IDENTITAS
NAMA GURU
: WAGINO, S.Ag
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
HARI/TANGGAL
: SELASA/3 NOVEMBER 2026
FASE/KELAS.
: FASE D/ 8C, 8D
JUDUL MATERI
: PERADABAN ISLAM PADA MASA DAULAH ABBASIYAH (750-1258 M )
PERTEMUAN KE : 1
CAPAIAN PEMBELAJARAN :
Pada
akhir Fase D, dalam elemen Sejarah Peradaban Islam, murid memiliki kemampuan:
Memahami peradaban Bani Umayyah, Abbasiyyah, Fatimiyah, Turki Usmani, Syafawi,
dan Mughal.
TUJUAN
PEMBELAJARAN:
●
Peserta didik dapat menjelaskan sejarah
berdirinya Daulah Bani Abbasiyah.
●
Peserta didik dapat mengidentifikasi
periodesasi pemerintahan Daulah Bani Abbasiyah.
●
Peserta didik dapat menyebutkan
khalifah-khalifah terkenal dari Daulah Bani Abbasiyah dan peranannya.
1. Prinsip Mindful
(Kesadaran & Kritis)
- Siswa diajak merenung dan mengambil ibrah (pelajaran)
dari naik turunnya sebuah peradaban besar.
2. Prinsip Meaningful (Bermakna & Relevan)
Siswa menghubungkan
semangat keilmuan masa lalu dengan pentingnya menuntut ilmu di masa sekarang untuk membangun masa depan
yang lebih baik.
3. Prinsip
Joyful (Menyenangkan & Estetik)
○ Pembelajaran dikemas melalui
video animasi sejarah, tur virtual ke museum peninggalan Islam, dan pembuatan
proyek infografis yang kreatif.
MATERI PEMBELAJARAN:
Assalamu'alaikum
Wr.Wb.
Sebelum kita memasuki
materi pembelajaran, kita harus mengingat kebesaran Allah Swt. yang telah
menciptakan kita semua.
- Al-Khaliq (Maha Pencipta):
"Gunakan suara, mimik wajah, dan intonasi
terbaikmu saat latihan. Ingatlah bahwa Al-Khaliq telah menciptakan alat ucap
dan ekspresi kita dengan sangat sempurna. Menampilkannya dengan baik adalah
cara kita menghormati ciptaan-Nya."
- Al-Malik (Maha Merajai): "Saat
kita menenangkan hati dengan STOP technique, kita sedang belajar menjadi
'raja' atas emosi kita sendiri. Kita sadar bahwa ketakutan datangnya dari
pikiran, dan kita memohon kekuatan kepada Al-Malik, Pemilik hati manusia,
agar diberi ketenangan saat maju ke depan kelas."
- Ar-Razzaq (Maha Pemberi
Rezeki): Ketika kita tampil dengan antusias dan
teman-teman bertepuk tangan memberikan pujian, itulah rezeki kegembiraan
dari Al-Razzaq. Jangan pelit memuji karya orang lain, karena dengan
menjadi perantara kebahagiaan bagi orang lain, kita sedang menjemput
keberkahan rezeki."
PERADABAN ISLAM PADA MASA DAULAH ABBASIYAH
(750-1258M)
Daulah Abbasiyah
(750–1258 M) adalah salah satu kekhalifahan terbesar dan terlama dalam sejarah
Islam yang menjadikan Baghdad sebagai pusat peradaban dan ilmu pengetahuan
dunia.
1.
Sejarah Singkat dan Pendirian
Pendiri: Abu al-Abbas
al-Saffah (keturunan Abbas bin Abdul Muthalib) pada tahun 750 M (132 H) setelah
meruntuhkan Daulah Umayyah.
Pusat Pemerintahan: Dipindahkan dari
Damaskus ke Baghdad (dibangun oleh Khalifah al-Manshur pada 762 M dan
dinamai Madinah al-Salam atau Kota Perdamaian).
Durasi:
Berlangsung selama kurang lebih 508 tahun (5 abad).
2.
Masa Keemasan (Golden Age)
Puncak kejayaan
terjadi pada masa pemerintahan Khalifah Harun al-Rasyid (786–809 M) dan
putranya al-Ma'mum (813–833 M).
Baitul Hikmah:
Didirikan sebagai pusat penerjemahan, perpustakaan raksasa, akademi, dan
lembaga riset ilmu pengetahuan.
Gerakan
Penerjemahan: Naskah-naskah kuno dari Yunani,
Persia, dan India diterjemahkan ke dalam bahasa Arab, yang memicu perkembangan
filsafat dan sains.
3.
Tokoh Ilmuwan Terkenal dan Kontribusinya
Matematika & Sains: Al-Khawarizmi
(Bapak Aljabar, penulis Al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wal-muqabalah)
dan Al-Battani (Trigonometri).
Kedokteran & Filsafat: Ibnu
Sina (Avicenna, penulis Al-Qanun fi al-Tibb atau The Canon
of Medicine).
Kimia: Jabir bin Hayyan
(Bapak Kimia).
Filsafat
Islam: Al-Kindi, Al-Farabi, dan Ibnu Bajjah.
4.
Lima Periode Pemerintahan Abbasiyah
Periode Pertama (750–847 M):
Masa keemasan dan pengaruh Persia yang sangat kuat.
Periode Kedua (847–945 M):
Mulai dipengaruhi oleh unsur militer Turki.
Periode Ketiga (945–1055 M):
Kekuasaan berada di bawah dominasi Bani Buwaih (pengaruh Persia kedua).
Periode Keempat (1055–1194 M):
Diwarnai kekuasaan Daulah Bani Saljuk (pengaruh Turki kedua) serta Perang
Salib.
Periode
Kelima (1194–1258 M): Khalifah bebas dari pengaruh
dinasti lain, namun wilayah kekuasaannya menyusut hanya di sekitar Baghdad
hingga hancur.
5.
Akhir Runtuhnya Daulah Abbasiyah
Tahun Runtuh: 1258 M (656 H).
Penyebab: Penaklukan dan
invasi besar-besaran bangsa Mongol di bawah pimpinan Hulagu Khan, yang
menghancurkan kota Baghdad, mengeksekusi Khalifah al-Mu'tashim Billah, serta
membakar ribuan buku di Baitul Hikmah.
ASSESMEN
Soal Pilihan
Ganda
1. Daulah Abbasiyah didirikan pada
tahun 750 M oleh keturunan dari paman Nabi Muhammad SAW, yaitu Abbas bin Abdul
Muthalib. Siapakah pendiri sekaligus khalifah pertama Daulah Abbasiyah?
A. Abu Ja'far al-Mansur
B. Abdullah al-Saffah (Abu al-Abbas al-Saffah).
C. Harun al-Rasyid
D. al-Ma’mun
2. Pusat pemerintahan Daulah
Abbasiyah yang kemudian menjadi pusat peradaban dan ilmu pengetahuan dunia
Islam dipindahkan dari Damaskus ke kota baru, yaitu...
A. Kairo
B. Madinah
C. Baghdad.
D. Cordoba
3. Masa kejayaan (golden age) Daulah
Abbasiyah salah satunya terjadi pada masa pemerintahan Khalifah...
A. Muawiyah bin Abi Sufyan
B. Harun al-Rasyid.
C. Abdul Malik bin Marwan
D. Sulaiman bin Abdul Malik
4. Lembaga monumental yang didirikan
pada masa Daulah Abbasiyah sebagai pusat penerjemahan, perpustakaan, dan
perguruan tinggi adalah...
A. Dar al-Arqam
B. Bait al-Hikmah.
C. Masjid al-Haram
D. Dar al-Kutub
5. Daulah Abbasiyah runtuh pada
tahun 1258 M akibat serangan dan penaklukan atas kota Baghdad yang dipimpin
oleh...
A. Tentara Salib oleh Richard the Lionheart
B. Bangsa Mongol dipimpin oleh Hulagu Khan.
C. Kerajaan Bizantium
D. Tentara Spanyol
KESIMPULAN MATERI :
Kisah Dinasti Abbasiyah ini mengajarkan kita
pentingnya ilmu pengetahuan, kepemimpinan yang bijaksana, dan semangat inovasi.
Jadi, selain belajar sejarahnya, yuk kita juga ambil semangat positif dari
kejayaan masa lalu ini untuk masa depan yang lebih baik. Terus belajar agar prestasi di sekolah semakin cemerlang!
KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar