Kamis, 5 September 2024, Kelas 7C, 7D
A.
Informasi
Umum
|
Kode
Modul Ajar |
PAI dan BP.D.VII.3b |
|
Penyusun/Tahun |
Wagino, S.Ag /
2024 |
|
Kelas/Fase
Capaian |
VII/Fase D |
|
Elemen/Topik |
Akhlak/ Zikir dan Pelaksanaannya |
|
Alokasi
Waktu |
120 menit (3
Jam Pelajaran) |
|
Pertemuan
Ke- |
1 |
|
Profil
Pelajar Pancasila |
Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Berkreasi, Bergotong-royong |
|
Sarana
Prasarana |
LCD, Proyektor,
Papan Tulis, Video Tuntunan Zikir |
|
Target
Peserta Didik |
Regular |
|
Model
Pembelajaran |
Problem-Based
Learning |
|
Mode
Pembelajaran |
Tatap Muka |
Tujuan
Pembelajaran
1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian zikir dan
dalilnya
2. Peserta
didik dapat menjelaskan
tatacara zikir dan bacaannya
3. Peserta
didik dapat menjelaskan
zikir bisa mencegah perbuatan keji dan mungkar
4. Peserta
didik dapat membiasakan
zikir setelah salat fardu
Assalamualaikum
wr.wb.
Semoga
kita semua selalu dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin
Anak-anakku
yang sholeh dan sholehah, semoga kalian pada hari ini sudah melaksanakan sholat
shubuh secara berjamaah, kemuadian sholat dhuha dan murojaah Al Qur’an.
Pada
pertemuan yang lalu kita sudah belajar tentang ketentuan-ketentuan sholat dan pelaksanaannya serta
sholat berjamaah
Pada
kesempatan ini kita akan belajar tentang materi Zikkir dan pelaksanaannya
Pengertian Zikir
Pengertian
zikir memang bermacam-macam. Menurut Syekh Abu Ali ad-Daqqaq, zikir adalah
tiang penopang yang kuat atas jalan menuju Allah Swt. Zikir juga telah menjadi
suatu landasan bagi siapa pun yang melakukannya.
Tak ada seorang pun yang bisa mencapai Allah Swt. kecuali
bagi mereka yang terus-menerus berzikir kepada-Nya. Perlu diketahui, zikir juga
memiliki bentuk-bentuk serta keutamaan jika kita jalankan.
Jika ditelaah lebih lanjut, zikir adalah penyebutan asma
Allah melalui lisan, dibenarkan dalam hati, dan diwujudkan dalam bentuk amal
perbuatan apa yang terkandung dalam zikir.
Sebagai contoh, seseorang yang berzikir dengan menyebut
"subhanallah", diucapkan di lidah, lalu dibenarkan dalam hati bahwa
Allah Maha Suci, dan diwujudkan dalam perbuat
Bentuk-bentuk Zikir
Pengertian
zikir juga akan lebih lengkap jika kita juga mengetahui bentuk-bentuk dari
zikir. Ibnu Ata, seorang sufi yang menulis al-Hikam (Kata-Kata Hikmah) membagi
zikir atas tiga bagian: zikir jali (zikir jelas, nyata), zikir khafi (zikir
samar-samar), dan zikir haqiqi (zikir sebenar-benarnya).
1.
Zikir Jali
Zikir
Jali merupakan suatu perbuatan mengingat Allah Swt. dalam bentuk ucapan
lisan yang mengandung arti pujian, rasa syukur dan doa kepada Allah Swt.
yang lebih menampakkan suara yang jelas untuk menuntun gerak hati.
Mula-mula
zikir ini diucapkan secara lisan, mungkin tanpa dibarengi ingatan hati. Hal ini
biasanya dilakukan orang awam (orang kebanyakan). Hal ini dimaksudkan untuk
mendorong agar hatinya hadir menyertai ucapan lisan itu.
2. Zikir Khafi
Merupakan zikir yang dilakukan secara khusyuk oleh
ingatan hati, baik disertai zikir lisan ataupun tidak. Orang yang sudah mampu
melakukan zikir seperti ini merasa dalam hatinya senantiasa memiliki hubungan
dengan Allah Swt.
Ia selalu merasakan kehadiran Allah Swt. kapan dan
di mana saja. Dalam dunia sufi ada ungkapan bahwa seorang sufi, ketika
melihat suatu benda apa saja, bukan melihat benda itu, tetapi melihat Allah
Swt.
Hal ini berarti benda itu bukanlah Allah Swt.,
tetapi pandangan hatinya jauh menembus melampaui pandangan matanya tersebut. Ia
tidak hanya melihat benda tersebut, akan tetapi akan menyadari adanya khalik
yang menciptakan benda tersebut.
3. Zikir Haqiqi
Merupakan zikir yang dilakukan dengan seluruh jiwa raga,
lahiriah dan batiniah, kapan dan di mana saja, dengan memperketat upaya
memelihara seluruh jiwa raga dari larangan Allah Swt. dan mengerjakan apa
yang diperintahkan-Nya. Selain itu, tiada yang diingat selain Allah Swt.
Untuk mencapai tingkatan zikir haqiqi ini perlu dijalani
latihan mulai dari tingkat zikir jali dan zikir khafi.
Keutamaan Zikir
1. Terlindung dari Bahaya Godaan Setan
Setan tidak akan pernah berhenti untuk menjerumuskan
manusia dari rida Allah Swt. Segala bentuk godaan akan diumpamakan kepada
manusia agar lalai dan terlena. Maka itu, dengan berzikir kita memohon
kepada Allah supaya terlindung dari godaan setan yang terkutuk.
2. Tak Mudah Menyerah serta Putus Asa
Adanya permasalahan ini sejatinya untuk menguji sejauh
mana tingkat keimanan seseorang. Bagi yang tidak kuat menanggung permasalahan
tersebut, acap kali cenderung berputus asa.
Padahal, berputus asa adalah perbuatan yang dilarang oleh
Islam. Dengan berzikir, akan membantu Anda dalam memudahkan mencari jalan
keluar dalam suatu masalah dan tak mudah putus asa.
3. Memberi Ketenangan Jiwa serta Hati
Segala gundah dan resah bersumber dari bagaimana hati
menyikapi kenyataan. Jika hati lemah dan tidak kuat menanggung beban hidup,
besar kemungkinan yang muncul adalah suasana resah dan gelisah. Hal ini
berarti, tidak tenang.
Ketaktenangan juga bisa timbul akibat perbuatan dosa.
Hati ibarat cermin dan dosa adalah debu. Makin sering berbuat dosa, makin
memupuk debu yang mengotori cermin. Maka itu, untuk meraih ketenangan jiwa
dan hati, Anda dianjurkan untuk memperbanyak zikir
4. Mendapatkan Cinta Serta Kasih Sayang
Allah Swt.
Allah memiliki sifat Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Kedua ini
berasal dari suku kata 'ar-rahmah', yang berarti kasih sayang. Kasih sayang
Allah terhadap hamba-Nya begitu luas. Oleh sebab itu, kasih sayang Allah harus
kita raih dengan memperbanyak zikir.
PELAKSANAAN ZIKIR
Perhatikan vidio berikut ini !
EVALUASI
1. Hafalkan lafaz zikir yang terdapat dalam vidio tersebut !
2. Terapkan zikir tersebut setelah kalian melaksanakan sholat 5 waktu !
Kesimpulan
Zikir merupakan amalan yang paling mudah dilakukan. Dengan berzikir kita tidak hanya akan mendapatkan pahala dari Allah Swt., tetapi juga rahmat serta rida dari- Allah SWT.
Oleh karena itu mari kita laksanakan zikir tersebut dalam kehidupan sehari-hari
Referensi
1. Nasikin
dkk. 2022. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII.
Jakarta: PT Penerbit Erlangga
2. https://www.youtube.com/watch?v=hZtrklB6aHA&t=4s
Tidak ada komentar:
Posting Komentar