    B. Shalat
    C. Syukur
    D. Tilawah

2. Perhatikan beberapa pernyataan berikut!

    a. Lupa kelebihan jumlah rakaat shalat

    b. Mendengar ayat-ayat sajdah

    c. Lupa tidak melaksanakan salah satu rukun shalat

    d. Mendapat nikmat yang luar biasa dari Allah

    Yang merupakan penyebab untuk melaksanakan sujud sahwi adalah nomor ...
    A. 1 dan 2
    B. 1 dan 3
    C. 2 dan 4
    D. 3 dan 4

3. Hukum melaksanakan sujud tilawah ketika mendengar atau membaca ayat sajdah  

    adalah ...
    A. Wajib
    B. Sunnah
    C. Fardhu Kifayah
    D. Haram

4. Berapa kali jumlah sujud yang dilakukan dalam sujud sahwi?
    A. 1 kali
    B. 2 kali
    C. 3 kali
    D. 4 kali

5. Apa hikmah atau tujuan utama dari disyariatkannya sujud sahwi...
     A. Sebagai hukuman atas kelalaian dalam salat
     B. Sebagai penambah syarat sah wudhu
     C. Sebagai penyempurna kekurangan atau kesalahan dalam salat akibat lupa
     D. Sebagai syarat agar salat diterima penduduk bumi

 

KESIMPULAN MATERI

 

Jiwa lebih tenang dengan banyak melakukan sujud

Bersujud merupakan salah satu upaya menyembah dan mengagungkan Allah SWT sebagai pencipta makhluk hidup.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN 

 

 

KOMENTAR  PESERTA  DIDIK

IBADAH DENGAN DISIPLIN DAN PENUH HARAP KEPADA ALLAH SWT SERTA PEDULI TERHADAP SESAMA MELALUI SALAT GERHANA, ISTISQA, DAN JENAZAH

 

IDENTITAS:


NAMA GURU : WAGINO, S.Ag
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : SELASA, 13 Oktober 2026
FASE/KELAS : D/8C & 8D
JUDUL MATERI :
  Ibadah dengan Disiplin dan Penuh Harap Kepada Allah Swt serta Peduli terhadap Sesama Melalui Salat Gerhana, Istiska, dan Jenazah


PERTEMUAN KE : 1

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 
Murid mampu memahami, menjelaskan, mempraktikkan secara terbimbing, dan merefleksikan ketentuan fikih ibadah sesuai usia dan konteks kehidupan.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat menjelaskan pengertian salat gerhana dan istisqa serta salat jenazah

#Mindfull : Murid diajak menyadari tujuan belajar, adab diskusi, dan nilai yang akan dimuliakan

#Meaningful : Pesrta didik m
empraktikkan tata cara salat gerhana, istisqo, jenazah dan doa dengan bimbingan guru

 

#Joyful : Guru membuka dengan pertanyaan pemantik tentang pengertian, hukum salat gerhana dan salat serta salat jenazah yang dekat dengan kehidupan murid.

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN: 
# Tahap 1:
Guru memberikan pertanyakan tentang materi minggu lalu kemudian mengaitkan materi saat ini, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi. 

# Tahap 2: 
Menyampaikan TP pertemuan: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian salat gerhana, salat istisqo dan salat jenazah

 

# Tahap 3:
Pada akhir bab, murid mengikuti asesmen tentang pengertian salat gerhana, salat istisqo dan salat jenazah

 

 

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Nak, ada 3 hal yg perlu kalian cermati sebelum kalian pelajari Materi hari ini tentang:

 

1. Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk beribadah pada Allah. Pun ketika kita mempunyai kekurangan, jangan pernah berkecil hati, tapi tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan salah satunya adalah bersikap amanah dan jujur

 

2. Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kita punya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan diambil oleh pemiliknya yakni Allah SWT. 

3. Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki... Maka kita harus bersikap amanah dengan apa yg telah Allah beri kepada kita, harus tetap bersyukur dan jangan pernah kufur. Semoga nikmat Allah akan terus tercurah kepada kita. Aamiin

 

Ok, Selanjutnya simak materi berikut ini:

 

"Ibadah dengan Disiplin dan Penuh Harap kepada Allah SWT serta Peduli terhadap Sesama", yang berfokus pada tiga jenis salat khusus: salat gerhana (kusuf dan khusuf), salat minta hujan (istisqa), dan salat jenazah.

 

1. Salat Gerhana (Kusufain)

Pengertian: Salat gerhana atau salat khusufain adalah salat sunnah yang dilakukan ketika terjadi gerhana.

Salat Kusuf: Salat sunnah ketika terjadi gerhana matahari.

Salat Khusuf: Salat sunnah ketika terjadi gerhana bulan.

Hukum: Sunnah muakkad (sangat dianjurkan), utama dilakukan secara berjemaah, tetapi boleh juga sendiri (munfarid).

Tata Cara Utama:

Dilaksanakan sebanyak 2 rakaat.

Setiap rakaat berisi dua kali berdiri, dua kali membaca Al-Fatihah, dan dua kali ruku' (iftitah, ruku' pertama, i'tidal, membaca Al-Fatihah lagi, ruku' kedua, i'tidal, lalu sujud dua kali).

Setelah selesai salat, disunnahkan ada khotbah oleh imam/khatib yang mengingatkan kebesaran Allah SWT.

 

2. Salat Istisqa (Meminta Hujan)

Pengertian: Salat sunnah istisqa adalah salat untuk memohon hujan kepada Allah SWT karena terjadinya kekeringan atau kemarau panjang.

Hukum: Sunnah muakkad (dianjurkan) terutama saat kondisi darurat kekeringan.

Persiapan dan Ketentuan:

Sebelum salat, dianjurkan memperbanyak taubat, istighfar, dan meninggalkan perbuatan maksiat selama beberapa hari.

Dianjurkan mengajak seluruh warga (termasuk anak-anak, orang tua, dan hewan ternak dengan cara terpisah/tertib) keluar ke lapangan terbuka.

Dilaksanakan 2 rakaat dengan tata cara mirip salat Idain (Idul Fitri/Idul Adha), lalu diikuti dua khotbah khusus dengan memperbanyak doa minta hujan.

3. Salat Jenazah

Pengertian: Salat yang dilakukan untuk mendoakan seorang Muslim yang telah meninggal dunia.

Hukum: Fardhu Kifayah (kewajiban kolektif; jika sudah ada sebagian Muslim yang mengerjakan, gugur dosa bagi yang lain).

 

Ketentuan Utama:

Tanpa ruku' dan tanpa sujud, hanya berdiri dari awal sampai salam.

Dilakukan sebanyak 4 kali takbir:

Takbir pertama: Membaca surat Al-Fatihah.

Takbir kedua: Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Takbir ketiga: Membaca doa untuk jenazah (ampunan, rahmat, dan keselamatan).

Takbir keempat: Membaca doa khusus untuk jenazah dan keluarga yang ditinggalkan, lalu diakhiri salam ke kanan dan ke kiri

 

 

 

ASSESMEN

 

1. Salat sunnah yang dikerjakan ketika terjadi peristiwa gerhana matahari atau gerhana bulan disebut salat...
A. Istisqa
B, Khusuf / Kusuf
C. Rawatib
D. Dhuha

2. Hukum melaksanakan salat jenazah bagi umat Islam di suatu wilayah adalah...
A. Sunnah muakkad
B. Fardu 'ain
C, Fardu kifayah
D. Mubah

3. Salat Istisqa adalah salat sunnah yang dikerjakan untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan...
A. Rezeki
B, Hujan
C. Ampunan
D. Kesehatan

4. Jumlah takbir dalam salat jenazah sebanyak...
A. 2 kali
B. 3 kali
C, 4 kali
D. 5 kali

5. Dalam satu rakaat pada salat gerhana, gerakan ruku dikerjakan sebanyak...
A. 1 kali
B ,2 kali
C. 3 kali
D. 4 kali

 

KESIMPULAN MATERI

 

Shalat gerhana dan shalat Istisqoq hukumnya sunnah,yaitu jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak berdosa, sedangkan shalat jenazah hukumnya fardhu kifayah yaitu suatu kewajiban yang harus di kerjakan cukup hanya sebagian dari orang Islam saja.

Namun jika tidak ada seorangpun yang mengerjakannya maka semua penduduk ditempat itu akan mendapat dosa semuanya.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN 

 

Al hamdulillah pembelajaran PAI pada hari ini berjalan dengan lancar dengan hasil sebagian peserta didik sudah memahami pengertian shalat gerhana, shalat Istisqoq dan shalat jenazah.

 

KOMENTAR  PESERTA  DIDIK

Kamis, 08 Oktober 2026

Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur

 IDENTITAS:


NAMA GURU : WAGINO, S.Ag
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : JUM'AT, 9 OKTOBER 2026
FASE/KELAS : D/8A
JUDUL MATERI :
  Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur


PERTEMUAN KE : 2

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 
peserta didik diharapkan mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai amanah dan jujur dalam kehidupan sehari-hari, serta menunjukkan perilaku yang mencerminkan kedua sifat tersebut sebagai bentuk integritas diri dan ketaatan kepada Allah SWT. Mereka juga diharapkan dapat menyajikan contoh-contoh perilaku amanah dan jujur serta menganalisis hikmah yang terkandung di dalamnya.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat.

 

#Mindfull : Peserta didik menunjukkan kesadaran akan pentingnya sifat amanah dan jujur dalam kehidupan pribadi dan sosial. 

#Meaningfull : 
Peserta didik mampu mengklasifikasikan macam-macam amanah dan jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan teliti.

 

#Joyfull : Peserta didik mampu merefleksikan pengalaman pribadi atau kasus nyata yang berkaitan dengan amanah dan jujur untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan integritas.

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN: 
# Tahap 1:
Guru memberikan pertanyakan tentang materi minggu lalu kemudian mengaitkan materi saat ini, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi. 

# Tahap 2: 
Menyampaikan TP pertemuan: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat

 

# Tahap 3:
Pada akhir bab, murid mengikuti asesmen tentang pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat

----------------------------------------

 

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Nak, ada 3 hal yg perlu kalian cermati sebelum kalian pelajari Materi hari ini tentang:

 

1. Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang Lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk beribadah pada Allah. Pun ketika kita mempunyai kekurangan, jangan pernah berkecil hati, tapi tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan salah satunya adalah bersikap amanah dan jujur

2. Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kita punya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan diambil oleh pemiliknya yakni Allah SWT. 

3. Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki... Maka kita harus bersikap amanah dengan apa yg telah Allah beri kepada kita, harus tetap bersyukur dan jangan pernah kufur. Semoga nikmat Allah akan terus tercurah kepada kita. Aamiin

 

Ok, Selanjutnya simak materi berikut ini:

 

Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur

 

Menjadi pribadi berintegritas berarti menyelaraskan antara hati, perkataan, dan perbuatan melalui fondasi sifat amanah (terpercaya dan bertanggung jawab) serta jujur (lurus hati dan sesuai dengan kenyataan).

 

Pengertian Dasar

  • Jujur: Sifat tidak berbohong, tidak curang, serta berkata dan bersikap sesuai dengan fakta yang ada.
  • Amanah: Sikap dapat dipercaya dalam menjaga serta melaksanakan tanggung jawab atau titipan yang diembankan.
  • Integritas: Mutu atau keadaan yang menunjukkan kesatuan utuh sehingga memancarkan kewibawaan, kejujuran, dan etika tinggi.

 

Ciri-Ciri Perilaku

  • Sikap Jujur:
    • Selalu berkata benar meskipun terasa sulit.
    • Menghindari perkataan dan perbuatan bohong.
    • Menyadari bahwa segala perbuatan diawasi oleh Tuhan.
  • Sikap Amanah:
    • Menjaga titipan atau barang pinjaman sebaik-baiknya.
    • Menepati janji dan komitmen yang telah dibuat.
    • Menyelesaikan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.

 

Cara Menumbuhkan dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Mulai dari Hal Kecil: Mengembalikan barang pinjaman tepat waktu, tidak menyontek, dan menepati janji-janji kecil. Melatih Kesadaran: Menanamkan keyakinan bahwa setiap amanah dan tindakan jujur akan mendatangkan kebaikan serta kepercayaan jangka panjang.
  • Membangun Lingkungan Positif: Bergaul dengan orang-orang yang menjunjung tinggi nilai integritas dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

 

 

ASSESMEN

 

1. Secara bahasa, kata amanah berarti...
    A. Menepati janji
    B. Dapat dipercaya
    C. Berkata apa adanya
    D. Bertindak tegas

2. Perhatikan pernyataan berikut !

1.     Menjaga kesehatan tubuh dengan istirahat yang cukup

2.     Mengembalikan barang titipan kepada pemiliknya

3.     Melaksanakan salat lima waktu tepat waktu

4.     Menyampaikan pesan orang lain sesuai aslinya

     Yang termasuk contoh perilaku amanah kepada Allah Swt. ditunjukkan oleh  

      nomor...
      A. 1
      B. 2
      C. 3
      D. 4

3. Sifat jujur dalam bahasa Arab sering diidentikkan dengan kata shiddiq, yang

    artinya...
    A. Benar atau jujur
    B. Kuat pendirian
    C. Menjaga amanah
    D. Kasih sayang

4. Perilaku jujur saat melaksanakan ujian di sekolah tercermin dalam sikap...
    A. Belajar dengan giat hanya ketika ada pengawas
    B. Mengerjakan soal ujian dengan kemampuan sendiri tanpa menyontek
    C. Meminta bantuan teman yang pintar
    D. Membawa catatan kecil untuk berjaga-jaga

5. Apa akibat negatif utama bagi seseorang yang sering berbohong dalam kehidupan  

     sehari-hari?
     A. Mendapatkan banyak hadiah
     B. Kehilangan kepercayaan dari orang lain
     C. Disegani oleh teman-teman
     D. Menjadi pusat perhatian

 

KESIMPULAN MATERI

 

Kejujuran dan amanah adalah fondasi utama integritas. Orang yang jujur dan amanah akan menyelaraskan antara niat, ucapan, dan perbuatan. Hal ini membuat seseorang memiliki kredibilitas tinggi, dihormati, serta dipercaya dalam kehidupan bermasyarakat.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN 

 Alhamdulillah pembelajaran PAI berjalan lancar dengan hasil sebagian besar peserta didik dapat menjelaskan penertian amanah dan jujur

 

KOMENTAR  PESERTA  DIDIK