Jum'at, 15 Agustus 2025, Kelas 7D
Sekolah : SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung
Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat menjelaskan Isi kandungan Q.S. An-Nisa’/4: 59 dan Q.S.
An-Nahl/16: 64.
2. Peserta didik dapat menjelaskan definisi dan
fungsi hadis atas Al-Qur’an sesuai kandungan Q.S. An-Nisa’/4: 59 dan
Q.S. An-Nahl/16: 64.
3.
Peserta didik dapat
menciptakan
karya berupa peta konsep definisi hadis dan fungsinya atas Al-Qur’an sehingga
meyakini mushaf Al-Qur’an dan hadis Nabi sebagai pedoman hidup serta
termotivasi untuk mendalami Al-Qur’an dan hadis
Pertanyaan
Pemantik
1. Apakah Anda tahu kandungan isi Q.S.
An-Nisa’/4: 59 dan Q.S. An-Nahl/16: 64. ?
2. Apakah
fungsi hadis atas Al-Qur’an sesuai dengan Q.S. An-Nisa’/4: 59 dan Q.S.
An-Nahl/16: 64. ?
Assalamualaikum wr.wb.
Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal afita, sehingga kita dapat mengikuti pembelajaran pada hari ini dengan baik.
Pada pertemuan yg lalu kita telah belajar tentang hukum bacaan alif lam syamsiyah dan alif lam qomariyah terutama yang ada di QS. An-Nisa’/4: 59 dan Q.S. An-Nahl/16: 64.
Nah pada hari ini kita akan mempelajari tentang isi kandungan yang ada di .S. An-Nisa’/4: 59 dan Q.S.An-Nahl/16: 64.
QS. AN NISA' : 59
يَٰٓأَيُّهَا
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ وَأُوْلِي ٱلۡأَمۡرِ
مِنكُمۡۖ فَإِن تَنَٰزَعۡتُمۡ فِي شَيۡءٖ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ
إِن كُنتُمۡ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۚ ذَٰلِكَ خَيۡرٞ وَأَحۡسَنُ
تَأۡوِيلًا ٥٩
59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya
وَمَآ
أَنزَلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ ٱلَّذِي ٱخۡتَلَفُواْ
فِيهِ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٗ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ
64. Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman
Alif lam qomariyah dan syamsiah merupakan materi lam
ta’rif dalam ilmu tajwid. Lam ta’rif sendiri maksudnya adalah alif dan lam yang
berada di awal kalimat isim ma’rifat.
Materi lam ta’rif ini menjadi materi dasar dalam ilmu
tajwid. Tidak hanya setiap halaman, bahkan setiap baris dalam Al-Qur’an akan
ada kemungkinan kita bertemu hukum bacaan alif lam qomariyah ataupun syamsiyah
yang itu juga bisa jadi lebih dari satu.
Terkadang, kita sering keliru dalam menerapkan hukum
bacaan lam ta’rif, apakah ini alif lam qamariyah atau alif lam syamsiah.
Artikel yang sedang bersama anda ini akan menjelaskan
perbedaan keduanya, agar kita tidak terbalik-balik atau kebingungan dalam
menerapkan hukum bacaan alif lam.
Bagaimanakah pembahasannya? Mari kita pelajari
bersama-sama.
Pengertian Alif Lam Qomariyah dan dan Contohnya
Alil lam qomariyah adalah lam ta’rif atau alif lam
yang bertemu dengan 14 huruf qomariyah. Huruf-huruf tersebut di antaranya:
ا، ب، ج، ح، خ، ع، غ، ف، ق، ك، م، و، غ، ه، ء، ي
Apabila lam ta’rif bertemu dengan salah satu huruf di
atas, maka bacaan alif lam harus dibaca dengan jelas. Misalnya,
lafadz “القران”.
Dalam lafadz ini, dapat kita lihat bahwa ali lam
bertemu dengan huruf qaf, maka dalam membaca lafadz tersebut alif lam-nya harus
dibaca dengan jelas, sehingga lafadz tersebut dibaca “Al-Qur’an”.
Ada analogi yang bagus dalam penamaan alif lam
qomariyah.
Kata qomariyah berasal dari kata “Qomar (قمر)” yang
artinya bulan. Alif lam diumpamakan sebagai bintang, sementara huruf-huruf
qomariyah sebagai bulan.
Pada situasi malam hari, bintang akan tetap terlihat
walaupun disinari oleh cahaya bulan.
Itulah maksud dari penamaan alif lam qomariyah.
Sebab, dalam praktiknya, apabila kita bertemu hukum
bacaan alif lam qomariyah, maka kita harus membaca alif lam-nya dengan jelas
layaknya bintang yang tetap terlihat walaupun ada cahaya qomar (bulan).
Alif lam qomariyah juga dikenal dengan istilah idzhar
qomariyah.
Sebagaimana hukum bacaan idzhar yang dibaca jelas,
maka idzhar qomariyah juga dibaca dengan jelas huruf alif lam, apabila bertemu
dengan huruf-huruf qomariyah tersebut.
Untuk menambahkan pemahaman pembaca, berikut penulis
perlihatkan beberapa contoh alif lam qomariyah yang ada dalam Al-Qur’an.
بِسۡمِ
ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ١ ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ رَبِّ ٱلۡعَٰلَمِينَ
٢ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ ٣ مَٰلِكِ
يَوۡمِ ٱلدِّينِ ٤ إِيَّاكَ نَعۡبُدُ وَإِيَّاكَ نَسۡتَعِينُ ٥ ٱهۡدِنَا ٱلصِّرَٰطَ
ٱلۡمُسۡتَقِيمَ ٦ صِرَٰطَ ٱلَّذِينَ أَنۡعَمۡتَ عَلَيۡهِمۡ غَيۡرِ ٱلۡمَغۡضُوبِ
عَلَيۡهِمۡ وَلَا ٱلضَّآلِّينَ ٧
Pengertian Alif Lam Syamsiyah dan Contohnya
Alif lam syamsiah adalah lam ta’rif atau alif lam yang
bertemu dengan 14 huruf syamsiah. Huruf-huruf tersebut, antara lain:
ت، ث، د، ذ، ر، ز، س، ش، ص، ض، ط، ظ، ل، ن
Apabila ada lam ta’rif bertemu dengan salah satu huruf
di atas, maka bacaan alif lam-nya tidak dibaca dan langsung masuk ke huruf
setelahnya.
Misalnya, lafadz “النساء”. Dalam lafadz ini,
dapat kita lihat bahwa ali lam bertemu dengan huruf nun, maka dalam membaca
lafadz tersebut alif lam-nya tidak dibaca dan langsung masuk ke huruf nun saja,
sehingga lafadz tersebut dibaca “An-Nisa’”.
Alif lam syamsiah disebut juga dengan idgham
syamsiah.
Idgham yang artinya masuk dan praktik bacaan alif lam
yang langsung dimasukkan itu menjadikan alif lam syamsiyah masuk sebagai
kategori bacaan idgham, makanya disebut juga dengan idgham syamsiyah.
Penamaan syamsiyah juga memiliki analogi layaknya
qomariyah. Kata syamsiyah yang berasal dari kata “Syamsun (شمس)” yang artinya
matahari menjadi alasan kenapa hukum bacaan ini dinamakan alif lam syamsiyah.
Ali lam diibaratkan bintang dan huruf-huruf syamsiah
diibaratkan sebagai matahari.
Pada siang haris, bintang sangat sulit terlihat,
bahkan nihil, itu karena disebabkan cahaya matahari yang terang.
Itulah kenapa apabila menemukan hukum bacaan alif lam
syamsiyah, maka alif lam-nya tidak dibacakan, melainkan langsung ke huruf
hijaiyah selanjutnya.
Untuk menambahkan pemahaman pembaca, berikut penulis
perlihatkan beberapa contoh alif lam syamsiyah yang ada dalam Al-Qur’an.
بِّسۡمِ
ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
وَٱلتِّينِ
وَٱلزَّيۡتُونِ ١ وَطُورِ سِينِينَ
٢ وَهَٰذَا ٱلۡبَلَدِ ٱلۡأَمِينِ ٣ لَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَٰنَ فِيٓ أَحۡسَنِ
تَقۡوِيمٖ ٤ ثُمَّ رَدَدۡنَٰهُ أَسۡفَلَ سَٰفِلِينَ ٥ إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ
فَلَهُمۡ أَجۡرٌ غَيۡرُ مَمۡنُونٖ ٦ فَمَا يُكَذِّبُكَ بَعۡدُ بِٱلدِّينِ
٧ أَلَيۡسَ ٱللَّهُ بِأَحۡكَمِ ٱلۡحَٰكِمِينَ
٨
KESIMPULAN
Al-Qur’an saat ini sudah dilengkapi berbagai tanda
baca.
Ketika kita membaca Al-Qur’an sebenarnya ada beberapa
ciri mendasar yang bisa kita perhatikan untuk mengetahui perbedaaan antara alif
lam qomariyah dan alif lam syamsiyah.
|
Alif Lam
Qomariyah |
Alif Lam
Syamsiyah |
|
Alif
lamnya terdapat harakat sukun |
Alif
lamnya tidak terdapat harakat sukun |
|
Huruf
setelah Alif lam tidak terdapat harakat tasydid |
Huruf
setelah Alif Lam terdapat harakat tasydid |
|
Cara
bacanya jelas (izhar) Alif lam qomariah dibaca jelas. |
Cara
membaca huruf alif lam tersebut dileburkan dengan huruf setelahnya (idgham) |
EVALUASI
Tentukan alif
syamsiyah dan alif lam qomariyah pada surat al asr :
وَٱلۡعَصۡرِ
١ إِنَّ ٱلۡإِنسَٰنَ لَفِي خُسۡرٍ ٢ إِلَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ ٱلصَّٰلِحَٰتِ
وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلۡحَقِّ وَتَوَاصَوۡاْ بِٱلصَّبۡرِ ٣
- REFERENSI :
https://annajah.co.id/perbedaan-aliflam-qomariyah-dan-syamsiyah/#google_vignette
-
Buku PAI kelas 7
Tiga Serangkai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar