Kamis, 02 April 2026

DENGAN SENI ISLAMI, KEHIDUPAN SEMAKIN HARMONI

 Nama Guru                            : Wagino, S.Ag

Mapel Yang Diampuh : PAI

Hari / Tanggal              : Rabu, 1 April 2026

Kelas                             : 9

Materi                           : Dengan Seni Islami, Kehidupan Semakin          

                                            Harmoni

Tujuan Pembelajaran

 

·        peserta didik mampu menjelaskan pengertian seni dalam Islam dengan tepat.

·        peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai fungsi seni Islami sebagai media dakwah dan ekspresi keindahan dengan benar.

·        peserta didik dapat menghubungkan konsep seni Islami dengan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.

 

MATERI

 

DENGAN SENI ISLAMI, KEHIDUPAN SEMAKIN HARMONI

 

A. Pengertian Seni Islami

Pengertian umum yang dipakai dalam mengartikan seni di antaranya keindahan, ungkapan perasaan, imajinasi, estetis dan lain sebagainya.

Sehingga, seni adalah manifestasi dari kebudayaan sebagai hasil karya cipta manusia yang meliputi seni tari, seni musik, seni drama, seni rupa, dan sebagainya. 

Seni adalah ekspresi perasaan manusia tentang kebaikan dan keindahan.

Hal ini senada dengan pendapat yang dikemukakan oleh M. Quraish Shihab, yang menyatakan bahwa Seni Islam adalah ekspresi tentang keindahan wujud darisisi pandangan Islam tentang Islam, hidup dan manusia yang mengantar menuju pertemuan sempurna antara kebenaran dan keindahan.

 

B. Pandangan Islam tentang Seni

Seni merupakan salah satu anugerah dari Allah Swt yang dapat menjadikan hidup manusia lebih indah dan berjiwa luhur.

Ruang lingkup seni sangat luas, mencakup bentuk ekspresi keindahan lahiriah manusia dan ekspresi keindahan batin.

Oleh karena itu, terdapat banyak ragam corak kesenian yang dihasilkan oleh manusia seperti seni rupa, seni suara, seni arsitektur, seni berbusana dan juga seni lainnya.


C. Batasan-Batasan Islam dalam Berseni

M.Quraish Shihab menyebutkan bahwa apa punbentuk dan cara seseorang mengekspresikan keindahan, selama arah yang ditujunya mengantar manusia ke nilai-nilai luhur.

Maka ia adalah seni Islami selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai al-Khair dan al-Ma’ruf.

Berikut ini bentuk ekspresi keindahan dalam bentuk seni menurut ajaran Islam, antara lain:

a. Menjaga norma-norma yang telah digariskan dalam Al-Qur’an dan sunnah rasul.

b. Tidak mengarah kepada sikap takabbur atas hasil karya seni yang diciptakannya.

c. Tetap menjaga aurat dan menghindari erotisme dan keseronokan.

d. Menghindari semua syair, teknik, metode, sarana dan instrumen yang diharamkan syari’at

 

D. Ekspresi Seni Islami

a. Seni Baca Alquran, seperti; Bayyati, Hijaz, Shaba, Rast, Jiharka, Sika, dan Nahawand
b. Seni Kaligrafi, antara lain; Tsulus, naskhi, kufiriq’ah, ijazah, diwani, diwani jali, dan farisi.

c. Seni Arsitektur

d. Seni Musik Islami, di antaranya; nasyid, qasidah, hadroh, marawis, gambus, dan sebagainya. 



E. Perilaku Muslim dalam Mengekspresikan Seni

Perilaku muslim dalam mengekpresikan seni antara lain: 

a. Mengarah pada tujuan nilai-nilai luhur Islam

b. Mengagumi keagungan Allah

c. Mengantar kepada peningkatan keimanan

d. Tidak bertentangan dengan nilai-nilai al-Khair dan al-Ma’ruf 

e. Tidak membangkitkan selera rendah yang dibenci dan dikutuk Allah Swt.

 

Seni Islami mengajarkan kita tentang keindahan, keselarasan, dan keharmonisan.

Dengan mempelajari seni Islami, kita tidak hanya mengapresiasi keindahannya, tetapi juga dapat lebih memahami nilai-nilai Islam.

 

Assesment

 

1. Unsur utama yang harus ada dalam seni adalah ....

     A. Kemeriahan
     B. Publikasi
     C. Keindahan
     D. Kesenangan

 

2. Perhatikan pernyataan berikut!

    a) Seni yang diciptakan oleh seseorang yang beragama Islam, dan dapat       

        dinikmati oleh orang Islam dalam kehidupan di dunia.
    b) Seni yang mengungkapkan keindahan yang tidak bertentangan dengan  

         norma-norma Islam, dan bertujuan mengantar manusia ke nilai-nilai luhur
    c) Seni yang membahas hal-hal yang berkaitan dengan sisi kehidupan umat   

         Islam dalam pengabdiannya kepada Allah swt
    d) Seni yang dapat mengungkapkan keberkahan penciptaan alam semesta dan

         kehidupan umat Islam.

Pernyataan yang paling tepat tentang definisi seni Islami, ditunjukkan pada nomor ....

A. 1
B. 2
C. 3
D. 4

 

3. Pernyataan berikut adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam  

     mengekpresikan keindahan seni, kecuali ....

     A. Menjaga norma-norma yang telah digariskan dalam nash
     B. Mendapatkan apresiasi yang hebat dari orang lain
     C. Menjauhi kata-kata, gerakan, hasil karya yang tidak mendidik
     D. Digunakan sebatas keperluan dan menghindari berlebihan

 


4. MTQ merupakan salah satu lomba untuk mencapai kebaikan, sejalan dengan
  

    Q.S. Al-Baqarah: 148 "fastabiqul-khairať" yang artinya ....

    A. Maka bersegeralah menunaikan ibadahmu
    B. Maka bersegeralah untuk menunaikan amanah
    C. Maka berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan
    D. Maka berlomblah secara jujur dan sportif, agar berhasil



5. Dalam seni, ada istilah tsulus, naskhi, kufiriq'ah, ijazah, diwani.
     Istilah tersebut adalah beberapa jenis dalam seni ....

     A. Kaligrafi
     B. Melukis
     C. Arsitektur
    D. Qasidah



Rabu, 01 April 2026

RUKHSOH


BAHAN  AJAR

 

INFORMASI UMUM

 

A.   IDENTITAS MODUL

Nama Penyusun           :   Wagino, S. Ag              

Satuan Pendidikan      :   SMP Al Azhar 3

Kelas / Fase                   :   VII (Tujuh) - D

Mata Pelajaran            :   PAI dan Budi Pekerti

Elemen/Topik               :    Fiqih/Kemudahan Dari Allah Swt Dalam Beribadah Kepada-Nya

Pertemuan ke               :  1

Prediksi Alokasi Waktu   :  3  Jam Pelajaran

 

B.  KOMPETENSI AWAL

Guru dapat menghubungkan materi makna rukhsah dengan materi akhlak terutama pada perilaku disiplin dan saling menghargai dalam menjalankan ibadah. Guru dapat memulainya dengan penjelasan tentang hakikat ibadah bagi kehidupan manusia, yaitu sebagai wujud kasih sayang Allah Swt., agar manusia menggapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.

 

C. KOMPONEN INTI

 

TUJUAN PEMBELAJARAN

·      Melalui pembelajaran inquiry, peserta didik dapat menjelaskan makna rukhsah dalam ibadah.

·      Melalui pembelajaran market place, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai rukhsah dalam salat, puasa, zakat, dan haji.

 

Assalamualaikum wr.wb.

Apa Kabarnya anak sholeh sholeha Bapak? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal afiat. Dan semoga kalian pagi tadi sudah melaksanakan sholat shubuh dan sholat Dhuha. 

Pada pertemuan yang lalu kita sudah belajar tentang sifat Ghosib dan Tabayyun

Ghosib adalah membicarakan keburukan atau kekurangan atau aib orang lain sedangkan orang tersebut tidak bersama-sama kita.

Sedangkan Tabayyun adalah memeriksa kembali akan kebenaran suatu informasi atau berita melalui sumber yang terpercaya.

Nah pada kesempatan ini kita akan belajar tentang Rukhsoh

Rukhsoh adalah suatu kemudahan, kelonggaran, atau keringan dari Allah SWT dalam melaksanakan ibadah.

Rukhsoh diperbolehkan dalam agama Islam sebagaimana terdapat dalam QS. Al Baqoroh ayat 286 :

لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفۡسًا إِلَّا وُسۡعَهَاۚ لَهَا مَا كَسَبَتۡ وَعَلَيۡهَا مَا ٱكۡتَسَبَت

286. Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya

Sebab diperbolehkan rukhsoh adalah sebagai berikut :

1.     Dalam keadaan darurat

2.     Uzur atau halangan

Tujuan Rukhsoh

1.     Menghilangkan kesulitan, kesukaran  dalam melaksanakan ibadah

2.     Agar tetap dapat melaksanakan ibadah kepada Allah SWT

Rukhsoh  sholat

No

KONDISI

RUKHSOH

1

Musafir : perjalanan jauh dengan niat yang baik

1.     menjamak sholat yaitu menggabungkan 2 waktu sholat dalam 1 waktu.

Contoh : Zuhur - Ashar

                MAGHRIB - Isya

2.     mengqoshor  yaitu meringkas rokaat sholat yang 4 rokaat menjadi 2 rokaat.Contoh : Isya, Zuhur, isya

2

Sakit Parah

Sholatnya bisa dilakukan dengan duduk atau berbaring

 

Rukhsoh  Puasa

No

Kondisi

Rukhsohnya

1

Sakit, Haid, Hamil, Melahirkan, menyusui, Nifas

Mengganti puasa diluar bulan Ramadhan sejumlah puasa yang ditinggalkan

2

Lansia, yang tidak sanggup puasa lagi

Membayar fidiyah kepada fakir miskin sebanyak makanan yang kita makan sehari-hari

Rukhsoh  Zakat

1.     Bayar zakatnya boleh beberapi sebelum hari raya idul fitri

2.     Boleh membayar dengan uang sebagai pengganti bahan pokok makanan.

3.     Bayar zakatnya boleh diwakilkan oleh orang lain

Rukhsoh  Haji

1.     Jenis pelaksanaan haji bisa memilih 3 jenis yang ada yaitu qiron, tamattu dan ifrad

2.     Thawaf dan sa’I jika tidak bisa berjalan boleh diganti dengan yang lain, misalnya naik kursi roda, digendong

3.     Jika tidak mampu melempar jumroh bisa diwakilkan kepada orang lain

4.     Dalam kondisi sakit, saat wukuf  boleh diatas kendaraan

5.     Boleh menjamak qosor  selama pelaksanaan haji

6.     Jika tidak mampu membayar dam/denda dapat diganti dengan puasa selama 10 hari : 3 hari di tanah suci dan 7 hari setelah pulang dari haji.

  

Kesimpulan

Dari uraian tentang rukhsoh diatas dapat disimpulkan bahwa tidak ada alasan lagi bagi umat Islam tidak melaksanakan ibadah kepada Allah SWT, baik ibadah yang wajib dan yang sunnah.

1. Sebutkan rukhsoh yang pernah kalian lakukan ?


 

 


Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia


 

A.   IDENTITAS MODUL

Nama Penyusun                   :    Wagino, S. Ag            

Satuan Pendidikan               :    SMP Al Azhar 3

Kelas / Fase                         :    VII (Tujuh) - D

Mata Pelajaran                    :    PAI dan Budi Pekerti

Elemen/Topik                       :    Perkembangan Ilmu Pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia

Prediksi Alokasi Waktu       :    1 Pekan/ 3 JamPelajaran

Pertemuan ke                          : 1

 

B.   KOMPETENSI AWAL

Guru dapat menghubungkan materi sejarah Islam Bani Umayyah di Andalusia dengan materi akhlak misalnya menumbuhkan semangat dalam mencari ilmu dan mengembangkan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Guru dapat pula menghubungkan keunggulan peradaban suatu bangsa dengan sistem keyakinan, bahwa semuanya merupakan perwujudan keberpihakan rahmat dan karunia Allah Swt.

 

C.   PROFIL PELAJAR PANCASILA

       Beriman, bertakwa kepada Tuhan yag maha Esa, bergotong royong, bernalar kritis, kreatif, inovatif,  

       mandiri, berkebhinekaan global

 

D.TUJUAN PEMBELAJARAN

·       peserta didik dapat menceritakan sejarah Bani Umayyah di Andalusia.

·       peserta didik dapat menjelaskan perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia.

·       peserta didik dapat membuatbagan, infografis, atau timeline perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia

 

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal afiat dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin

Dan semoga kalian semua sudah melaksanakan sholat shubuh, sholat dhuha dan murojaah.

Pada pertemuan yang lalu kita sudah belajar tentang Rukhsoh, yaitu suatu kemudahan atau keringanan dalam beribadah kepada Allah SWT ( rukhsoh dalam sholat, puasa, zakat dan haji )

Nah pada pertemuan kali ini kita akan balajar tentang perkembangan ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah di Andalusia

 

MATERI

 

Kedatangan Islam di Andalusia, Spanyol, dimulai pada abad ke-8, ketika Daulah Umayyah masih memerintah dari Damaskus, Suriah.

Setelah pemerintahan di Damaskus runtuh, salah seorang keturunan Bani Umayyah bernama Abdurrahman ad-Dakhil berhasil melarikan diri ke Andalusia. Abdurrahman ad-Dakhil berusaha membangkitkan kekuasaan Dinasti Umayyah dengan mendirikan menjadi Emir di Kordoba, Andalusia, pada tahun 756.

Pada tahun 929, Keamiran Kordoba diubah menjadi Kekhalifahan Kordoba oleh Abdurrahman III. Satu abad kemudian, tepatnya pada 1031, Kekhalifahan Kordoba yang dipimpin oleh Dinasti Umayyah runtuh setelah terpecah menjadi beberapa kerajaan kecil.

Kekhalifahan Kordoba menandai berakhirnya sejarah Bani Umayyah di Andalusia.

 

Kemajuan yang dicapai pada masa Bani Umayyah di Andalusia :

Bidang Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan

Kekuasaan Islam pada masa Bani Umayyah di Andalusia membawa perubahan yang besar, terutama di bidang pengetahuan dan kebudayaan. Pada masa pemerintahan Muhammad I (852-886), minat terhadap ilmu pengetahuan dan filsafat mulai berkembang di Andalusia. Dinasti Umayyah di Andalusia juga mengembangkan pendidikan Islam melalui kurikulum dan lembaga pendidikan Islam. Lembaga-lembaga pendidikan Islam tersebut diklasifikasikan menjadi dua, yaitu pendidikan dasar dan pendidikan tinggi. Pendidikan dasar yang berkembang di Andalusia banyak mempelajari tentang fikih, bahasa dan sastra, seni dan musik. Sedangkan pendidikan tinggi berfokus pada filsafat dan sains, yang dapat dipelajari di universitas-universitas yang tersebar di Cordoba, Granada, Seville, dan Malaga. Universitas Cordoba dan Granada menjadi universitas terkenal di Spanyol yang mengajarkan kurikulum teologi, ilmu hukum, kedokteran, filsafat, serta astronomi.

Bidang Seni dan Arsitektur

 

 Selain ilmu pengetahuan dan pendidikan, kemajuan Islam masa Daulah Umayyah di Andalusia juga meliputi bidang budaya, seni, dan arsitektur. Bukti kemajuan peradaban Islam pada masa Daulah Umayyah di Andalusia dapat dilihat pada bangunan-bangunan megah peninggalannya di Cordoba, Granada, Sevilla, dan Toledo. Bangunan-bangunan tersebut berupa istana, masjid, tata kota, hingga permukiman.

Di setiap sudut Andalusia dibangun fasilitas publik seperti jalan, pasar, jembatan, saluran irigasi, pemandian, hingga pabrik. Beberapa bangunan di Andalusia dari masa Dinasti Umayyah yang terkenal karena kemegahannya antara lain Masjid-Katedral Cordoba dan Madina Zahra. Arsitektur-arsitektur Islam di Andalusia mempunyai tiga ciri khas yang selalu ada pada setiap bangunan, yaitu ornamen kaligrafi, bunga, dan geometri. Baca juga: Cara Melatih Anak Kucing agar Buang Air di Kotak Pasir Perkembangan seni di Andalusia juga dipengaruhi oleh corak Yunani dan Romawi, yang dapat dilihat pada bangunan-bangunan bersejarah di Granada. Peninggalan-peninggalan arsitektur Bani Umayyah merupakan hasil dari inovasi dan akulturasi kebudayaan Islam yang baru. Andalusia melahirkan para arsitek dan ilmuwan muslim yang dikagumi karena meninggalkan pangaruh seni yang indah.


Kemajuan dalam sistem pemerintahan

1. Pendirian departemen pencatatan (diwanul khatam)
2. Pendirian pelayanan pos (Diwanul Barid)
3. Pemisahan urusan keuangan dari urusan pemerintahan dengan mengangkat pejabat bergelar sahibul    

    kharaj
4. Penggunaan bahasa Arab sebagai alat komunikasi resmi dalam pemerintahan
5. Pencetakan mata uang
6. Pembangunan fasilitas umum misal gedung, masjid, sumur, jalan raya
7. Pengurangan pajak dan menghentikan pembayaran upeti (jizyah) bagi orang yang baru masuk Islam.

Kemajuan dalam agama dan ilmu pengetahuan

1. Penyempurnaan tulisan mushaf al-Quran dengan titik pada huruf-huruf tertentu
2. Pembangunan masjid Al Amawi di Damaskus dan al Aqsha di Yerussalem
3. Perluasan masjid Nabawi di Madinah
4. Pembangunan rumah sakit bagi penderita kusta
5. Pengumpulan hadits
6. Menyamakan kedudukan orang Arab dan non Arab sehingga kembali bersatu.

Keruntuhan Bani Umayyah

Ada beberapa faktor yang menyebabkan keruntuhan dinasti berusia 365 tahun tersebut. Faktor ini adalah:

1. Munculnya kelompok yang tidak puas terhadap Bani Umayyah misal Khawarij, Syiah, dan non-Arab

    (mawali)
2. Tidak adanya ketentuan jelas tentang sistem pergantian khalifah
3. Perpecahan antara etnis suku Arabiah Utara (Bani Qais) dengan suku Arabiyah Selatan (Bani Kalb)
4. Senang hidup mewah
5. Terbunuhnya Khalifah Marwan bin Muhammad yang dilakukan tentara Dinasti Abbasiyah sebagai

    akhir Dinasti Bani Umayyah di Damaskus
6. Munculnya kekuatan baru yang dipimpin keturunan Al-Abbas bin Abdul Muthalib sebagai saingan

    Bani Umayyah.

Khalifah Daulah Umayyah di Andalusia

Berikut ini amir-amir yang pernah memimpin Daulah Umayyah di Andalusia:

1.      Abdurrahman Ad-Dakhil (756-788 M)

2.      Hisyam bin Abdurrahman (788-796 M)

3.      Al-Hakim bin Hisyam (796-822 M)

4.      Abdurrahman al-Ausath (822-852 M)

5.      Muhammad bin Abdurrahman (852-886 M)

6.      Munzir bin Abdurrahman (886-912 M)

7.      Abdurrahman an-Nasir (912-961 M)

8.      Hakam al-Muntasir (961-976 M)

9.      Hisyam II (976-1009 M)

10.  Muhammad II (1009-1010 M)

11.  Sulaiman (1013-1016 M)

12.  Abdurrahman IV (1016-1018 M)

13.  Abdurrahman V (1018-1023 M)

14.  Muhammad III (1023-1025M)

15.  Hisyam III (1027-1031 M)

 

KESIMPULAN

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Bani Umayyah adalah dinasti lain yang menandai besarnya peradaban Islam.
Sejak saat itu dimulailah sejarah salah satu bukti kejayaan sejarah peradaban Islam di dunia
.

masa keemasan kekhalifahan Bani Umayyah ditandai dengan berhasil menaklukkan berbagai wilayah, sehingga wilayah Bani Umayyah sangat luas.

Wilayah-wilayah yang termasuk ke dalam bagian Bani Umayyah, yakni Spanyol, Afrika Utara, Suriah, Palestina, Semenanjung Arabia, Irak, sebagian wilayah Asia, Persia, Afganistan, Pakistan, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Kirgistan.

 

REFERENSI

Nasikin dkk. 2022. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII. Jakarta: PT Penerbit Erlangga