Rabu, 14 Oktober 2026

IBADAH DENGAN DISIPLIN DAN PENUH HARAP KEPADA ALLAH SWT SERTA PEDULI TERHADAP SESAMA MELALUI SALAT GERHANA, ISTISQA, DAN JENAZAH

 IDENTITAS:


NAMA GURU : WAGINO, S.Ag
MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM & BUDI PEKERTI

HARI/TGL : KAMIS, 15 Oktober 2026
FASE/KELAS : D/8B
JUDUL MATERI :
  IBADAH DENGAN DISIPLIN DAN PENUH HARAP KEPADA ALLAH SWT SERTA PEDULI TERHADAP SESAMA MELALUI SALAT GERHANA, ISTISQA, DAN JENAZAH


PERTEMUAN KE : 1

CAPAIAN PEMBELAJARAN : 
Murid mampu memahami, menjelaskan, mempraktikkan secara terbimbing, dan merefleksikan ketentuan fikih ibadah sesuai usia dan konteks kehidupan.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN:
Peserta didik dapat menjelaskan pengertian salat gerhana dan istisqa serta salat jenazah

# Mindfull : Murid diajak menyadari tujuan belajar, adab diskusi, dan nilai yang akan dimuliakan

# Meaningful : Pesrta didik m
empraktikkan tata cara salat gerhana, istisqo, jenazah dan doa dengan bimbingan guru

 

# Joyful : Guru membuka dengan pertanyaan pemantik tentang pengertian, hukum salat gerhana dan salat serta salat jenazah yang dekat dengan kehidupan murid.

 

ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN: 
# Tahap 1:
Guru memberikan pertanyakan tentang materi minggu lalu kemudian mengaitkan materi saat ini, kemudian Peserta didik menyampaikan pendapatnya dan teman lain menanggapi. 

# Tahap 2: 
Menyampaikan TP pertemuan: Peserta didik mampu menjelaskan pengertian salat gerhana, salat istisqo dan salat jenazah

 

# Tahap 3:
Pada akhir bab, murid mengikuti asesmen tentang pengertian salat gerhana, salat istisqo dan salat jenazah

  

MATERI PEMBELAJARAN:

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Aamiin.

Nak, ada 3 hal yg perlu kalian cermati sebelum kalian pelajari Materi hari ini tentang:

 

1. Allah Al-Khaliq — Allah Maha Pencipta.
Allah menciptakan kita di Dunia dengan berbagai kelebihan dan kekurangan, jadi kita tidak boleh harus memaksakam seperti orang lain, dan kita pun tidak boleh menyombongkan dengan kelebihan kita, karena Kita dilahirkan di dunia hanyalah untuk beribadah pada Allah. Pun ketika kita mempunyai kekurangan, jangan pernah berkecil hati, tapi tutuplah kekurangan kita dengan kelebihan salah satunya adalah bersikap amanah dan jujur

 

2. Allah Al-Malik — Allah Maha Merajai.
Semua yang kita punya sebenarnya hanya titipan Allah. Harta yg kita punya, kendaraan yg kita punya, rumah yg kita punya, jangan sampai kita sombong dan membanggakan diri. Ketahuilah bahwa yg namanya titipan suatu saat akan diambil oleh pemiliknya yakni Allah SWT. 

3. Allah Ar-Razziq — Allah Maha Pemberi Rezeki.
Sampai saat ini, kita masih bisa menikmati Apa yg Allah kasih, terutama dari segi makanan, harta dan kendaraan... Bayangkan orang2 yang ada di luar sana, yg makan saja sulit, harta saja tidak punya, bahkan harus berjalan kaki... Maka kita harus bersikap amanah dengan apa yg telah Allah beri kepada kita, harus tetap bersyukur dan jangan pernah kufur. Semoga nikmat Allah akan terus tercurah kepada kita. Aamiin

 

Ok, Selanjutnya simak materi berikut ini:

 

"Ibadah dengan Disiplin dan Penuh Harap kepada Allah SWT serta Peduli terhadap Sesama", yang berfokus pada tiga jenis salat khusus: salat gerhana (kusuf dan khusuf), salat minta hujan (istisqa), dan salat jenazah.

 

1. Salat Gerhana (Kusufain)

Pengertian: Salat gerhana atau salat khusufain adalah salat sunnah yang dilakukan ketika terjadi gerhana.

Salat Kusuf: Salat sunnah ketika terjadi gerhana matahari.

Salat Khusuf: Salat sunnah ketika terjadi gerhana bulan.

Hukum: Sunnah muakkad (sangat dianjurkan), utama dilakukan secara berjemaah, tetapi boleh juga sendiri (munfarid).

Tata Cara Utama:

Dilaksanakan sebanyak 2 rakaat.

Setiap rakaat berisi dua kali berdiri, dua kali membaca Al-Fatihah, dan dua kali ruku' (iftitah, ruku' pertama, i'tidal, membaca Al-Fatihah lagi, ruku' kedua, i'tidal, lalu sujud dua kali).

Setelah selesai salat, disunnahkan ada khotbah oleh imam/khatib yang mengingatkan kebesaran Allah SWT.

 

2. Salat Istisqa (Meminta Hujan)

Pengertian: Salat sunnah istisqa adalah salat untuk memohon hujan kepada Allah SWT karena terjadinya kekeringan atau kemarau panjang.

Hukum: Sunnah muakkad (dianjurkan) terutama saat kondisi darurat kekeringan.

Persiapan dan Ketentuan:

Sebelum salat, dianjurkan memperbanyak taubat, istighfar, dan meninggalkan perbuatan maksiat selama beberapa hari.

Dianjurkan mengajak seluruh warga (termasuk anak-anak, orang tua, dan hewan ternak dengan cara terpisah/tertib) keluar ke lapangan terbuka.

Dilaksanakan 2 rakaat dengan tata cara mirip salat Idain (Idul Fitri/Idul Adha), lalu diikuti dua khotbah khusus dengan memperbanyak doa minta hujan.

3. Salat Jenazah

Pengertian: Salat yang dilakukan untuk mendoakan seorang Muslim yang telah meninggal dunia.

Hukum: Fardhu Kifayah (kewajiban kolektif; jika sudah ada sebagian Muslim yang mengerjakan, gugur dosa bagi yang lain).

 

Ketentuan Utama:

Tanpa ruku' dan tanpa sujud, hanya berdiri dari awal sampai salam.

Dilakukan sebanyak 4 kali takbir:

Takbir pertama: Membaca surat Al-Fatihah.

Takbir kedua: Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Takbir ketiga: Membaca doa untuk jenazah (ampunan, rahmat, dan keselamatan).

Takbir keempat: Membaca doa khusus untuk jenazah dan keluarga yang ditinggalkan, lalu diakhiri salam ke kanan dan ke kiri

 


ASSESMEN

 

1. Salat sunnah yang dikerjakan ketika terjadi peristiwa gerhana matahari atau gerhana bulan disebut salat...
A. Istisqa
B, Khusuf / Kusuf
C. Rawatib
D. Dhuha

2. Hukum melaksanakan salat jenazah bagi umat Islam di suatu wilayah adalah...
A. Sunnah muakkad
B. Fardu 'ain
C, Fardu kifayah
D. Mubah

3. Salat Istisqa adalah salat sunnah yang dikerjakan untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan...
A. Rezeki
B, Hujan
C. Ampunan
D. Kesehatan

4. Jumlah takbir dalam salat jenazah sebanyak...
A. 2 kali
B. 3 kali
C, 4 kali
D. 5 kali

5. Dalam satu rakaat pada salat gerhana, gerakan ruku dikerjakan sebanyak...
A. 1 kali
B ,2 kali
C. 3 kali
D. 4 kali

 

KESIMPULAN MATERI

 

Shalat gerhana dan shalat Istisqoq hukumnya sunnah,yaitu jika dikerjakan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak berdosa, sedangkan shalat jenazah hukumnya fardhu kifayah yaitu suatu kewajiban yang harus di kerjakan cukup hanya sebagian dari orang Islam saja.

Namun jika tidak ada seorangpun yang mengerjakannya maka semua penduduk ditempat itu akan mendapat dosa semuanya.


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN 

 


 

KOMENTAR  PESERTA  DIDIK

Tidak ada komentar:

Posting Komentar