Jumat, 06 September 2024

Tata Krama, Santun dan Rasa Malu

 

Jum'at, 6 September 2023, Kelas 9A

 

Sekolah                     : SMP Al-Azhar 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran           : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti

Kelas/Semester          : IX (Sembilan) /Ganjil

Materi Pokok             : Mengasah Pribadi yang Unggul dengan Tata Krama,

                                    Santun dan Rasa Malu

Alokasi Waktu            : 6 Jam Pelajaran  / 2x Pertemuan

Kompetensi Dasar       : 3.7. Memahami makna tata krama, sopan santun, dan rasa

                                           malu.

                                     4.7. Menyajikan contoh perilaku tata krama, sopan-santun,   

                                            dan rasa malu.

 

A.   Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

·        1. Mendeskripsikan pengertian tata krama dengan benar.

·        2. Menyebutkan dalil naqli tentang tata krama dengan benar.

·        3. Menyajikan contoh perilaku tata krama dengan benar.

·        4. Menjelaskan hikmah perilaku tata krama

·        5. Mendeskripsikan dan Menyebutkan pengertian santun dengan benar.dalil naqli tentang      santun dengan benar.

·        6.  Menjelaskan hikmah perilaku santun sebagai implementasi dari pemahaman QS. Al-           Baqarah/2:83 dan hadis terkait dengan benar.

·        7.  Mendeskripsikan dan menyebutkan pengertian malu dengan benar.

·        8.  Menyebutkan dalil naqli tentang malu dengan benar.

·        9.  Menjelaskan hikmah perilaku malu sebagai implementasi dari pemahaman QS. Al-             Baqarah/2:83 dan hadis terkait dengan benar.


Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal afiat, sehingga kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Aamiin.

Dan semoga kalian pada hari ini sudah melaksanaan sholat shubuh, sholat dhuha dan muroja’ah.

Pada pertemuan yang lalu kita sudah mempelajari materi tentang beriman kepada Hari Akhir atau hari Kiamat. Yang mana kita harus yakin dan percaya bahwa hari kiamat pasti akan datang atau akan terjadi. Oleh karean itu kita harus mempersiapkan sebaik mungkin dengan ibadah dan amal sholeh.

Nah pada kesempatan ini kita akan mempelajari materi selanjutnya yaitu Mengasah Pribadi yang Unggul dengan Tata Krama, Santun dan Rasa Malu

 

Makna Tata Krama

Tata krama terdiri atas kata tata dan krama. Tata berarti adat, aturan, norma, peraturan. Krama berarti sopan santun, kelakuan, tindakan, perbuatan.

 

Jadi bila ditarik kesimpulan, tata krama merupakan adat sopan santun atau kebiasaan sopan santun.

Tata krama, adat sopan santun atau sering disebut etiket telah menjadi bagian dalam hidup, contoh; pada waktu Anda masih kanak-kanak, orang tua sudah melatih untuk menerima pemberian orang dengan tangan sebelah kanan dengan mengucapkan terima kasih.

Orang tua juga melatih bagaimana cara makan, minum, menyapa, memberi hormat dan berpakaian. Lama kelamaan perilaku tersebut menjadi kebiasan.

Tata krama juga bisa berarti kebiasaan, yang lahir dalam hubungan antar-manusia. Tata krama yang semula berlaku dalam lingkungan terbatas, lama kelamaan dapat merambat ke lingkungan yang lebih luas.

Tata krama pun telah menjadi bagian dari pergaulan sehari-hari. Jadi dapat disimpulkan bahwa tata krama adalah kebiasaan sopan santun yang disepakati dalam lingkungan pergaulan antara sesama manusia.

Makna Sopan Santun

Sopan santun adalah sikap ramah yang diperlihatkan pada beberapa orang di hadapannya dengan maksud untuk menghormati serta menghormati orang itu, hingga membuat kondisi yang nyaman serta penuh keharmionisan.

Sikap sopan santun adalah satu kewajiban yang harus dikerjakan oleh tiap-tiap kelompok mulai dari anak-anak sampai orangtua tanpa ada kecuali.

Menurut modul pembelajaran kelas IX dari Kemendikbud, kesantunan seseorang akan terlihat dari ucapan dan tingkah lakunya. Ucapannya lemah-lembut, tingkah lakunya halus serta menjaga perasaan orang lain.

Dari sini dapat disimpulkan bahwa santun mencakup dua hal, yakni santun dalam ucapan dan santun dalam perbuatan.

Allah SWT mencintai sikap santun sebagaimana tertuang dalam hadis berikut ini:

“Dari Ibnu Abbas, bahwa Nabi saw. bersabda kepada Al Asyaj Al ‘Ashri: Sesungguhnya dalam dirimu terdapat dua sikap yang dicintai oleh Allah; yaitu sifat santun dan malu.” (H.R. Ibnu Majah)

Sopan santun menjadi sangat penting dalam pergaulan hidup sehari-hari. Kita akan dihargai dan dihormati orang lain jika menunjukkan sikap sopan santun.

Orang lain pun merasa nyaman dengan kehadiran kita. Sebaliknya, jika berperilaku tidak sopan, maka orang lain tak akan menghargai dan menghormati kita.

Orang yang memiliki sopan santun berarti mampu menempatkan dirinya dengan tepat dalam berbagai keadaan.

Sopan santun dapat diterapkan di mana saja dan kapan saja, karena sopan santun merupakan perwujudan cara kita dalam bersikap yang terbaik.

Makna Memiliki Rasa Malu dalam Kehidupan

Pengertian Malu

Malu adalah sikap menahan diri dari perbuatan jelek, kotor, tercela, dan hina. Sifat malu itu terkadang merupakan sifat bawaan dan juga bisa merupakan hasil latihan.

Namun demikian, untuk menumbuhkan rasa malu perlu usaha, niat, ilmu serta pembiasaan. Rasa malu merupakan bagian dari iman karena dapat mendorong seseorang untuk melakukan kebaikan dan mencegahnya dari kemaksiatan.

Hal ini seperti disampaikan Abu Hurairah berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW:

“Iman adalah pokoknya, cabangnya ada tujuh puluh lebih, dan malu termasuk cabangnya iman.” (H.R. Muslim)

Memiliki rasa malu bukan berarti tidak percaya diri, minder atau merasa rendah diri. Misalnya, seseorang malu berjilbab karena takut diejek teman-temannya, atau malu karena mendapat giliran maju presentasi di depan kelas.

Terhadap hal-hal yang baik dan positif tidak boleh ada perasaan malu, karena rasa malu seperti itu tidaklah tepat. Rasa malu haruslah dilandasi karena Allah SWT, bukan karena selain-Nya

Pada saat kita malu berbuat sesuatu tanyalah kepada hati kita: “Apakah malu ini karena Allah SWT atau bukan?”

Jika bukan karena Allah SWT, bisa jadi hal itu adalah sifat malas, minder, atau rendah diri. Sifat malas, minder atau rendah diri merupakan perilaku tercela yang harus dihindari.

Malu sendiri berasal dari keimanan dan pengakuan akan keagungan Allah SWT. Rasa malu akan muncul jika kita beriman dan menghayati betul bahwa Allah SWT itu Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Allah SWT Maha Melihat, Maha Mengetahui dan Maha Mendengar. Tidak ada yang bisa kita sembunyikan dari Allah Swt. Semua aktivitas badan, pikiran dan hati kita semua diketahui oleh Allah SWT.

Manfaat Malu

Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapatkan bila seseorang memiliki perasaan malu:

1. Mencegah dari perbuatan tercela. Seorang yang memiliki sifat malu akan berusaha sekuat tenaga menghindari perbuatan tercela, sebab ia takut kepada Allah SWT.

2. Mendorong berbuat kebaikan. Rasa malu kepada Allah SWT akan mendorong seseorang berbuat kebaikan. Sebab ia tahu bahwa setiap perbuatan manusia akan dibalas oleh Allah di akhirat kelak.

3. Mengantarkan seseorang menuju jalan yang diridai Allah SWT. Orang-orang yang memiliki rasa malu akan senantiasa melaksanakan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya.



EVALUASI

1. Sebutkan 3 tata krama atau sopan santun yang pernah kalian lakukan selama

     ini ?

2. Sebutkan 3 rasa malu yang pernah kalian lakukan selama ini ?

Kesimpulan

Tata krama adalah perilaku sopan yang diterapkan dalam kehidupan sehari- hari. Perilaku yang merupakan cerminan kepribadian yang terbentuk sejak kecil didikan dan kebiasan yang diajarkan orang tua maupun lingkungan yang membesarkan. Sehingganya kitabisa menjadikan pribadi yang disegani, dihormati, dan disenangi oleh orang lain, memudahkan hubungan baik dengan orang lain, memberi keyakinan pada diri sendiri dalam setiap situasi, memelihara suasana yang baik dalam berbagai lingkungan, baik itu lingkungan keluarga, maupun tempat belajar atau bekerja.

Referensi

1. Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas IX Kurikulum 2013, Kemendikbud, Tahun 2018

2. https://www.youtube.com/watch?v=TMNQvjRaJ2Q&t=9s

17 komentar:

  1. Assalamu'alaikum wr.wb
    Queensha Zhafirah Mulia A.
    9B
    Hadir
    Trmksh atas materinya pak

    BalasHapus
  2. Assalamualaikum nayyira 9c hadir

    BalasHapus
  3. Assalamu'alaikum pak, Argi Nazurah fachry 9C, hadir pak

    BalasHapus
  4. Assalamualaikum asyka alifa 9c hadir

    BalasHapus
  5. assalamualaikum
    hafidz azhriel 9c
    hadir

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum Faiz 9C hadir cee

    BalasHapus
  7. Assalamualaikum moh fahri akbar humaeni 9c hadir

    BalasHapus
  8. assalamualaikum kayla almira salsabila 9c hadir

    BalasHapus
  9. Assalamualaikum, Devina almeera nihanda 9c hadir

    BalasHapus
  10. Assalamualaikum Muhammad Revan AL Ridho 9c hadirrr

    BalasHapus
  11. assalamualaikum abid ramadhan abrar kelas 9c hadir

    BalasHapus
  12. Assalamu'alaikum Bintang Ramadhan kelas 9B hadir

    BalasHapus
  13. Assalamu'alaikum deffa QIANDRAISTA kelas 9b hadir

    BalasHapus