Senin, 14 September 2026

 

IDENTITAS:


NAMA GURU : WAGINO, S.Ag
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : SELASA, 15 SEPTEMBER 2026
FASE/KELAS : D/ 7B
JUDUL MATERI :
  MENGHADIRKAN SALAT DAN ZIKIR DALAM KEHIDUPAN


PERTEMUAN KE : 1

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 
Pada akhir Fase D, pada elemen Fikih, murid memahami hakikat, syarat, rukun, dan hikmah ibadah salat dan zikir sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan membentengi diri dari perbuatan keji dan munkar dalam kehidupan bermasyarakat.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN:


TP 1: Peserta didik dapat menghubungkan hakikat salat dan zikir dengan pencegahan  

           perbuatan keji dan munkar secara logis dan mendalam.

TP 2: Peserta didik dapat menuliskan dan menunjukkan contoh perilaku ketakwaan sebagai

           pemaknaan salat dan zikir dalam mencegah perbuatan keji dan munkar.

TP 3: Peserta didik dapat membuat karya berupa quote (kutipan mutiara) tentang salat dan

          zikir mencegah perbuatan keji dan munkar secara kreatif dan estetik.

 

Mindful Learning:

Peserta didik diajak untuk fokus dan sadar penuh saat belajar melalui kegiatan tafakur dan refleksi, menyadari pentingnya salat bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga kebutuhan.

 

Meaningful Learning:

Peserta didik menghubungkan konsep salat dan zikir dengan pengalaman dan kehidupan nyata mereka, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna dan relevan.

 

Joyful Learning:

Pembelajaran dirancang agar menyenangkan melalui metode yang bervariasi seperti diskusi, pembuatan produk kreatif, dan penggunaan media digital.

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN: 
# Tahap 1:
Guru memberikan pertanyakan tentang materi minggu lalu kemudian mengaitkan materi saat ini, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi. 

# Tahap 2: 
Menyampaikan TP pertemuan: Peserta didik dapat menghubungkan hakikat salat dan zikir dengan pencegahan perbuatan keji dan munkar secara logis dan mendalam

 

# Tahap 3:
Pada akhir bab, murid mengikuti asesmen tentang hakikat salat dan zikir dengan pencegahan perbuatan keji dan munkar secara logis dan mendalam.

 

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Nak, ada 3 hal yg perlu kalian cermati sebelum kalian pelajari Materi hari ini tentang:

 

1. Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang Lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk beribadah pada Allah. Pun ketika kita mempunyai kekurangan, jangan pernah berkecil hati, tapi tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan salah satunya adalah bersikap amanah dan jujur

2. Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kita punya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan diambil oleh pemiliknya yakni Allah SWT. 

3. Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki... Maka kita harus tetap bersyukur dan jangan pernah kufur. Semoga nikmat Allah akan terus tercurah kepada kita. Aamiin

 

Ok, Selanjutnya simak materi berikut ini:

 

Menghadirkan salat dan zikir dalam kehidupan sehari-hari adalah cara utama untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., membentuk karakter mulia, dan memperoleh ketenangan jiwa.

Berikut adalah ringkasan materi mengenai makna, hikmah, dan cara menghadirkan salat serta zikir dalam kehidupan:

1. Hakikat Salat dan Zikir

  • Salat: Secara bahasa berarti doa atau meminta kebaikan. Secara istilah, salat adalah ibadah yang terdiri dari perkataan dan perbuatan tertentu yang dimulai dengan takbiratulihram dan diakhiri dengan salam. Salat adalah tiang agama dan kewajiban utama umat Islam.
  • Zikir: Secara bahasa berarti ingat. Secara istilah, zikir adalah mengingat Allah Swt. untuk menguatkan kesadaran, keimanan, dan kedekatan kita kepada-Nya.

 

2. Bentuk-Bentuk Zikir

  • Zikir dengan Hati: Bertafakur dan merenungkan ciptaan Allah Swt. agar timbul kesadaran akan kebesaran-Nya.
  • Zikir dengan Ucapan: Melafalkan kalimat keagungan seperti tahmid (Alhamdulillah), tasbih (Subhanallah), tahlil (Lailahaillallah), takbir (Allahu Akbar), membaca Al-Qur'an, dan berselawat.
  • Zikir dengan Perbuatan: Menaati segala perintah Allah Swt. dan menjauhi larangan-larangan-Nya dalam tindakan sehari-hari. 3. Hikmah Melaksanakan Salat dan Zikir
  • Menguatkan akidah tauhid dan keimanan kepada Allah Swt.
  • Mencegah perbuatan keji dan mungkar.
  • Memperoleh kedamaian, keamanan, keselamatan, dan ketenangan hati.
  • Membentuk karakter yang positif, disiplin, dan terbiasa berbuat baik

 

4. Cara Menghadirkan Salat dan Zikir dalam Kehidupan

  • Menyadari bahwa tujuan utama salat dan zikir adalah mendekatkan diri kepada Allah Swt.
  • Tidak menunda-nunda waktu salat dan tidak melalaikannya karena kesibukan dunia.
  • Berusaha melaksanakan salat secara berjemaah.
  • Bergaul atau berteman dengan orang-orang yang rajin melaksanakan salat dan berbuat baik.
  • Membiasakan membaca buku-buku keislaman untuk memperluas pemahaman agama.

 

 

ASSESMEN

 

1. Secara bahasa, kata salat (الصلاة) memiliki arti...

  • A. Perbuatan baik
  • B. Doa
  • C. Mengingat
  • D. Perjalanan

 

2. Perhatikan firman Allah SWT dalam QS. Al-‘Ankabut ayat 45 berikut:

    "Dan sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar..."   

    Berdasarkan ayat tersebut, salah satu hikmah utama pelaksanaan salat dalam kehidupan

     sehari-hari adalah...

    A. Mendapatkan pujian dari orang lain

    B. Menghindari perbuatan buruk dan tercela

    C. Mempercepat datangnya rezeki materi

    D. Menunjukkan kedudukan di masyarakat

 

3. Arti dari kata zikir (ذكر) secara bahasa adalah...

    A. Diam

    B. Ingat atau menyebut

    C. Berpikir

    D. Bersyukur

 

4. Kapan waktu yang paling dianjurkan untuk melaksanakan zikir kepada Allah

     SWT?

    A. Hanya saat menghadapi musibah besar

    B. Hanya ketika berada di dalam masjid

     C. Setiap saat dan dalam keadaan apa pun

     D. Hanya pada malam hari menjelang tidur [1]

5. Berikut ini yang bukan merupakan hikmah dari pelaksanaan salat dan zikir dalam kehidupan adalah...

     A. Memberikan ketenangan jiwa

     B. Menjauhkan diri dari kelalaian

     C. Menumbuhkan sifat sombong atas amal yang dilakukan

     D. Memperkuat hubungan dengan Allah SWT [1]

 

KESIMPULAN MATERI PEMBELAJARAN

 

Salat secara istilah adalah ibadah kepada Allah SWT yang berupa ucapan dan perbuatan tertentu yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam, serta dilakukan sesuai syarat dan rukunnya.

 

Zikir secara istilah adalah kegiatan mengingat Allah SWT dengan hati, lisan, atau perbuatan sebagai bentuk mendekatkan diri dan wujud rasa syukur kepada-Nya.

 

Tiga contoh pengamalan zikir dalam kehidupan sehari-hari!

1. Membaca tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), dan takbir (Allahu Akbar) selepas salat fardu.

 

2. Membaca doa atau kalimat thayyibah ketika hendak memulai aktivitas (seperti membaca Basmalah sebelum makan atau bepergian).

 

3, Mengingat kekuasaan Allah SWT saat melihat fenomena alam di sekitar kita.

 

 

KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN 

 

 

KOMENTAR  PESERTA  DIDIK

 

 

Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur

 

IDENTITAS:


NAMA GURU : WAGINO, S.Ag
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : SELASA, 15 SEPTEMBER 2026
FASE/KELAS : D/8C & 8D
JUDUL MATERI :
  Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur


PERTEMUAN KE : 1

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 
peserta didik diharapkan mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai amanah dan jujur dalam kehidupan sehari-hari, serta menunjukkan perilaku yang mencerminkan kedua sifat tersebut sebagai bentuk integritas diri dan ketaatan kepada Allah SWT. Mereka juga diharapkan dapat menyajikan contoh-contoh perilaku amanah dan jujur serta menganalisis hikmah yang terkandung di dalamnya.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat.

 

#Minfull : Peserta didik menunjukkan kesadaran akan pentingnya sifat amanah dan jujur dalam kehidupan pribadi dan sosial. 

#Maningfull : 
Peserta didik mampu mengklasifikasikan macam-macam amanah dan jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan teliti.

 

#Joyfull : Peserta didik mampu merefleksikan pengalaman pribadi atau kasus nyata yang berkaitan dengan amanah dan jujur untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan integritas.

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN: 
# Tahap 1:
Guru memberikan pertanyakan tentang materi minggu lalu kemudian mengaitkan materi saat ini, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi. 

# Tahap 2: 
Menyampaikan TP pertemuan: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat

 

# Tahap 3:
Pada akhir bab, murid mengikuti asesmen tentang pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat

----------------------------------------

 

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Nak, ada 3 hal yg perlu kalian cermati sebelum kalian pelajari Materi hari ini tentang:

 

1. Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang Lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk beribadah pada Allah. Pun ketika kita mempunyai kekurangan, jangan pernah berkecil hati, tapi tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan salah satunya adalah bersikap amanah dan jujur

2. Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kita punya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan diambil oleh pemiliknya yakni Allah SWT. 

3. Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki... Maka kita harus bersikap amanah dengan apa yg telah Allah beri kepada kita, harus tetap bersyukur dan jangan pernah kufur. Semoga nikmat Allah akan terus tercurah kepada kita. Aamiin

 

Ok, Selanjutnya simak materi berikut ini:

 

Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur

 

Menjadi pribadi berintegritas berarti menyelaraskan antara hati, perkataan, dan perbuatan melalui fondasi sifat amanah (terpercaya dan bertanggung jawab) serta jujur (lurus hati dan sesuai dengan kenyataan).

 

Pengertian Dasar

  • Jujur: Sifat tidak berbohong, tidak curang, serta berkata dan bersikap sesuai dengan fakta yang ada.
  • Amanah: Sikap dapat dipercaya dalam menjaga serta melaksanakan tanggung jawab atau titipan yang diembankan.
  • Integritas: Mutu atau keadaan yang menunjukkan kesatuan utuh sehingga memancarkan kewibawaan, kejujuran, dan etika tinggi.

 

Ciri-Ciri Perilaku

  • Sikap Jujur:
    • Selalu berkata benar meskipun terasa sulit.
    • Menghindari perkataan dan perbuatan bohong.
    • Menyadari bahwa segala perbuatan diawasi oleh Tuhan.
  • Sikap Amanah:
    • Menjaga titipan atau barang pinjaman sebaik-baiknya.
    • Menepati janji dan komitmen yang telah dibuat.
    • Menyelesaikan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.

 

Cara Menumbuhkan dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Mulai dari Hal Kecil: Mengembalikan barang pinjaman tepat waktu, tidak menyontek, dan menepati janji-janji kecil. Melatih Kesadaran: Menanamkan keyakinan bahwa setiap amanah dan tindakan jujur akan mendatangkan kebaikan serta kepercayaan jangka panjang.
  • Membangun Lingkungan Positif: Bergaul dengan orang-orang yang menjunjung tinggi nilai integritas dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

 

 

ASSESMEN

 

1. Secara bahasa, kata amanah berarti...
    A. Menepati janji
    B. Dapat dipercaya
    C. Berkata apa adanya
    D. Bertindak tegas

2. Perhatikan pernyataan berikut !

1.     Menjaga kesehatan tubuh dengan istirahat yang cukup

2.     Mengembalikan barang titipan kepada pemiliknya

3.     Melaksanakan salat lima waktu tepat waktu

4.     Menyampaikan pesan orang lain sesuai aslinya

     Yang termasuk contoh perilaku amanah kepada Allah Swt. ditunjukkan oleh  

      nomor...
      A. 1
      B. 2
      C. 3
      D. 4

3. Sifat jujur dalam bahasa Arab sering diidentikkan dengan kata shiddiq, yang

    artinya...
    A. Benar atau jujur
    B. Kuat pendirian
    C. Menjaga amanah
    D. Kasih sayang

4. Perilaku jujur saat melaksanakan ujian di sekolah tercermin dalam sikap...
    A. Belajar dengan giat hanya ketika ada pengawas
    B. Mengerjakan soal ujian dengan kemampuan sendiri tanpa menyontek
    C. Meminta bantuan teman yang pintar
    D. Membawa catatan kecil untuk berjaga-jaga

5. Apa akibat negatif utama bagi seseorang yang sering berbohong dalam kehidupan  

     sehari-hari?
     A. Mendapatkan banyak hadiah
     B. Kehilangan kepercayaan dari orang lain
     C. Disegani oleh teman-teman
     D. Menjadi pusat perhatian

 

KESIMPULAN MATERI

 

Kejujuran dan amanah adalah fondasi utama integritas. Orang yang jujur dan amanah akan menyelaraskan antara niat, ucapan, dan perbuatan. Hal ini membuat seseorang memiliki kredibilitas tinggi, dihormati, serta dipercaya dalam kehidupan bermasyarakat.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN 

 

 

KOMENTAR  PESERTA  DIDIK