Senin, 02 November 2026

DAMASKUS: PUSAT PERADABAN TIMUR ISLAM (661-750 M)

 

IDENTITAS

NAMA GURU              :  WAGINO, S.Ag

MATA PELAJARAN  : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 

HARI/TANGGAL       : SELASA/3 NOVEMBER 2026

FASE/KELAS.             : FASE D/ VII B

JUDUL MATERI         : DAMASKUS: PUSAT PERADABAN TIMUR ISLAM (661-750 M)

PERTEMUAN KE       : 1

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 

Pada akhir Fase D, dalam elemen Sejarah Peradaban Islam, murid memiliki kemampuan: Memahami peradaban Bani Umayyah, Abbasiyyah, Fatimiyah, Turki Usmani, Syafawi, dan Mughal.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN: 

●     peserta didik dapat menceritakan sejarah berdirinya Bani Umayyah di Damaskus.

1. Prinsip Mindful (Kesadaran & Kritis)

  • Peserta didik diajak untuk fokus dan sadar penuh saat mempelajari setiap detail peristiwa sejarah, merenungkan hikmah di baliknya melalui kegiatan tafakur.

2. Prinsip Meaningful (Bermakna & Relevan)

     Peserta didik menghubungkan materi sejarah dengan nilai-nilai universal seperti    

      kepemimpinan, inovasi, dan cinta tanah air, sehingga pembelajaran menjadi

       bermakna.

3. Prinsip Joyful (Menyenangkan & Estetik)

     Pembelajaran dibuat menyenangkan melalui kerja kelompok, pembuatan produk kreatif, presentasi, dan  penggunaan media visual yang menarik.

 

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN : 

 

●     Pertemuan 1: Melalui pembelajaran inquiry, peserta didik dapat menceritakan sejarah berdirinya Bani Umayyah di Damaskus.

●     Pertemuan 2: Melalui pembelajaran discovery, peserta didik dapat menjelaskan kemajuan peradaban Islam pada masa Bani Umayyah di Damaskus dalam berbagai bidang

●     Pertemuan 3: Melalui pembelajaran berbasis produk, peserta didik dapat membuat bagan timeline perkembangan peradaban Islam pada masa Bani Umayyah sehingga dapat memetik nilai Islami dari kemajuan peradaban.

 

 

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.

  • Al-Khaliq (Maha Pencipta):

"Gunakan suara, mimik wajah, dan intonasi terbaikmu saat latihan. Ingatlah bahwa Al-Khaliq telah menciptakan alat ucap dan ekspresi kita dengan sangat sempurna. Menampilkannya dengan baik adalah cara kita menghormati ciptaan-Nya."

  • Al-Malik (Maha Merajai): "Saat kita menenangkan hati dengan STOP technique, kita sedang belajar menjadi 'raja' atas emosi kita sendiri. Kita sadar bahwa ketakutan datangnya dari pikiran, dan kita memohon kekuatan kepada Al-Malik, Pemilik hati manusia, agar diberi ketenangan saat maju ke depan kelas."
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Ketika kita tampil dengan antusias dan teman-teman bertepuk tangan memberikan pujian, itulah rezeki kegembiraan dari Al-Razzaq. Jangan pelit memuji karya orang lain, karena dengan menjadi perantara kebahagiaan bagi orang lain, kita sedang menjemput keberkahan rezeki."

 

Damaskus adalah ibu kota Dinasti Umayyah yang berkuasa dari tahun 661 hingga 750 M (41–132 H), menjadikannya pusat politik, ekonomi, dan peradaban Islam pertama setelah masa Khulafaur Rasyidin

 

Berikut adalah ringkasan utama periode tersebut:

1. Sejarah Berdirinya

Pendiri: Muawiyah bin Abu Sufyan (Muawiyah I), yang sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Syam

Awal Mula: Terbentuk setelah berakhirnya konflik politik internal dan peristiwa Amul Jama'ah (tahun persatuan umat), ditandai dengan penyerahan kepemimpinan dari Hasan bin Ali kepada Muawiyah.

Perubahan Sistem: Muawiyah mengubah sistem pemerintahan dari yang bersifat musyawarah/demokratis menjadi sistem monarki herediter (kepemimpinan turun-temurun). Pemindahan Ibu Kota: Pusat pemerintahan dipindahkan dari Madinah ke Damaskus, Suriah.

 

2. Perkembangan dan Kemajuan Peradaban

Perluasan Wilayah (Ekspansi): Wilayah Islam meluas sangat pesat hingga mencakup tiga benua—membentang dari Spanyol (Andalusia) dan Afrika Utara di barat, hingga Asia Tengah dan sebagian wilayah India di timur.

Administrasi dan Pemerintahan: Membentuk berbagai departemen (diwan), seperti:

Diwan al-Rasail (urusan surat-surat negara)

Diwan al-Khatam (pencatatan dan arsip keputusan)

Diwan al-Kharaj (pengelolaan pajak dan keuangan)

Diwan al-Barid (sistem pelayanan pos dan kurir cepat)

Diwan al-Jund (organisasi pertahanan dan militer)

 

Kebijakan Ekonomi dan Mata Uang: Mencetak mata uang emas (dinar) dan perak (dirham) khusus berkarakter Islam sendiri, melepaskan ketergantungan pada mata uang Bizantium dan Persia.

 

Arsitektur dan Pembangunan:

Pembangunan Masjid Agung Damaskus (Masjid Umayyah) pada masa Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik yang menjadi ikon kemegahan seni bangunan Islam.

Pembangunan infrastruktur jalan, panti sosial, dan perluasan masjid-masjid bersejarah.

 

Ilmu Pengetahuan dan Agama: Berkembangnya ilmu-ilmu keagamaan seperti tafsir, hadis, qira'at, serta ilmu bahasa dan sastra Arab (Arabisasi administrasi).

 

 

 

3. Akhir Kekuasaan

Runtuhnya Daulah Umayyah: Dinasti ini runtuh pada tahun 750 M akibat konflik internal, fanatisme kesukuan (Arab Utara dan Selatan), serta pemberontakan yang dipimpin oleh Bani Abbasiyah.

Pertempuran Penentu: Khalifah terakhir Umayyah di Damaskus, Marwan bin Muhammad, dikalahkan oleh pasukan Abbasiyah (Abu al-Abbas al-Saffah) dalam pertempuran di Sungai Zab.

 

Sisa Kekuatan: Sebagian keluarga Umayyah melarikan diri, dan salah satu keturunannya (Abdurrahman ad-Dakhil) berhasil mendirikan kembali kekuasaan Bani Umayyah di Spanyol (Andalusia)

 

ASSESMEN

 

1.    Pendiri Daulah Umayyah di Damaskus adalah...
a. Ali bin Abi Thalib
b. Hasan bin Ali
c. Muawiyah bin Abi Sufyan
d. Umar bin Abdul Aziz

2.    Salah satu kemajuan monumental di bidang arsitektur pada masa Bani Umayyah adalah pembangunan...
a. Masjidil Haram di Mekkah
b. Masjid Nabawi di Madinah
c. Masjid Al-Aqsa di Yerusalem
d. Masjid Umayyah di Damaskus

3.    Khalifah dari Bani Umayyah yang mendapat gelar Khulafaur Rasyidin kelima karena keadilan dan kesalehannya adalah...
a. Walid bin Abdul Malik
b. Marwan bin Hakam
c. Umar bin Abdul Aziz
d. Yazid bin Muawiyah

4.    Lembaga yang bertugas mengelola surat-menyurat dan sistem pos pada masa Bani Umayyah dikenal dengan nama...
a. Diwanul Jund
b. Diwanul Kharaj
c. Diwanul Barid
d. Baitul Mal

5.    Perluasan wilayah Islam pada masa Bani Umayyah berhasil mencapai wilayah Eropa, yaitu...
a. Italia
b. Prancis
c. Andalusia (Spanyol)
d. Inggris

KESIMPULAN MATERI :

Sejarah Bani Umayyah memberikan pelajaran penting bagi umat Islam mengenai pentingnya keseimbangan antara kekuasaan duniawi (politik) dan prinsip-prinsip syariat.

A. Pentingnya Semangat Perjuangan dan Inovasi

1.     Semangat Futuhat sebagai Motivasi Dakwah: Penaklukan wilayah yang dilakukan Bani Umayyah pada dasarnya adalah upaya untuk memperluas jangkauan dakwah Islam. Ini mengajarkan kita tentang pentingnya kerja keras, keberanian, dan perencanaan strategis (seperti yang ditunjukkan oleh Muawiyah dalam membangun angkatan laut) dalam mencapai tujuan besar.

2.     Inovasi Administrasi: Tindakan seperti Arabisasi administrasi, pencetakan mata uang, dan sistem pos yang efisien menunjukkan bahwa Islam mendorong umatnya untuk berinovasi dan membangun sistem yang terorganisir demi kemaslahatan umat.

B. Nilai Keadilan dan Kepemimpinan Teladan

1.     Pelanggaran vs. Koreksi: Sejarah Bani Umayyah menunjukkan bahaya ketika prinsip Islam dikorbankan demi kekuasaan (transisi ke monarki). Namun, kemunculan sosok seperti Umar bin Abdul Aziz mengajarkan bahwa setiap penyimpangan dapat dikoreksi oleh pemimpin yang berpegang teguh pada nilai-nilai keadilan dan kesederhanaan, menjadikannya model role model kepemimpinan Islami.

2.     Toleransi Beragama: Meskipun Bani Umayyah adalah dinasti Arab, mereka menerapkan toleransi yang relatif tinggi terhadap komunitas non-Muslim (Dzimmis). Mereka diizinkan memegang jabatan tertentu dan mempertahankan tempat ibadah mereka. Hal ini mencerminkan ajaran Islam tentang perlindungan terhadap minoritas

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN 

PERADABAN ISLAM PADA MASA DAULAH ABBASIYAH (750-1258 M )

 

IDENTITAS

NAMA GURU              :  WAGINO, S.Ag

MATA PELAJARAN  : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM 

HARI/TANGGAL       : SELASA/3 NOVEMBER 2026

FASE/KELAS.             : FASE D/ 8C, 8D

JUDUL MATERI         : PERADABAN ISLAM PADA MASA DAULAH ABBASIYAH (750-1258 M )

 

PERTEMUAN KE       : 1

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 

Pada akhir Fase D, dalam elemen Sejarah Peradaban Islam, murid memiliki kemampuan: Memahami peradaban Bani Umayyah, Abbasiyyah, Fatimiyah, Turki Usmani, Syafawi, dan Mughal.

TUJUAN PEMBELAJARAN: 

●     Peserta didik dapat menjelaskan sejarah berdirinya Daulah Bani Abbasiyah.

●     Peserta didik dapat mengidentifikasi periodesasi pemerintahan Daulah Bani Abbasiyah.

●     Peserta didik dapat menyebutkan khalifah-khalifah terkenal dari Daulah Bani Abbasiyah dan peranannya.

 

1. Prinsip Mindful (Kesadaran & Kritis)

  • Siswa diajak merenung dan mengambil ibrah (pelajaran) dari naik turunnya sebuah peradaban besar.

2. Prinsip Meaningful (Bermakna & Relevan)

Siswa menghubungkan semangat keilmuan masa lalu dengan pentingnya menuntut ilmu    di masa sekarang untuk membangun masa depan yang lebih baik.

3. Prinsip Joyful (Menyenangkan & Estetik)

○     Pembelajaran dikemas melalui video animasi sejarah, tur virtual ke museum peninggalan Islam, dan pembuatan proyek infografis yang kreatif.

 

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Sebelum kita memasuki materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah menciptakan kita semua.

  • Al-Khaliq (Maha Pencipta):

"Gunakan suara, mimik wajah, dan intonasi terbaikmu saat latihan. Ingatlah bahwa Al-Khaliq telah menciptakan alat ucap dan ekspresi kita dengan sangat sempurna. Menampilkannya dengan baik adalah cara kita menghormati ciptaan-Nya."

  • Al-Malik (Maha Merajai): "Saat kita menenangkan hati dengan STOP technique, kita sedang belajar menjadi 'raja' atas emosi kita sendiri. Kita sadar bahwa ketakutan datangnya dari pikiran, dan kita memohon kekuatan kepada Al-Malik, Pemilik hati manusia, agar diberi ketenangan saat maju ke depan kelas."
  • Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki): Ketika kita tampil dengan antusias dan teman-teman bertepuk tangan memberikan pujian, itulah rezeki kegembiraan dari Al-Razzaq. Jangan pelit memuji karya orang lain, karena dengan menjadi perantara kebahagiaan bagi orang lain, kita sedang menjemput keberkahan rezeki."

 

PERADABAN ISLAM PADA MASA DAULAH ABBASIYAH (750-1258M)

Daulah Abbasiyah (750–1258 M) adalah salah satu kekhalifahan terbesar dan terlama dalam sejarah Islam yang menjadikan Baghdad sebagai pusat peradaban dan ilmu pengetahuan dunia.

1. Sejarah Singkat dan Pendirian

Pendiri: Abu al-Abbas al-Saffah (keturunan Abbas bin Abdul Muthalib) pada tahun 750 M (132 H) setelah meruntuhkan Daulah Umayyah.

Pusat Pemerintahan: Dipindahkan dari Damaskus ke Baghdad (dibangun oleh Khalifah al-Manshur pada 762 M dan dinamai Madinah al-Salam atau Kota Perdamaian).

Durasi: Berlangsung selama kurang lebih 508 tahun (5 abad).

2. Masa Keemasan (Golden Age)

Puncak kejayaan terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Harun al-Rasyid (786–809 M) dan putranya al-Ma'mum (813–833 M).

Baitul Hikmah: Didirikan sebagai pusat penerjemahan, perpustakaan raksasa, akademi, dan lembaga riset ilmu pengetahuan.

Gerakan Penerjemahan: Naskah-naskah kuno dari Yunani, Persia, dan India diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, yang memicu perkembangan filsafat dan sains.

3. Tokoh Ilmuwan Terkenal dan Kontribusinya

Matematika & Sains: Al-Khawarizmi (Bapak Aljabar, penulis Al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wal-muqabalah) dan Al-Battani (Trigonometri).

Kedokteran & Filsafat: Ibnu Sina (Avicenna, penulis Al-Qanun fi al-Tibb atau The Canon of Medicine).

Kimia: Jabir bin Hayyan (Bapak Kimia).

Filsafat Islam: Al-Kindi, Al-Farabi, dan Ibnu Bajjah.

4. Lima Periode Pemerintahan Abbasiyah

Periode Pertama (750–847 M): Masa keemasan dan pengaruh Persia yang sangat kuat.

Periode Kedua (847–945 M): Mulai dipengaruhi oleh unsur militer Turki.

Periode Ketiga (945–1055 M): Kekuasaan berada di bawah dominasi Bani Buwaih (pengaruh Persia kedua).

Periode Keempat (1055–1194 M): Diwarnai kekuasaan Daulah Bani Saljuk (pengaruh Turki kedua) serta Perang Salib.

Periode Kelima (1194–1258 M): Khalifah bebas dari pengaruh dinasti lain, namun wilayah kekuasaannya menyusut hanya di sekitar Baghdad hingga hancur.

5. Akhir Runtuhnya Daulah Abbasiyah

Tahun Runtuh: 1258 M (656 H).

Penyebab: Penaklukan dan invasi besar-besaran bangsa Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan, yang menghancurkan kota Baghdad, mengeksekusi Khalifah al-Mu'tashim Billah, serta membakar ribuan buku di Baitul Hikmah.

 

 

ASSESMEN

Soal Pilihan Ganda

1. Daulah Abbasiyah didirikan pada tahun 750 M oleh keturunan dari paman Nabi Muhammad SAW, yaitu Abbas bin Abdul Muthalib. Siapakah pendiri sekaligus khalifah pertama Daulah Abbasiyah?
A. Abu Ja'far al-Mansur
B. Abdullah al-Saffah (Abu al-Abbas al-Saffah).
C. Harun al-Rasyid
D. al-Ma’mun

2. Pusat pemerintahan Daulah Abbasiyah yang kemudian menjadi pusat peradaban dan ilmu pengetahuan dunia Islam dipindahkan dari Damaskus ke kota baru, yaitu...
A. Kairo
B. Madinah
C. Baghdad.
D. Cordoba

3. Masa kejayaan (golden age) Daulah Abbasiyah salah satunya terjadi pada masa pemerintahan Khalifah...
A. Muawiyah bin Abi Sufyan
B. Harun al-Rasyid.
C. Abdul Malik bin Marwan
D. Sulaiman bin Abdul Malik

4. Lembaga monumental yang didirikan pada masa Daulah Abbasiyah sebagai pusat penerjemahan, perpustakaan, dan perguruan tinggi adalah...
A. Dar al-Arqam
B. Bait al-Hikmah.
C. Masjid al-Haram
D. Dar al-Kutub

5. Daulah Abbasiyah runtuh pada tahun 1258 M akibat serangan dan penaklukan atas kota Baghdad yang dipimpin oleh...
A. Tentara Salib oleh Richard the Lionheart
B. Bangsa Mongol dipimpin oleh Hulagu Khan.
C. Kerajaan Bizantium
D. Tentara Spanyol

 

KESIMPULAN MATERI :

Kisah Dinasti Abbasiyah ini mengajarkan kita pentingnya ilmu pengetahuan, kepemimpinan yang bijaksana, dan semangat inovasi. Jadi, selain belajar sejarahnya, yuk kita juga ambil semangat positif dari kejayaan masa lalu ini untuk masa depan yang lebih baik. Terus belajar  agar prestasi di sekolah semakin cemerlang!

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN