|
Materi Pelajaran |
: |
PAI |
|
Kelas |
: |
7 |
|
Fase |
: |
D |
|
Elemen |
: |
Akidah |
|
Pertemuan |
: |
3 |
|
Materi |
: |
Asmaul husna Al-‘Alῖm, Al-Khabῖr, As-Samῖ’, dan
Al-Basῖr |
|
Guru Pengampu |
: |
Wagino |
|
Waktu Pembelajaran |
: |
3 JP ( 1 Pertemuan ) |
|
CP |
: |
Peserta didik mendalami enam rukun Iman |
|
Tujuan Pembelajaran |
: |
1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian
asmaulhusna Al-‘Alῖm, Al-Khabῖr, As-Samῖ’, dan Al-Basῖr. 2. Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-‘Alῖm
dan contohnya 3. Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-Khabῖr
dan contohnya 4. Peserta didik dapat menjelaskan makna As-Samῖ’
dan contohnya 5. Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-Basῖr
dan contohnya |
Assalamualaikum wr.wb.
Apa kabar anak-anak yang sholeh dan sholehah, semoga kita semua pada hari
selalu dalam lindungan Allah SWT, aamiin.
Dan semoga kalian pada pagi hari ini sudah melaksanakan sholat shubuh
berjamaah di masjid bagi yang laki-laki.
Kemudian jangan lupa selalu melaksanakan sholat dhuha dan muroja’ah Al Qur’an.
Pada pertemuan yang lalu kita sudah mempelajari secara umum tentang arti
dari Asmaul Husna Al Alim ( Maha Mengetahui ), Al Khabir ( Maha Teliti ), As
Sami’ ( Maha Mendengar ), dan Al Basir ( Maha Melihat ).
Nah pada hari ini kita akan belajar tentang prilaku kita dalam kehidupan
sehari-hari yang mencerminkan asmaul husna al alim, al khabir, as sami’ dan al
basir.
1. Nama-Nama Indah bagi Allah Swt.
Allah Swt. memiliki nama-nama yang
indah. Hal ini dapat diperhatikan pada salah satu ayat-Nya.
Dan Allah memiliki Al-Asmā’ al-Husnā
(nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya
al-Asmā’ al-Husnā itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan
nama-nama-Nya. Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah
mereka kerjakan (Q.S.al-A’rāf/7: 180)
Al-Asmā’ al-Husnā dibentuk dari kata
al-Asma’ (bentuk jamak) dari kata al-ism, memiliki arti “nama” dan
al-Husna’ berarti “yang terbaik atau indah”.
Dalam hal ini, al-Asmā’ al-Husnā dapat
diartikan sebagai nama-nama-Nya yang baik dan indah.
Nama-nama tersebut menjadi salah satu
bukti keagungan Allah Swt.
Pengetahuan tentang sifat-Nya dan
Al-Asmā’ al-Husnā terdapat pada al-Qur’an dan sunah. Dua hal ini merupakan
kesempurnaan mutlak sifatsifat Allah Swt. dari segala kekurangan. Dengan
memahaminya, keimanan seseorang dapat meningkat. Derajat keimanan
seseorang dapat ditentukan
oleh pengetahuan tentang tuhannya
2. Mengenal Allah Swt melalui beberapa
lafal al-Asmā’ al-Husnā
Pada bab ini akan dipelajari beberapa
al-Asmā’ al-Husnā , yaitu al-’Alīm,al-Khabīr, al-Samī’, dan al-Baṣīr. Setelah
mempelajari keempat al-Asmā’ al-Husnā ini, kalian diharapkan dapat
menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
a. Al-’Alīm
Kata al-’Alīm terambil dari kata
al-‘ilm, memiliki makna sesuatu yang terjangkau sesuai dengan keadaan
sebenarnya. Pengertian ini mengarah pada sesuatu yang jelas dan tidak
menimbulkan keraguan. Al-’Alīm dalam hal ini dapat diartikan pengetahuan
Allah Swt sangat jelas juga mengungkap hal-hal yang kecil.
Allah Swt. mengetahui segala sesuatu
yang telah dan akan terjadi. Semuanya tidak luput dari pengetahuan-Nya.
Semua kejadian dalam setiap jalinan waktu berada dalam pengetahuan-Nya.Tak
seorangpun yang dapat bersembunyi.
Pengetahuan-Nya tiada batas.
Pengetahuan-Nya terhadap seluruh alam semesta melampaui kemampuan otak
manusia. Dengan pengetahuan seperti ini, Allah Swt dapat memberikan ilmu
kepada hamba yang dicintai oleh-Nya.
Mereka adalah orang yang taat
melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Kita memohon
kepada-Nya agar diberikan pengetahuan melalui kemurahan-Nya
Sifat al-‘Alīm pada Allah Swt mendorong
manusia untuk memiliki pengetahuan. Manusia diharapkan dapat memiliki ilmu
untuk kemudahan dalam mengarungi kehidupan di dunia. Dengan ilmu,
kehidupan dapat dilaksanakan dengan mudah.
b. Al-Khabīr
Al-Khabīr artinya Maha Memberitahu.
Al-Qur’an sebagai kalam Allah Swt memberikan informasi kisah dan perisiwa
orang-orang terdahulu. Melalui Al-Qur’an pula, dapat diketahui bahwa
peristiwa kiamat dan kehidupan akhirat diberikan gambaran informasi
oleh-Nya.
Perolehan informasi memerlukan
ketelitian. Setiap informasi mengandung benar atau salah. Untuk informasi
yang benar, kita bisa meneliti baik isi maupun sumbernya. Begitu pula,
pada informasi yang diragukan kebenarannya, kehati-hatian dalam
menyebarkannya menjadi keniscayaan.
c. Al-Samī’
Al-Samī’ memiliki arti bahwa Allah Swt.
Maha Mendengar. Suara apapun di alam semesta ini dapat terdengar oleh-Nya.
Tidak ada satu suarapun yang tidak luput dari pendengaran-Nya, meskipun
suara itu pelan.
Perilaku yang mencerminkan bahwa Allah
Swt. Maha Mendengar antara lain mau mendengarkan pembicaraan orang lain.
Apalagi, orang yang berbicara adalah orang tua atau guru. Terkadang kita
tidak senang terhadap yang disampaikan orang lain. Meskipun demikian, kita
dapat menyampaikan
dengan bahasa dan sikap santun
kepadanya.
d. Al-Baṣīr
Al-Baṣīr memiliki makna bahwa Allah Swt.
Maha Melihat segala sesuatu. Penglihatan-Nya menjangkau segala sesuatu,
bahkan yang lembut dan kecil sekalipun. Langit dan bumi dan seluruh alam
semesta tidak luput dari penglihatan-Nya Allah Swt.
Cerminan perilaku dengan keyakinan bahwa
Allah Swt. Maha Melihat dapat diwujudkan dengan ketelitian dan mawas diri
dalam setiap pekerjaan.
Kita didorong untuk cermat dan cerdas
dalam menghadapi persoalan.
Namun, hal ini harus pula dilandasi oleh
instrospeksi memperhatikan kekurangan atau kelebihan agar hidup menjadi
terarah.
KESIMPULAN
Diantara usaha
agar do’a kita dikabulkan oleh Allah SWT, kita dianjurkan untuk menyebut asmaul
husna sebelum berdo’a sesuai dengan arti dari asmaul husna itu sendiri.
EVALUASI :
Agar kalian
lebih memahami materi asmaul husna AL ‘ALIM, AL KHABIR, AS SAMI’ dan AL BASIR,
silahkan kalian jawablah pertanyaan dibawah ini !
Pilihlah salah satu
jawaban yang paling benar !
1. Arti iman yang sesungguhnya adalah … .
a, percaya
dalam hati, diucapkan dengan lisan diamalkan dengan
perbuatan
b. percaya
dengan sungguh-sungguh akan ajaran agama yang
dianutnya
c. percaya
kepada Allah Tuhan yang telah menciptakan manusia dan
bumi.
d.
menjalankan perintah agama dengan sungguh-sungguh dalam
kehidupan
2. Hasan selalu berhati-hati dalam setiap ucapan dan
perbuatannya,
karena ia
yakin bahwa Allah Swt. senantiasa mendengarnya.
Perbuatan
tersebut merupakan pengamalan dari keyakinannya
bahwa Allah
Swt. Bersifat ....
a. al-‘Alim
b, as-Sami‘
c. al- Khabir
d. al-Bashir
3. Di antara bentuk pengamalan dari Asmaul Khusna al-‘Alim adalah
....
a. berusaha menghindari kemungkaran
b. bersikap dermawan kepada sesama
c, rajin dalam menimba/menuntut ilmu
d. bersikap pemaaf kepada sesama
4. Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap
Asmaul Khusna
al-Khabir adalah ....
a, teliti dalam menjawab soal penilaian harian
b. suka berbagi pengalaman dan pengetahuan
c. senang
menolong orang yang sedang susah
d.
bersemangat dan kreatif dalam segala hal
5. Diantara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap
Asmaul Khusna
Al Basir
adalah ....
a. Membaca
Subhanalloh ketika ada petir
b. Hati hati
dalam menulis sesuatu di whatsaap
c, Megganakan mata untuk melihat yang baik
d. Berbicara
yang lembut tidak menyakitkan
6. Asmaul
Husna berjumlah … .
a. 97
b. 98
c, 99
d. 100
7. Berikut ini yang menunjukkan arti Asma’ul Husna adalah
...
a. Takdir
Allah
b.
Sifat-sifat Allah
c. Kehendak
Allah
d,
Nama-nama yang baik
8. Arti dari Asmaul
Husna al-Bashir adalah ....
a. Maha
Teliti
b, Maha
Melihat
c. Maha
Mengetahui
d. Maha
Kuasa
9. Arman hari ini tidak membawa
buku pelajaran agama Islam. Dengan
demikian si Arman tidak mengamalkan asmaul
husna …..
a.
Al alim
b.
Al khabir
c.
As sami’
d.
Al basir
10. Taat menjalankan nasehat
orang tua dan guru merupakan
pengamalan asmaul husna …..
a. al alim
b. al khabir
c. as sami’
d. al basir
REFERENSI
- Buku PAI kelas 7 Penerbit Tiga Serangkai
Tidak ada komentar:
Posting Komentar