Kamis, 14 Agustus 2025

Meraih Kesuksesan Dengan Semangat Mencari Ilmu

Kamis, 17 Agustus 2025

Judul                   : Meraih Kesuksesan Dengan Semangat Mencari Ilmu

Mata Pelajaran   : PAI

Kelas                    : IX B, D

Fase                      : D

Elemen                 : Al Qur’an dan Hadits

Pertemuan           : 3

Materi                  : Q.S. Al-Mujadilah [58]: 11, Q.S. Az-Zumar [39]: 9 serta

                                hadis tentang menuntut ilmu

Guru Pengampuh :  WAGINO, S.Ag

 

Capaian Pembelajaran:

 

Peserta didik memahami definisi Al-Qur’an dan Hadis Nabi dan posisinya sebagai sumber ajaran agama Islam. Peserta didik juga memahami pentingnya pelestarian alam dan lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam ajaran Islam. Peserta didik juga mampu menjelaskan pemahamannya tentang sikap moderat dalam beragama. Peserta didik juga memahami tingginya semangat keilmuan beberapa intelektual besar Islam.

 

Tujuan Pembelajaran :

 

Selama dan setelah mengikuti proses pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat:

1) Membaca Q.S. Al-Mujādilah [58]: 11 sesuai kaidah tajwid, khususnya  

     hukum bacaan waqof dengan benar

2) Membaca Q.S. Az-Zumar [39]: 9 sesuai kaidah tajwid, khususnya hukum

     bacaan waqf dengan benar

3) Membaca hadis tentang keutamaan mencari ilmu dengan makhraj yang benar

4) Terbiasa membaca Al-Qur‘an dalam kehidupan sehari-hari dengan benar

 

Assalammualaikum Wr. Wb.

Bagaimaana kabarnya sholeh sholeha ? Semoga kita dalam keadaan sehat dan selalu semangat dalam belajar. Pada pertemuan ini kita akan belajar tentang Q.S. al-Mujadilah [58]: 11, Q.S. az-Zumar [39]: 9 dan tanda WAQOF serta hadis tentang menuntut ilmu

silahkan kalian simak dan pahami pemaparan materi kita saat ini. Semangat selalu sholeh sholeha....

 

Materi Pembelajaran :

Allah Swt. akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman yang senantiasa mengikuti perintah- perintah-Nya, dan orang-orang yang berilmu pengetahuan pada beberapa derajat.

Berikut ini adalah Q.S az-Zumar ayat 9 beserta artinya :

أَمَّنۡ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيۡلِ سَاجِدٗا وَقَآئِمٗا يَحۡذَرُ ٱلۡأٓخِرَةَ وَيَرۡجُواْ رَحۡمَةَ رَبِّهِۦۗ قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِي ٱلَّذِينَ يَعۡلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ ٩

9. (Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran

 

Kandungan dari Q.S az-Zumar ayat 9 adalah sebagai berikut:

- Kita harus bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari segala sesuatu yang telah terjadi untuk melangkah kedepan agar lebih baik

- Kita harus menjadi seseorang yang berilmu dan beriman, yang konsisten dalam menjalankan ajaran agama

 

Hadis Rasulullah Tentang Keutaman Orang yang Mencari Ilmu

Salah satu hadis Rasulullah Saw dalam HR. Muslim, yang terdapat dalam kitab Shoheh Muslim, dengan nomor hadis 2699 menyatakan bahwa Allah telah menjanjikan akan memberikan kemudahan jalan menuju surga bagi orang yang menempuh jalan untuk mencari ilmu.

 

Keutamaan Mencari Ilmu

Terdapat banyak keutamaan ilmu yang dijelaskan dalam ayat Al-Qur'an dan juga Hadis Nabi, antara lain:

 

- Diangkat derajatnya (Q.S. Al-Mujadilah [58]: 11)

   يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِذَا قِيلَ لَكُمۡ تَفَسَّحُواْ فِي ٱلۡمَجَٰلِسِ فَٱفۡسَحُواْ يَفۡسَحِ ٱللَّهُ لَكُمۡۖ وَإِذَا قِيلَ ٱنشُزُواْ فَٱنشُزُواْ يَرۡفَعِ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ مِنكُمۡ وَٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ دَرَجَٰتٖۚ وَٱللَّهُ بِمَا تَعۡمَلُونَ خَبِيرٞ ١١

11. Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan

 

- Takut kepada Allah Swt. (Q.S. Fatir [35]: 28)

   وَمِنَ ٱلنَّاسِ وَٱلدَّوَآبِّ وَٱلۡأَنۡعَٰمِ مُخۡتَلِفٌ أَلۡوَٰنُهُۥ كَذَٰلِكَۗ إِنَّمَا يَخۡشَى ٱللَّهَ مِنۡ عِبَادِهِ ٱلۡعُلَمَٰٓؤُاْۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ ٢٨

28. Dan demikian (pula) di antara manusia, binatang-binatang melata dan binatang-binatang ternak ada yang bermacam-macam warnanya (dan jenisnya). Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya, hanyalah ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun

 

- Diberi kebaikan dunia akhirat (Q.S. Al-Baqarah [2]: 269)

   يُؤۡتِي ٱلۡحِكۡمَةَ مَن يَشَآءُۚ وَمَن يُؤۡتَ ٱلۡحِكۡمَةَ فَقَدۡ أُوتِيَ خَيۡرٗا كَثِيرٗاۗ وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّآ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ ٢٦٩

269. Allah menganugerahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Quran dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang dianugerahi hikmah, ia benar-benar telah dianugerahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)

 

- Dimudahkan jalannya kesurga (HR. Muslim, no. 2699)

- Memiliki pahala yang kekal (HR. Muslim no. 1631)

 

Para Cendikiawan Muslim dalam Penemuan Ilmu Pengetahuan

 

Cendekiawan Muslim yang menemukan ilmu pengetahuan, diantaranya:

1.  Ibnu Sina (980-1037) yang berkontribusi besar pada bidang kedokteran di

     dunia.

2.  Al-Khawarizmi (780-850) yang berkontribusi besar pada bidang matematika,    

     geografi dan astronomi.

3.  Ibnu al-Nafis (1213-1288) yang merumuskan dasar-dasar sirkulasi jantung,  

     paru-paru dan kapiler pertama kali di dunia.

4. Jabir Ibn Hayyan (721-815), ahli pada bidang kimia, fisika, farmasi.

5. Ibnu Khaldun (1332-1406), seorang sejarawan dan sosiologi Islam yang  

    terkenal di dunia.

6. Al Zahrawi (936-1013), seorang tokoh yang meletakkan dasar-dasar ilmu

    bedah modern.

 

Contoh Perilaku Semangat Mencari Ilmu

 

Berikut ini adalah contoh perilaku yang mencerminkan semangat mencari ilmu:

- Berniat dengan ikhlas untuk mencari ilmu karena Allah Swt.

- Senantiasa berdoa, memohon Ilmu yang bermanfaat.

- Bersungguh-sungguh untuk menggapai cita-cita.

- Antusias terhadap ilmu yang disampaikan guru, dan berusaha untuk senantiasa

   memahaminya, mengembangkannya serta mengamalkannya.

- Sopan santun, rendah hati, memperhatikan penjelasan guru, dan mendoakan

   guru.

- Menghindari rasa malu dalam mencari ilmu.

- Menjadi sosok yang mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

- Senantiasa rendah hati, dan menghindari sikap sombong.

- Tidak cepat menyerah.

- Selalu berlapang dada.

- Menyerahkan hasilnya kepada Allah Swt. dan menerimanya dengan ikhlas.

- Berusaha mengamalkan dan menyampaikan ilmu kepada orang lain.

 

Memahami Hukum Becaan Tanda Waqaf

 

Waqaf menurut bahasa artinya menahan, atau berhenti.

Menurut istilah ilmu tajwid, waqaf adalah berhenti sejenak ketika membaca lafaz yang terdapat tanda waqaf untuk mengambil nafas sejenak dan melanjutkan kembali bacaan selanjutnya.


Perhatikanlah tanda-tanda waqaf berikut ini :



 

Evaluasi

الٓمٓ ١ ذَٰلِكَ ٱلۡكِتَٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ هُدٗى لِّلۡمُتَّقِينَ ٢ ٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِٱلۡغَيۡبِ وَيُقِيمُونَ ٱلصَّلَوٰةَ وَمِمَّا رَزَقۡنَٰهُمۡ يُنفِقُونَ ٣ وَٱلَّذِينَ يُؤۡمِنُونَ بِمَآ أُنزِلَ إِلَيۡكَ وَمَآ أُنزِلَ مِن قَبۡلِكَ وَبِٱلۡأٓخِرَةِ هُمۡ يُوقِنُونَ ٤ أُوْلَٰٓئِكَ عَلَىٰ هُدٗى مِّن رَّبِّهِمۡۖ وَأُوْلَٰٓئِكَ هُمُ ٱلۡمُفۡلِحُونَ

Carilah tanda waqof yang terdapat dalan ayat tersebut :

Nama tanda waqofnya dan keterangannya !

 

Referensi Materi

Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Kebudayaan RI, 2021

Al Qur'an dan terjemahannya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar