Senin, 13 Juli 2026

Inspirasi Al-Qur’an: Melestarikan Alam, Menjaga Kehidupan

 IDENTITAS

Nama Guru              : WAGINO, S.Ag

Mata Pelajaran       : PAI

Hari/Tanggal            : Selasa/14 Juli 2026

Kelas                          : 8C, 8D

Materi           : Inspirasi Al-Qur’an: Melestarikan Alam, Menjaga Kehidupan

CP              :

Pada akhir Fase D, peserta didik memahami definisi Al-Qur’an dan mukjizat Al-Qur’an, serta memahami ayat Al-Qur’an dan hadis tentang pelestarian alam dan menjaga lingkungan hidup. Peserta didik mampu menerapkan serangkaian kemampuan kognitif dalam menganalisis hukum bacaan tajwid secara presisi, rasm Usmani, dan menerjemahkan teks suci secara akurat, serta mendemonstrasikan keterampilan praktis berupa hafalan lancar tanpa melihat mushaf dan menyajikan minimal 3 nilai Islam tentang lingkungan dan rasa syukur terhadap fasilitas alam secara rinci pada forum diskusi kelas dengan standar ketepatan minimal sesuai kriteria ketuntasan.

 

TP               :

Melalui kegiatan membaca berulang ayat-ayat Al-Qur'an tentang pelestarian alam dan nikmat lingkungan, peserta didik dapat membaca Al-Qur'an dengan menerapkan kaidah tajwid yang benar sehingga bacaannya fasih dan lancar

 

MATERI

Fokus utamanya adalah memahami tanggung jawab manusia sebagai khalifah dalam menjaga kelestarian bumi, yang didukung oleh kajian ayat, hukum tajwid, serta penerapan akhlak yang peduli terhadap lingkungan.

Materi ini mengkaji tiga ayat Al-Qur'an utama yang menjelaskan nikmat Allah SWT serta tanggung jawab manusia dalam mengelola alam.

ظَهَرَ ٱلۡفَسَادُ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِي ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعۡضَ ٱلَّذِي عَمِلُواْ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ ٤١

41. Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusi, supay Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)

Q.S. Ar-Rum Ayat 41: Menjelaskan bahwa kerusakan di darat dan di laut terjadi akibat perbuatan tangan manusia. Manusia sering berbuat semena-mena, sehingga perlu merenungi dampak kerusakan tersebut (al-fasad) baik secara ekologis maupun sosial.

ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ وَأَنزَلَ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مَآءٗ فَأَخۡرَجَ بِهِۦ مِنَ ٱلثَّمَرَٰتِ رِزۡقٗا لَّكُمۡۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلۡفُلۡكَ لِتَجۡرِيَ فِي ٱلۡبَحۡرِ بِأَمۡرِهِۦۖ وَسَخَّرَ لَكُمُ ٱلۡأَنۡهَٰرَ ٣٢

32. Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air hujan dari langit, kemudian Dia mengeluarkan dengan air hujan itu berbagai buah-buahan menjadi rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan bahtera bagimu supaya bahtera itu, berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu sungai-sungai

Q.S. Ibrahim Ayat 32: Menjelaskan berbagai karunia Allah SWT yang diciptakan untuk kesejahteraan manusia. Mulai dari langit dan bumi, diturunkannya hujan untuk menumbuhkan buah-buahan, hingga sarana prasarana seperti sungai dan kapal yang dapat digunakan untuk mencari rezeki.

لِتَسۡتَوُۥاْ عَلَىٰ ظُهُورِهِۦ ثُمَّ تَذۡكُرُواْ نِعۡمَةَ رَبِّكُمۡ إِذَا ٱسۡتَوَيۡتُمۡ عَلَيۡهِ وَتَقُولُواْ سُبۡحَٰنَ ٱلَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَٰذَا وَمَا كُنَّا لَهُۥ مُقۡرِنِينَ ١٣

13. Supaya kamu duduk di atas punggungnya kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan supaya kamu mengucapkan: "Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya

Q.S. Az-Zukhruf Ayat 13: Menjelaskan bahwa Allah SWT menundukkan berbagai fasilitas alam dan hewan agar dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk kelangsungan hidup, seperti sebagai sumber makanan dan alat transportasi.

 

Tajwid: Hukum Bacaan Lam Jalalah dan Ra'

Pada bagian ilmu tajwid, siswa mempelajari dua hukum bacaan penting agar dapat membaca Al-Qur'an dengan tartil:

Lam Jalalah (Lafal Allah): Dibaca Tafkhim (tebal) jika didahului harakat fathah atau dammah. Dibaca Tarqiq (tipis) jika didahului harakat kasrah.

 Hukum Bacaan Ra': Dibaca Tafkhim (tebal) apabila huruf ra' berharakat fathah, dammah, atau sukun yang didahului huruf berharakat fathah/dammah. Dibaca Tarqiq (tipis) jika berharakat kasrah atau sukun yang didahului harakat kasrah.

 

ASESMEN

Hafalkan salah satu dari ketiga surat tersebut diatas  !


MPLS

 

Identitas

: Nama Guru

: Mata Pelajaran

: Hari/Tanggal

: Kelas

: Materi

: WAGINO

: PAI

: Selasa/14 Juli 2026

: 7

: Pengenalan Tata Tertib Sekolah dan   

   Budaya Positif 6 S

 

Tujuan Pembelajaran

Membentuk Karakter

Melatih Tanggung Jawab

Menciptakan Lingkungan Kondusif

Materi

Tata tertib sekolah adalah seperangkat aturan yang disepakati dan ditetapkan oleh lembaga pendidikan untuk mengatur perilaku seluruh warga sekolah (siswa, guru, dan karyawan). Aturan ini sifatnya mengikat dan wajib dipatuhi untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, tertib, dan kondusif

 

Tujuan Tata Tertib Sekolah

Tata tertib tidak sekadar dibuat untuk membatasi ruang gerak, melainkan memiliki fungsi yang krusial, antara lain:

·         Membentuk Karakter: Menanamkan nilai kedisiplinan, etika, dan moral yang kuat pada diri siswa.

·         Menciptakan Lingkungan Kondusif: Memastikan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan tenang tanpa gangguan.

·         Melatih Tanggung Jawab: Membantu siswa memahami hak, kewajiban, serta konsekuensi dari setiap tindakan yang mereka lakukan

·         Jenis dan Contoh Aturan

Dalam praktiknya, tata tertib biasanya mencakup beberapa aspek utama di lingkungan sekolah:

 

 Aturan Waktu: Kewajiban hadir tepat waktu dan mematuhi batas jam istirahat.

 

1.    Aturan Pakaian: Ketentuan mengenai seragam yang rapi, bersih, dan penggunaan atribut lengkap sesuai jadwal.

2.     

3.    Aturan Perilaku: Menjaga sopan santun kepada guru dan staf, serta menghormati sesama teman.

4.     

5.    Aturan Akademik: Kewajiban mengikuti pembelajaran dan mengerjakan tugas dengan jujur. Untuk mengetahui detail kebijakan spesifik yang berlaku di wilayah Anda, Anda dapat merujuk langsung pada pedoman resmi seperti yang dicantumkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung.

 

Sedangkan budaya yang ditanamkan di SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung adalah 6 S ( SEYUM, SAPA, SALAM, SOPAN, SANTUN, SABAR )

Sanksi Pelanggaran

Untuk memastikan tata tertib berjalan efektif, sekolah umumnya menetapkan sanksi bertahap bagi yang melanggar, seperti:

Teguran lisan secara langsung.

·         Penugasan atau sanksi mendidik.

·         Pemanggilan orang tua atau wali murid.

·         Pengurangan poin pelanggaran.

Untuk membaca panduan selengkapnya mengenai pedoman dan implementasi aturan pendidikan di Indonesia, Anda dapat mengunjungi laman Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,

dan Teknologi.

 

Asesmen

1.     Sebutkan tata tertib yang pernah kalian lakukan di sekolah

2.     Apakah di rumah kalian juga ada tata tertib ?