Jumat, 21 Februari 2020


MATERI AJAR

Sekolah                                 :  SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung
Mata Pelajaran                     :  Pendidikan Agama Islam
Materi Pokok                       :  Sholat Jum’at
Hari/Tanggal                       :  Jumat/21 Pebruari 2020
Kelas                                     :  7F, 7D
Pertemuan Ke                       :  1
Alokasi Waktu                     :  2 pertemuan ( 3 JP )

KOMPETENSI DASAR :

1.9. Menunaikan salat Jumat sebagai implementasi dari pemahaman ketaatanberibadah.
2.9. Menghayati perilaku peduli terhadap sesama dan lingkungan sebagai implementasi dari   
        pelaksanaan salat Jumat.
3.9. Memahami ketentuan salat Jumat.

MATERI

Shalat Jumat adalah Shalat dua rakaat dengan berjamaah yang dilaksanakan sesudah khotbah Jumat pada waktu Zuhur di hari Jumat. Hukumnya wajib bagi laki-laki yang sudah memenuhi syarat.
Shalat Jumat pada prinsipnya sama dengan Shalat wajib yang dilaksanakan secara berjamaah.        Shalat Jumat adalah Shalat wajib atau fardu ‘ain yang dilaksanakan oleh setiap muslim laki-laki dalam setiap minggunya pada hari Jumat.
Shalat Jumat dilaksanakan secara berjamaah dan tidak boleh dilakukan sendiri sendiri.
Agar Shalat Jumat dapat dilaksanakan sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku, maka kalian harus mengetahui ketentuan-ketentuannya.

Syarat Wajib Shalat Jumat

Shalat Jumat dilaksanakan dengan syarat-syarat sebagai berikut :
a. Islam.
b. Ballig (dewasa), anak-anak tidak diwajibkan.
c. Berakal, orang gila tidak wajib.
d. Laki-laki, perempuan tidak diwajibkan.
e. Sehat, orang yang sedang sakit atau berhalangan tidak diwajibkan.
f.  Menetap (bermukim), orang yang sedang dalam perjalanan (musafir) tidak wajib.

Syarat Sah Mendirikan Shalat Jumat

Shalat Jumat dianggap sah apabila memenuhi syarat sebagai berikut :
a. Dilaksanakan di tempat yang telah dijadikan tempat bermukim oleh penduduknya, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Oleh karena itu, tidak sah mendirikan Shalat Jumat di ladang-ladang yang  penduduknya hanya singgah di sana untuk sementara waktu saja.
b. Dilaksanakan secara berjamaah. Tidak sah hukumnya apabila Shalat Jumat dilaksanakan sendiri- sendiri. Para ulama berbeda pendapat tentang jumlah orang untuk dapat mendirikan Shalat Jumat. Sebagian ulama mengatakan minimal 40 orang dan ada yang mengatakan minimal 2 orang.
c.  Dilaksanakan pada waktu Zuhur
d. Shalat Jumat dilaksanakan dengan didahului dua khotbah.

3. Khotbah Jumat

Khotbah Jumat merupakan nasihat dan tuntunan ibadah yang disampaikan oleh khatib kepada jamaah Shalat Jumat.
Rukun dan syarat khotbah Jumat ini.
a. Rukun khotbah Jumat
1) Mengucapkan puji-pujian kepada Allah Swt.
2) Membaca ¡alawat atas Rasulullah saw.
3) Mengucapkan dua kalimat syahadat.
4) Berwasiat (bernasihat).
5) Membaca ayat al-Qur'±n pada salah satu dua khotbah.
6) Berdoa untuk semua umat Islam pada khotbah yang kedua.


3. Khotbah Jumat
Khotbah Jumat merupakan nasihat dan tuntunan ibadah yang disampaikan oleh khatib kepada jamaah Shalat Jumat.
Rukun dan syarat khotbah Jumat :
a. Rukun khotbah Jumat
1) Mengucapkan puji-pujian kepada Allah Swt.
2) Membaca ¡alawat atas Rasulullah saw.
3) Mengucapkan dua kalimat syahadat.
4) Berwasiat (bernasihat).
5) Membaca ayat al-Qur'±n pada salah satu dua khotbah.
6) Berdoa untuk semua umat Islam pada khotbah yang kedua.

Syarat Khotbah Jumat
1) Khotbah Jumat dilaksanakan tepat siang  hari saat matahari tinggi dan mulai bergerak                   condong   ke  arah Barat.
2) Khotbah Jumat dilaksanakan dengan berdiri jika mampu.
3) Khatib hendaklah duduk di antara dua khotbah.
4) Khotbah disampaikan dengan suara yang keras dan jelas.
5) Khotbah dilaksanakan secara berturut-turut jarak antara keduanya.
6) Khatib suci dari hadas dan najis.
7) Khatib menutup aurat.

c. Sunah Khotbah Jumat
1) Khotbah dilaksanakan di atas mimbar atau tempat yang tinggi.
2) Khotbah disampaikan dengan kalimah yang fasih, terang, dan mudah dipahami.
3) Khatib menghadap ke jamaah Shalat Jumat.
4) Khatib membaca ¡alawat atau yang lainnya di antara dua khotbah.
5) Khatib menertibkan tiga rukun, yaitu dimulai dengan puji-pujian, sal±wat Nabi, dan                       berwasiat.
6) Jamaah Shalat Jumat hendaklah diam, tenang dan memperhatikan khotbah Jumat.
7) Khatib hendaklah memberi salam.
8) Khatib hendaklah duduk di kursi mimbar sesudah memberi salam dan mendengarkan azan.

d. Sunah yang Berkaitan dengan Shalat Jumat
1) Mandi terlebih dahulu sebelum pergi ke masjid.
2) Memakai pakaian yang bagus dan disunahkan berwarna putih.
3) Memakai wangi-wangian.
4) Memotong kuku, menggunting kumis, dan menyisir rambut.
5) Menyegerakan pergi ke masjid untuk melaksanakan Shalat Jumat.
6) Melaksanakan Shalat tahiyatul masjid ( Shalat untuk menghormati masjid)
7) Membaca al-Qur'an atau zikir sebelum khotbah Jumat.
8) Memperbanyak doa dan ¡alawat atas Nabi Muhammad saw.

Adab Melaksanakan Shalat Jumat
1) Meluruskan Saf (barisan Shalat). Saf di depan yang masih kosong segera diisi. Salah satu  
      kesempurnaan Shalat berjamaah adalah ¡af-nya lurus dan rapat.
2) Ketika khatib sedang berkhotbah, tidak boleh berbicara satu kata pun.
     Berkata-kata saat khotbah berlangsung menjadikan Shalat Jumat sia-sia.
     Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah saw. bersabda yang artinya:
     Jika engkau berkata pada sahabatmu pada hari Jumat, ‘diamlah, dan khatib sedang berkhotbah!    
     ”Sungguh engkau telah berkata sia-sia.” (H.R. Bukhari Muslim).
     Hadis lain yang diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abbas. Ia berkata bahwa Rasulullah bersabda yang artinya:
    Barang siapa yang berbicara pada saat imam khotbah Jumat, maka ia seperti keledai yang memikul   kitab, sedangkan yang mengingatkan orang untuk diam, maka tidak sempurna Shalat Jumatnya.”(H.R. Ahmad).

f. Hikmah Shalat Jumat

1) Memuliakan hari Jumat.
2) Menguatkan tali silaturrahmi. Kita bisa mengetahui kondisi jamaah yang lainnya. Misalnya, jika kita  melihat ada jamaah sedang dilanda kesusahan hidup, kita bisa membantu mereka. Atau, jika ada yang jarang ke masjid karena sakit, kita bisa menjenguk mereka. Bahkan, jika kita melihat ada yang bermaksiat, kita bisa langsung menasihatinya. Dari sini umat Islam bisa mewujudkan semangat tolong-menolong dalam kebaikan dan takwa sekaligus saling menasihati dalam kebaikan dan kesabaran dengan amar ma'ruf dan nahi munkar.

3) Berkumpulnya umat Islam dalam masjid merupakan salah satu cara untuk mencari barakah       Allah  Swt.
4) Dengan sering berjamaah di masjid, bisa menambah semangat bekerja kita karena terbiasa          melihat  orang-orang yang semangat beribadah di masjid.
5) Melipatgandakan pahala kebaikan.
6) Membiasakan diri untuk disiplin terhadap waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar