Jumat, 12 September 2025

( LATIHAN SOAL )ASMAUL HUSNA (2)

 

 

Materi Pelajaran

:

PAI

Kelas

:

7

Fase

:

D

Elemen

:

Akidah

Pertemuan

:

3

Materi

:

Asmaul husna Al-‘Alῖm, Al-Khabῖr, As-Samῖ’, dan Al-Basῖr

Guru Pengampu

:

Wagino

Waktu Pembelajaran

:

3 JP ( 1 Pertemuan )

CP

:

Peserta didik mendalami enam rukun Iman

Tujuan Pembelajaran

:

1.  Peserta didik dapat menjelaskan pengertian asmaulhusna Al-‘Alῖm, Al-Khabῖr, As-Samῖ’, dan Al-Basῖr.

2.  Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-‘Alῖm dan contohnya

3.  Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-Khabῖr dan contohnya

4.  Peserta didik dapat menjelaskan makna As-Samῖ’ dan contohnya

5.  Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-Basῖr dan contohnya

 

Assalamualaikum wr.wb.

Apa kabar anak-anak yang sholeh dan sholehah, semoga kita semua pada hari selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin.

Dan semoga kalian pada pagi hari ini sudah melaksanakan sholat shubuh berjamaah di masjid bagi yang laki-laki.

Kemudian jangan lupa selalu melaksanakan sholat dhuha dan muroja’ah Al Qur’an.

Pada pertemuan yang lalu kita sudah mempelajari secara umum tentang arti dari Asmaul Husna Al Alim ( Maha Mengetahui ), Al Khabir ( Maha Teliti ), As Sami’ ( Maha Mendengar ), dan Al Basir ( Maha Melihat ).

Nah pada hari ini kita akan belajar tentang prilaku kita dalam kehidupan sehari-hari yang mencerminkan asmaul husna al alim, al khabir, as sami’ dan al basir.

 

1. Nama-Nama Indah bagi Allah Swt.

Allah Swt. memiliki nama-nama yang indah. Hal ini dapat diperhatikan pada salah satu ayat-Nya.

Dan Allah memiliki Al-Asmā’ al-Husnā (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya al-Asmā’ al-Husnā itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan (Q.S.al-A’rāf/7: 180)

Al-Asmā’ al-Husnā dibentuk dari kata al-Asma’ (bentuk jamak) dari kata al-ism, memiliki arti “nama” dan al-Husna’ berarti “yang terbaik atau indah”.

Dalam hal ini, al-Asmā’ al-Husnā dapat diartikan sebagai nama-nama-Nya yang baik dan indah.

Nama-nama tersebut menjadi salah satu bukti keagungan Allah Swt.

Pengetahuan tentang sifat-Nya dan Al-Asmā’ al-Husnā terdapat pada al-Qur’an dan sunah. Dua hal ini merupakan kesempurnaan mutlak sifatsifat Allah Swt. dari segala kekurangan. Dengan memahaminya, keimanan seseorang dapat meningkat. Derajat keimanan seseorang dapat ditentukan

oleh pengetahuan tentang tuhannya

2. Mengenal Allah Swt melalui beberapa lafal al-Asmā’ al-Husnā

Pada bab ini akan dipelajari beberapa al-Asmā’ al-Husnā , yaitu al-’Alīm,al-Khabīr, al-Samī’, dan al-Baṣīr. Setelah mempelajari keempat al-Asmā’ al-Husnā ini, kalian diharapkan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

 

a. Al-’Alīm

Kata al-’Alīm terambil dari kata al-‘ilm, memiliki makna sesuatu yang terjangkau sesuai dengan keadaan sebenarnya. Pengertian ini mengarah pada sesuatu yang jelas dan tidak menimbulkan keraguan. Al-’Alīm dalam hal ini dapat diartikan pengetahuan Allah Swt sangat jelas juga mengungkap hal-hal yang kecil.

Allah Swt. mengetahui segala sesuatu yang telah dan akan terjadi. Semuanya tidak luput dari pengetahuan-Nya. Semua kejadian dalam setiap jalinan waktu berada dalam pengetahuan-Nya.Tak seorangpun yang dapat bersembunyi.

Pengetahuan-Nya tiada batas. Pengetahuan-Nya terhadap seluruh alam semesta melampaui kemampuan otak manusia. Dengan pengetahuan seperti ini, Allah Swt dapat memberikan ilmu kepada hamba yang dicintai oleh-Nya.

Mereka adalah orang yang taat melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Kita memohon kepada-Nya agar diberikan pengetahuan melalui kemurahan-Nya

Sifat al-‘Alīm pada Allah Swt mendorong manusia untuk memiliki pengetahuan. Manusia diharapkan dapat memiliki ilmu untuk kemudahan dalam mengarungi kehidupan di dunia. Dengan ilmu, kehidupan dapat dilaksanakan dengan mudah.

 

b. Al-Khabīr

Al-Khabīr artinya Maha Memberitahu. Al-Qur’an sebagai kalam Allah Swt memberikan informasi kisah dan perisiwa orang-orang terdahulu. Melalui Al-Qur’an pula, dapat diketahui bahwa peristiwa kiamat dan kehidupan akhirat diberikan gambaran informasi oleh-Nya.

Perolehan informasi memerlukan ketelitian. Setiap informasi mengandung benar atau salah. Untuk informasi yang benar, kita bisa meneliti baik isi maupun sumbernya. Begitu pula, pada informasi yang diragukan kebenarannya, kehati-hatian dalam menyebarkannya menjadi keniscayaan.

 

c. Al-Samī’

Al-Samī’ memiliki arti bahwa Allah Swt. Maha Mendengar. Suara apapun di alam semesta ini dapat terdengar oleh-Nya. Tidak ada satu suarapun yang tidak luput dari pendengaran-Nya, meskipun suara itu pelan.

Perilaku yang mencerminkan bahwa Allah Swt. Maha Mendengar antara lain mau mendengarkan pembicaraan orang lain. Apalagi, orang yang berbicara adalah orang tua atau guru. Terkadang kita tidak senang terhadap yang disampaikan orang lain. Meskipun demikian, kita dapat menyampaikan

dengan bahasa dan sikap santun kepadanya.

 

d. Al-Baṣīr

Al-Baṣīr memiliki makna bahwa Allah Swt. Maha Melihat segala sesuatu. Penglihatan-Nya menjangkau segala sesuatu, bahkan yang lembut dan kecil sekalipun. Langit dan bumi dan seluruh alam semesta tidak luput dari penglihatan-Nya Allah Swt.

Cerminan perilaku dengan keyakinan bahwa Allah Swt. Maha Melihat dapat diwujudkan dengan ketelitian dan mawas diri dalam setiap pekerjaan.

Kita didorong untuk cermat dan cerdas dalam menghadapi persoalan.

Namun, hal ini harus pula dilandasi oleh instrospeksi memperhatikan kekurangan atau kelebihan agar hidup menjadi terarah.

 

KESIMPULAN

Diantara usaha agar do’a kita dikabulkan oleh Allah SWT, kita dianjurkan untuk menyebut asmaul husna sebelum berdo’a sesuai dengan arti dari asmaul husna itu sendiri.

 

EVALUASI :

Agar kalian lebih memahami materi asmaul husna AL ‘ALIM, AL KHABIR, AS SAMI’ dan AL BASIR, silahkan kalian jawablah  pertanyaan dibawah ini !

Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar !

 

1. Arti iman yang sesungguhnya adalah … .

    a, percaya dalam hati, diucapkan dengan lisan diamalkan dengan    

        perbuatan

    b. percaya dengan sungguh-sungguh akan ajaran agama yang   

        dianutnya

    c. percaya kepada Allah Tuhan yang telah menciptakan manusia dan   

        bumi.

    d. menjalankan perintah agama dengan sungguh-sungguh dalam  

        kehidupan

 

2. Hasan selalu berhati-hati dalam setiap ucapan dan perbuatannya,  

    karena ia yakin bahwa Allah Swt. senantiasa mendengarnya.

    Perbuatan tersebut merupakan pengamalan dari keyakinannya

    bahwa Allah Swt. Bersifat ....

    a. al-‘Alim

    b, as-Sami‘

    c. al- Khabir

    d. al-Bashir

 

3. Di antara bentuk pengamalan dari Asmaul Khusna  al-‘Alim adalah ....

    a. berusaha menghindari kemungkaran

    b. bersikap dermawan kepada sesama

    c, rajin dalam menimba/menuntut ilmu

    d. bersikap pemaaf kepada sesama

 

4. Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap Asmaul Khusna   

     al-Khabir adalah ....

     a, teliti dalam menjawab soal penilaian harian

     b. suka berbagi pengalaman dan pengetahuan

     c. senang menolong orang yang sedang susah

     d. bersemangat dan kreatif dalam segala hal

 

5. Diantara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap Asmaul Khusna

    Al Basir adalah  ....

    a. Membaca Subhanalloh ketika ada petir

    b. Hati hati dalam menulis sesuatu di whatsaap

    c, Megganakan mata untuk melihat yang baik

    d. Berbicara yang lembut tidak menyakitkan

 

6Asmaul Husna berjumlah … .

    a. 97

    b. 98

    c, 99

    d. 100

 

7. Berikut ini yang menunjukkan arti Asma’ul Husna adalah ...

    a. Takdir Allah

    b. Sifat-sifat Allah

    c. Kehendak Allah

    d, Nama-nama yang baik

 

8. Arti dari Asmaul Husna al-Bashir  adalah ....

    a. Maha Teliti

    b, Maha Melihat

    c. Maha Mengetahui

    d. Maha Kuasa

 

9. Arman hari ini tidak membawa buku pelajaran agama Islam. Dengan

    demikian si Arman tidak mengamalkan asmaul husna …..

a.   Al alim

b.   Al khabir

c.   As sami’

d.   Al basir

10. Taat menjalankan nasehat orang tua dan guru merupakan   

       pengamalan asmaul husna …..

        a. al alim

        b. al khabir

        c. as sami’

        d. al basir

 

 REFERENSI 

     -      Buku PAI kelas 7 Penerbit Tiga Serangkai

 

Senin, 01 September 2025

HARI KIAMAT


Nama Sekolah         : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran       : PAI

Kelas                       : 9A

Pertemuan               : 1

Materi                      : IMAN KEPADA HARI AKHIR

Kompetensi Dasar   : 3.3. Memahami makna iman kepada Hari Akhir    

                                               berdasarkan pengamatan  terhadap dirinya,

                                                alam sekitar, dan makhluk ciptaan-Nya.

                                  4.3. Menyajikan dalil naqliyang menjelaskan

                                              gambaran kejadian hari akhir.

TUJUAN             :

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

        1.  Mendeskripsikan pengertian iman kepada hari akhir  dengan benar.

   2. Menunjukkan dalil iman kepada hari akhir dengan benar.

        3. Menyebutkan macam-macam  kamat dengan  benar.

        4. Menjelaskan contoh kejadian kiamat sugra dengan benar.

        5. Menjelaskan proses  kejadian kiamat kubra dengan benar.

        6. Menjelaskan kehidupan  yang dialami manusia setelah hari kiamat   

             dengan benar.

 

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita dalam keadaan sehat wal afiat, sehingga kita dapat melaksanakan sholat shubuh, sholat dhuha dan murajaah.

Pada pertemuan yang terdahulu kita telah mempelajari tentang Semangat menuntut ilmu Pada kesempatan ini  kita akan mempelajari Iman kepada hari akhir dan alam yang dilalui oleh manusia setelah hari kiamat

 

MATERI

A. Pengertian Beriman kepada Hari Akhir

     Hari akhir atau hari kiamat adalah hari berakhirnya seluruh proses kehidupan makhluk hidup di dunia.

 

    Beriman kepada hari akhir (hari kiamat) artinya mempercayai dengan sepenuh hati bahwa hari kiamat itu pasti akan datang dan seluruh ummat manusia akan kembali dibangkitkan dari alam kubur untuk menerima pengadilan dari Allah swt sebagai hakim yang Maha Adil.

  

B. Ayat-ayat al-Quran tentang keadaan ketika hari kiamat

QS.Al-Hajj [22]:1-2)

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُواْ رَبَّكُمۡۚ إِنَّ زَلۡزَلَةَ ٱلسَّاعَةِ شَيۡءٌ عَظِيمٞ ١ يَوۡمَ تَرَوۡنَهَا تَذۡهَلُ كُلُّ مُرۡضِعَةٍ عَمَّآ أَرۡضَعَتۡ وَتَضَعُ كُلُّ ذَاتِ حَمۡلٍ حَمۡلَهَا وَتَرَى ٱلنَّاسَ سُكَٰرَىٰ وَمَا هُم بِسُكَٰرَىٰ وَلَٰكِنَّ عَذَابَ ٱللَّهِ شَدِيدٞ ٢

1. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; sesungguhnya kegoncangan   

    hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat)

2. (Ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua  

    wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah

    kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu lihat manusia dalam  

     keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab

    Allah itu sangat kerasnya

 

QS Al Qori’ah: 1-5

ٱلۡقَارِعَةُ ١  مَا ٱلۡقَارِعَةُ ٢  وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا ٱلۡقَارِعَةُ ٣  يَوۡمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلۡفَرَاشِ ٱلۡمَبۡثُوثِ ٤ وَتَكُونُ ٱلۡجِبَالُ كَٱلۡعِهۡنِ ٱلۡمَنفُوشِ ٥

1. Hari Kiamat

2. apakah hari Kiamat itu

3. Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu

4. Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran

5. dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan

 

C. Nama-nama Hari Kiamat

1.      Yaumul Qiyamah (Hari Kiamat)

2.      Yaumul Akhir (Hari Akhir)

3.      Yaumus-Sa’ah (Masa yang ditetapkan)

4.      Yaumul-Hisab (Hari perhitungan)

5.      Yaumul-Waqiah (Peristiwa yang pasti berlaku)

6.      Yaumul-Haqqah (Peristiwa yang sebenarnya)

7.      Yaumul- Qariah (Hari yang menggemparkan)

8.      Yaumuz-Zalzalah (Hari goncangan)

9.      Yaumul- Jaza’ (Hari pembalasan)

10.  Yaumul-Fasl (Hari keputusan)

 

D. Tanda-tanda datangnya hari kiamat :

     1.  Hamba sahaya perempuan di kawini oleh tuannya.

2.  Ilmu agama di anggap sudah tidak penting lagi.

3.   Tersebarnya perzinaan karena memperoleh izin dari penguasa.

4.   Minuman keras merajalela.

5.   Jumlah wanita lebih banyak daripada laki- laki.

     6.    Adanya dua golongan besar yang saling membunuh, tetapi     

               sama- sama mengaku dirinya memperjuangkan agama islam.

7.  Lahirnya Dajal ( tukang dusta) yang mengaku dirinya utusan Allah SWT, dan banyak berbohong serta menipu dan menganggap baik sesuatu yang buruk dengan menggambarkan  sesuatu tidak baik dengan gambaran  yang memikat hati.

8.    Banyak terjadi gempa bumi

9.    Fitnah muncul di mana- mana

10.  Pembunuhan merajalela

11.  Banyak manusia yang menginginkan dirinya mati.

12.  Tanda-tanda besar kiamat antara lain:

13.  Matahri muncul dari barat

14.  Munculnya binatang ajaib yang bisa berbicara

15.  Rusaknya Ka’bah

16.  Lenyapnya Al-Quran

17.  Seluruh manusia menjadi kafir

18.  Munculnya Yakjut Makjut

 

E. Hikmah Beriman kepada Hari Akhir

Dengan beriman kepada hari akhir maka akan banyak sekali hikmahnya, diantaranya:

 

1.      Menyadari semua makhluk akan rusak dan akan ada    

          kehidupan yang abadi di akhirat.

2.      Menyadari bahwa seluruh kehidupan manusia baik ataupun     buruk akan menerima balasan dari Allah Swt.

3.      Meningkatkan sikap disiplin dalam beribadah kepada-Nya dan menjauhi segala larangan- Nya.

4.      Memberikan ketenangan dan ketentraman; dengan kepasrahan, dan kesabaran serta keyakinan bahwa kebaikan dibalas dengan kenikmatan; dan kejahatan akan dibalas dengan azab.

5.      Mengendalikan diri agar tidak mudah terpengaruh dengan keindahan dunia dan lebih lebih mengutamakan kepentingan akhirat.

 

Peristiwa yang Dialami Manusia Setelah Wafatnya

Tahapan-tahapan yang akan dihadapi oleh manusia setelah meninggal dunia sesuai dengan urutan yang benar, seperti dilansir dari palembang.tribunnews.com:

1. Alam Barzakh (Alam Kubur)

Setelah roh dicabut dari jasadnya, manusia akan memasuki alam kubur. Alam kubur adalah tempat pertama yang akan disinggahi oleh manusia setelah mati.

Di alam kubur ini, manusia sudah bisa mengetahui keadaan akhiratnya nanti, apakah ia akan masuk surga atau neraka.

Manusia akan diinterogasi oleh 2 malaikat yang bernama Munkar dan Nangkir tentang keimanan dan amalannya.

2. Hari Kebangkitan

Hari kebangkitan adalah tahapan selanjutnya yang akan dialami oleh manusia setelah mati. Hari ini akan terjadi setelah malaikat israfil meniupkan sangkakalanya.

Saat malaikat israfil meniupkan sangkakala yang pertama, maka semua makhluk akan mati.

Lalu ia meniupkan untuk yang kedua kalinya, sehingga semua makhluk akan bangkit kembali tanpa ada yang terkecuali.

3. Yaumul Mizan (Hari Penimbangan Amal Baik dan Amal Buruk)

Setelah semua makhluk berkumpul di padang mahsyar.

Maka tiba saatnya untuk menunjukkan buku catatan amal dari jin dan manusia.

Amal mereka akan ditimbang dan dihitung, mana yang lebih berat, amal baik atau amal buruk.

4. Yaumul Hisab

Setelah mendapatkan buku catatan, para jin dan manusia akan menjalani perhitungan amalnya.

Semua amal kebaikan sekecil apapun akan mendapat pahalanya. Dan begitu juga, semua amal kejelekan sekecil apapun juga akan mendapat siksaannya.

5. Melintasi Jembatan yang Lurus (Shirotol Mustaqim)

Setelah melewati proses hisab. Semua manusia akan melintasi jembatan yang lurus atau yang biasa disebut dengan Shirotol Mustaqim.

Dalam melintasi jembatan ini, proses hisab yang sebelumnya dijalani sangat menentukan nasib manusia.

6. Surga atau Neraka

Orang-orang sholih yang berhasil melintasi shirotol mustaqim. Ia akan ditempatkan di surga atas rahmat Allah.

Semua orang muslim kelak akan ditempatkan di surga meskipun ia memiliki dosa.

Hanya saja sebeum ia ditempatkan disurga akan ditempatkan lebih dulu di neraka untuk membersihkan dosa-dosanya.

Sementara neraka adalah tempat bagi semua orang yang memiliki dosa. Baik itu muslim atau kafir

Perilaku beriman kepada Hari Akhir dalam kehidupan sehari-hari

Orang yang beriman kepada hari akhir itu berperilaku sebagai berikut:

 

1.      Senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT yaitu dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

2.      Menyayangi dan membantu fakir miskin yang diwujudkan dengan sikap, ucapan, perbuatan dan bantuan yang ikhlas.

3.      Menyayangi dan memelihara anak yatim, piatu, dan yatim piatu dengan mengasuh, menyantuni, dan mendidiknya.

  4.      Bersikap atau berakhlak baik (akhlakul karimah) kepada sesama.

5.  Patuh dan menghormati orang tua agar dapat menjadi seorang anak  yang sholeh atau      sholehah.

 

 Evaluasi

1. apakah  yang kita persiapkan dalam menghadapi alam kubur dan alam mahsyar ?

 

Kesimpulan

Hari kiamat pasti akan datang . Oleh karena itu kita hendaknya mempersiapkan diri dengan bertaqwa kepada Allah SWT dan beramal sholeh.


Referensi

1. Buku PAI kelas 9, penerbit Tiga Serangkai