IDENTITAS:
NAMA GURU : WAGINO, S.Ag
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI
HARI/TGL : Kamis, 17 SEPTEMBER 2026
FASE/KELAS : D/8B
JUDUL MATERI : Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur
PERTEMUAN KE : 1
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
peserta didik diharapkan mampu memahami dan menerapkan nilai-nilai amanah dan jujur dalam kehidupan sehari-hari, serta menunjukkan perilaku yang mencerminkan kedua sifat tersebut sebagai bentuk integritas diri dan ketaatan kepada Allah SWT. Mereka juga diharapkan dapat menyajikan contoh-contoh perilaku amanah dan jujur serta menganalisis hikmah yang terkandung di dalamnya.
TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik mampu menjelaskan pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat.
#Minfull : Peserta didik menunjukkan kesadaran akan pentingnya sifat amanah dan jujur dalam kehidupan pribadi dan sosial.
#Maningfull : Peserta didik mampu mengklasifikasikan macam-macam amanah dan jujur dalam kehidupan sehari-hari dengan teliti.
#Joyfull : Peserta didik mampu merefleksikan pengalaman pribadi atau kasus nyata yang berkaitan dengan amanah dan jujur untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab dan integritas.
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN:
# Tahap 1:
Guru memberikan pertanyakan tentang materi minggu lalu kemudian mengaitkan materi saat ini, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi.
# Tahap 2:
Menyampaikan TP pertemuan: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat
# Tahap 3:
Pada akhir bab, murid mengikuti asesmen tentang pengertian amanah dan jujur berdasarkan dalil naqli dan pemahaman konseptual dengan tepat
----------------------------------------
MATERI PEMBELAJARAN:
Assalamualaikum wr.wb.
Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.
Nak, ada 3 hal yg perlu kalian cermati sebelum kalian pelajari Materi hari ini tentang:
1. Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang Lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk beribadah pada Allah. Pun ketika kita mempunyai kekurangan, jangan pernah berkecil hati, tapi tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan salah satunya adalah bersikap amanah dan jujur
2. Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kita punya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan diambil oleh pemiliknya yakni Allah SWT.
3. Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki... Maka kita harus bersikap amanah dengan apa yg telah Allah beri kepada kita, harus tetap bersyukur dan jangan pernah kufur. Semoga nikmat Allah akan terus tercurah kepada kita. Aamiin
Ok, Selanjutnya simak materi berikut ini:
Menjadi Pribadi Berintegritas dengan Sifat Amanah dan Jujur
Menjadi pribadi berintegritas berarti menyelaraskan antara hati, perkataan, dan perbuatan melalui fondasi sifat amanah (terpercaya dan bertanggung jawab) serta jujur (lurus hati dan sesuai dengan kenyataan).
Pengertian Dasar
- Jujur: Sifat tidak berbohong, tidak curang, serta berkata dan bersikap sesuai dengan fakta yang ada.
- Amanah: Sikap dapat dipercaya dalam menjaga serta melaksanakan tanggung jawab atau titipan yang diembankan.
- Integritas: Mutu atau keadaan yang menunjukkan kesatuan utuh sehingga memancarkan kewibawaan, kejujuran, dan etika tinggi.
Ciri-Ciri Perilaku
- Sikap Jujur:
- Selalu berkata benar meskipun terasa sulit.
- Menghindari perkataan dan perbuatan bohong.
- Menyadari bahwa segala perbuatan diawasi oleh Tuhan.
- Sikap Amanah:
- Menjaga titipan atau barang pinjaman sebaik-baiknya.
- Menepati janji dan komitmen yang telah dibuat.
- Menyelesaikan tugas dan kewajiban dengan penuh tanggung jawab.
Cara Menumbuhkan dalam Kehidupan Sehari-hari
- Mulai dari Hal Kecil: Mengembalikan barang pinjaman tepat waktu, tidak menyontek, dan menepati janji-janji kecil. Melatih Kesadaran: Menanamkan keyakinan bahwa setiap amanah dan tindakan jujur akan mendatangkan kebaikan serta kepercayaan jangka panjang.
- Membangun Lingkungan Positif: Bergaul dengan orang-orang yang menjunjung tinggi nilai integritas dan saling mengingatkan dalam kebaikan.
ASSESMEN
1. Secara bahasa, kata amanah berarti...
A. Menepati janji
B. Dapat dipercaya
C. Berkata apa adanya
D. Bertindak tegas
2. Perhatikan pernyataan berikut !
1. Menjaga kesehatan tubuh dengan istirahat yang cukup
2. Mengembalikan barang titipan kepada pemiliknya
3. Melaksanakan salat lima waktu tepat waktu
4. Menyampaikan pesan orang lain sesuai aslinya
Yang termasuk contoh perilaku amanah kepada Allah Swt. ditunjukkan oleh
nomor...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
3. Sifat jujur dalam bahasa Arab sering diidentikkan dengan kata shiddiq, yang
artinya...
A. Benar atau jujur
B. Kuat pendirian
C. Menjaga amanah
D. Kasih sayang
4. Perilaku jujur saat melaksanakan ujian di sekolah tercermin dalam sikap...
A. Belajar dengan giat hanya ketika ada pengawas
B. Mengerjakan soal ujian dengan kemampuan sendiri tanpa menyontek
C. Meminta bantuan teman yang pintar
D. Membawa catatan kecil untuk berjaga-jaga
5. Apa akibat negatif utama bagi seseorang yang sering berbohong dalam kehidupan
sehari-hari?
A. Mendapatkan banyak hadiah
B. Kehilangan kepercayaan dari orang lain
C. Disegani oleh teman-teman
D. Menjadi pusat perhatian
KESIMPULAN MATERI
Kejujuran dan amanah adalah fondasi utama integritas. Orang yang jujur dan amanah akan menyelaraskan antara niat, ucapan, dan perbuatan. Hal ini membuat seseorang memiliki kredibilitas tinggi, dihormati, serta dipercaya dalam kehidupan bermasyarakat.
KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN
KOMENTAR PESERTA DIDIK
Tidak ada komentar:
Posting Komentar