Jumat, 25 April 2025

TRADISI ISLAM DI NUSANTARA

 Jum'at, 25 April 2025, kelas 9A

Nama Sekolah    : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran   : PAI 

Kelas                  : 9A

Pertemuan ke  : 2

Materi                : Tradisi Islam di Nusantara 

KD                     : 3.13. Memahami tradisi Islam Nusantara 

Tujuan                : 

Setelah peserta didik mengamati,menanya,mengeksplorasi,menalar,dan merefleksi tentang memahami sejarah tradisi Islam di Nusantara, diharapkan peserta didik mampu : 

1. Menjelaskan tradisi Islam di Nusantara 

2. Menjelaskan akulturasi budaya Islam 

3. Menyebutkan budaya nusantara


Assalammualaikum Wr. Wb.

Apa Kabarnya anak sholeh sholeha Bapak? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal afiat. Dan semoga kalian pagi tadi sudah melaksanakan sholat shubuh dan sholat Dhuha. 

Pada pertemuan kali ini kita , tentang Tradisi Islam di Nusantara 

PETUNJUK

1. Perhatikan dan bacalah materi dibawah ini ! 


BAB 12

TRADISI ISLAM NUSANTARA


A. Pengertian seni budaya dan tradisi lokal yang bernafaskan Islam 

Makna dari seni budaya lokal yang bernafaskan Islam adalah segala macam bentuk kesenian yang berasal dan berkembang dalam masyarakat Indonesia serta telah mendapat pengaruh dari agama Islam. Islam adalah agama yang mencintai kesenian. Karena Islam bukanlah agama yang hanya mengatur hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan makhluk lain dan manusia dengan Allah swt. Jika hubungan tersebut terjalin secara komperehensif dan sehat, maka seluruh aspek kehidupan umat Islam akan teratur dan islami. Sebagaimana seni adalah perpaduan antara berbagai jenis suara, olah tubuh ataupun hal lainnya. Seni dalam Islam bukan sesuatu yang diharamkan. Selama tidak melangggar ketentuan / prinsip dibawah ini :

1. Tidak melanggar ketentuan hukum halam dan haram 

2. Mendatangkan mashlahat / kebaikan dan tidak menimbulkan mafsadat / kerusakan 

3. Sesuai dengan prinsif al Wala ( kecintaan hanya kepada Alloh SWT dan apa-apa yang dicintai Alloh SWT ) dan al Baro ( berlepas diri dari yang dibenci Alloh SWT ) 


B. Seni budaya lokal yang bernafaskan Islam Budaya 

berasal dari bahasa Sansekerta artinya buddayah bentuk jamak dari kata budhi yang berarti perilaku, budi atau akal. Jadi kebudayaan dapat diartikan sebagai bentuk yang berkaitan dengan budi pekerti dari hasil pemikiran. Kesenian termasuk dalam unsur kebudayaan. Sebab perwujudan dari kebudayaan tidak terlepas dari hasil olah pikir dan perilaku manusia lewat bahasa, sarana kehidupan dan organisasi sosial. Kesemuanya itu sangat membantu manusia dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Kesenian adalah salah satu media yang paling mudah diterima dalam penyebaran agama Islam. Salah satu buktinya adalah menyebarnya agama Islam dengan menggunakan wayang kulit dan gamelan oleh Sunan Kalijaga. Sedangkan yang dimaksud dengan tradisi adalah suatu adat istiadat yang biasa dilakukan namun didalamnya mengandung ajaran-ajaran Islam. 


Diantara seni budaya nusantara yang telah mendapatkan pengaruh dari ajaran Islam adalah : 

 1. Wayang Dalam bahasa berarti ”ayang-ayang” atau bayangan. Karena yang terlihat adalah

     bayangannya dalam kelir (tabir kain putih sebagai gelanggang permainan wayang). 

 2. Hadrah dan salawat kepada Nabi Muhammad saw Hadrah adalah salah satu jenis alat musik yang

     bernafaskan Islam. 

 3. Qasidah Qasidah artinya suatu jenis seni suara yang menamilkan nasehat-nasehat keislaman. 

 4. Kesenian Debus Kesenian debus difungsikan sebagai alat untuk membangkitkan semangat para

     pejuang dalam melawan penjajah. 

 5. Tari Zapin Tari Zapin adalah sebuah tarian yang mengiringi musik qasidah dan gambus. 

 6. Suluk Suluk adalah tulisan dalam bahasa jawa dengan huruf jawa maupun huruf arab yang berisikan

     pandangan hidup masyarakat jawa. 

 7. Seni Bangunan Peninggalan Islam yang berupa fisik adalah arsitektur bangunan masjid, seni ukir

      dan seni kaligrafi. 

 8.  Arsitektur Masjid Pada masjid agung Demak bentuk atapnya memiliki ciri atap yang berbentuk

      tumpang.

 9. Makam-makam para Raja Hasil seni bangunan lainnya dapat terlihat dengan jelas pada bentuk

     makam-makam para tokoh Islam di berbagai tempat. 

10. Seni kaligrafi Pada kaligrafi terdapat seni menulis dalam bentuk hiasan yang bertuliskan arab. 


Diantara tradisi-tradisi tersebut adalah : 

 1. Penanggalan hijriyah Masuknya agama Islam ke Indonesia, secara tidak langsung membawa

     pengaruh pada sistem penanggalan. 

 2. Mauludan Setiap bulan Rabi’ulawwal tahun Hijriyah, sebagian besar umat Islam Indonesia

     menyelenggarakan acara mauludun. 

 3. Grebek Tradisi untuk mengiringi para raja atau pembesar kerajaan. 

 4. Sekaten Sekaten adalah tradisi membunyikan musik gamelan milik keraton. 

 5. Selikuran Maksudnya adalah tradisi yang diselenggarakan setiap malam tanggal 21 Ramadhan. 

 6. Megengan atau Dandangan Upacara untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. 

 7. Pesta Tabot Upacara untuk memperingati gugurnya Husen bin Ali ra. 

 8. Suranan Suranan dalam penanggalan Islam adalam bulan Muharam. 


Panduan antara budaya lokal dan budaya Islam berikut ini : 


1. Pernikahan Pelaksanaan acara akad nikah atau ijab qabul biasanya diselenggarakan dengan syariat

Islam. 

 2. Doa kematian / Tahlilan Kewajiban umat Islam terhadap orang Islam yang meninggal ada empat yaitu memandikan, mengkafani, menshalati dan menguburkan. 

 3. Kelahiran Tradisi kelahiran di Jawa ada istilah ngapati, mitoni . artinya upacara itu diadakan ketika

kandungn seorang wanita mencapai umur 4 bulan.

KESIMPULAN :

Bangsa Insonesia mempunyai keanekaragaman tradisi dan budaya sejak jaman dulu.

setelah agama islam masuk ke Indonesia, banyak tradisi dan budaya yg terpengaruh ajaran Islam seperti tradisi seni, budaya, adat kesukuan.

Diantaranya tradisi seni hadroh, seni nasiyid, qosidah, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, nujuh hari kematian dan tujuh bulan kehamilan.

REFERENSI ;

Buku PAI Kelas 9


Senin, 14 April 2025

TABAYYUN DAN MANFAATNYA

   Senin, 14 April 2025, Kelas 7A, 7B

    Informasi Umum

 

Kode Modul Ajar

PAI dan BP.D.VII.8b

Penyusun/Tahun

Wagino, S.Ag

Kelas/Fase Capaian

VII/Fase D

Elemen/Topik

Akhlak/ Tabayun dan  manfaatnya

Alokasi Waktu

120 menit (3 Jam Pelajaran)

Pertemuan Ke-

1

Profil Pelajar Pancasila

Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, Bergotong-royong, Kreatif

Sarana Prasarana

LCD, Proyektor, Papan Tulis

Target Peserta Didik

Regular/Tipikal

Model Pembelajaran

Problem-Based Learning

Mode Pembelajaran

Tatap Muka

 

A.    Komponen Inti

 

Tujuan Pembelajaran

      1. Peserta didik dapat menjelaskan pengertian tabayun dan dalilnya

      2. Peserta didik dapat menjelaskan cara menumbuhkan tabayun

3. Peserta didik dapat menjelaskan manfaat tabayun

      4. Peserta didik dapat membiasakan tabayun terhadap informasi yang diterima

 

Assalamualaikum w.wb.

Apa kabar anak-anak yang sholeh dan sholehah,

Semoga dalam selalu dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin

Dan semoga kalian sudah melaksanakan sholat shubuh, dhuha dan murojaah Al qur’an

Pada pertemuan yang lalu kita sudah belajar tentang Ghibah dan Dampak negatifnya.

ghibah adalah membicarakan orang lain dengan cara melontarkan isu-isu negatif dengan mencari kesalahan orang lain, kemudian disebarkan orang lain dengan maksud menyudutkan orang yang digunjingkan.

Dampak Buruk Ghibah

1. Mengakibatkan rusaknya hubungan baik dengan orang lain

2. Menimbulkan kebencian, dendam, dan permusuhan

3. Merusak keharmonisan dalam hidup bermasyarakat

4. Berdosa kepada Allah SWT

5. Mengurangi iman

6. Balasan bagi Orang yang Berbuat Buruk

Pada pertemuan kali ini kita akan belajar tentang Tabayyun dan manfaatnya

Dalam bahasa Arab, kata tabayyun berarti meneliti, menjelaskan, memahami, mencaritahu atau memverifikasi. Sedangkan secara istilah, tabayyun artinya metode penyelesaian masalah dalam tradisi Islam.

Mengutip dari buku Pergulatan Agama dan Komunikasi Massa oleh Mohamad Fadhilah Zein, tabayyun adalah memilah antara yang benar dan yang salah. Kata fatabayyanuu bermakna "periksalah dengan teliti", maksudnya teliti atas informasi. Dengan demikian, tabayyun tidak menerima mentah-mentah informasi yang diterima.

abayyun secara sederhana berarti mengklarifikasi sebuah informasi sebelum percaya terhadap informasi tersebut.

Dalil Tabayyun

QS. Al Hujurat ayat 6

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ إِن جَآءَكُمۡ فَاسِقُۢ بِنَبَإٖ فَتَبَيَّنُوٓاْ أَن تُصِيبُواْ قَوۡمَۢا بِجَهَٰلَةٖ فَتُصۡبِحُواْ عَلَىٰ مَا فَعَلۡتُمۡ نَٰدِمِينَ ٦

6. Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu

Cara Tabayyun

1. Mengembalikan permasalahan kepada Allah SWT, Rasul dan orang yang pandai.
2. Bertanya atau berdiskusi dengan orang yang menjadi objek dalam masalah tersebut.
3. Memusatkan perhatian dengan baik, merujuk kembali permasalahan jika ternyata belum jelas.
4. Mengambil pengalaman dan perhatian selama menjalin kehidupan dan pergaulan.
5. Mempertemukan dua pihak yang bertikai bila menghukum dan mengadili.
6. Mendengarkan secara langsung dari orang yang menjadi objek lebih dari satu kali antara waktu       yang lama.

Manfaat Tabayyun:

1. Terhindar dari fitnah,
2. Menghilangkan kesalah pahaman,
3. Informasi yang diberikan benar adanya,
4. Hati menjadi tenang.


Kesimpulan :

Tabayun merupakan salah satu tradisi umat Islam yang dapat dijadikan solusi untuk memecahkan masalah. Tradisi ini digunakan terutama untuk menyelesaikan masalah dalam masyarakat. Metode tabayun digunakan untuk mengklarifikasi serta menganalisis masalah yang terjadi. Dengan harapan mendapatkan kesimpulan yang lebih bijak, arif, dan lebih tepat sesuai keadaan masyarakat sekitarnya

Referensi

Nasikin dkk. 2022. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII. Jakarta: PT Penerbit Erlangga

Senin, 10 Februari 2025

Post Tes IMAN KEPADA MALAIKAT ALLAH SWT

Senin, 10 Februari 2025, kelas 7A, 7B

 

Kode Modul Ajar

PAI dan BP.D.VII.7a

Penyusun/Tahun

Wagino, S. Ag / 2024

Kelas/Fase Capaian

VII/Fase D

Elemen/Topik

Akidah/ Pengertian Beriman kepada Malaikat Allah, Swt

Alokasi Waktu

120 menit (3 Jam Pelajaran)

Pertemuan Ke-

3

Profil Pelajar Pancasila

Beriman, Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia, Bernalar Kritis, Bergotong-royong,

Berkebinekaan Global

Sarana Prasarana

LCD, Proyektor, Papan Tulis, Al-Qur’an

Target Peserta Didik

Regular/Tipikal

Model Pembelajaran

Problem-Based Learning

Mode Pembelajaran

Tatap Muka

 

A.   Komponen Inti

 

Tujuan Pembelajaran

1.  Peserta didik dapat menjelaskan Pengertian Beriman kepada Malaikat Allah, Swt dan dalilnya.

2.  Peserta didik dapat menjelaskan pengertian makhluk gaib

3.  Peserta didik dapat menjelaskan sifat-sifat malaikat Allah Swt

4.  Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan malaikat, jin dan manusia

5.  Peserta didik dapat menunjukkan perbedaan antara jin, iblis, dan setan

6.  Peserta didik dapat mengklasifikasikan makhluk gaib sesuai dengan sifat-sifatnya

7.  Peserta didik dapat menjelaskan nama-nama malaikat beserta tugasnya

 

Assalamualaikum wr.wb.

Anak-anak yang sholeh dan sholeha,

Semoga kalian tadi pagi sudah melaksanakan sholat, sholat dhuha dan murojah.

Pada kesempatan ini kita akan melanjutkan belajar materi tentang Iman kepada malaikat Allah SWT kemudian Post Tes

 

MATERI

1.     Pengertian iman kepada Malaikat Allah Swt.

Iman kepada malaikat adalah percaya dan yakin bahwa Allah Swt.menciptakan

malaikat dari cahaya (nur) untuk mengatur dan mengurus alam semesta.

Nama-nama dan tugas Malaikat

1. Malaikat Jibril bertugas menyampaikan wahyu

2. Malaikat Mikail bertugas membagikan rezki

3. Malaikat Izroil bertugas mencabut nyawa

4. Malaikat Isrifil bertugas meniup sangkakla

5. Malaikat Munkar dan (6) Nakir bertugas menanyau manusia didalam kubur

7. Mlalaikat Raqib bertugas mencatat amal baik

8. Malaikat Atid bertugas mencatat amal buruk

9. Malaikat Malik bertugas menjaga pintu neraka

10. Malaikat Ridwan bertugas menjaga pintu surga


2.   Makna iman kepada malaikat  berdasarkan dalil naqli.

Makna iman kepada   malaikat  berdasarkan dalil naqli.

“Dan milik-Nya siapa yang di langit dan di bumi. Dan (Malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih.”(Q.S. al-Anbiya/21:19)

 

Perilaku orang yang beriman kepada malaikat Allah Swt.

1.     Iman kepada Malaikat Jibril, Selalu berusaha mencari dan memohon hidayah kepada Allah. Bersyukur dengan cara banyak berbagi ilmu.

 

2.     Iman kepada Malaikat Mikail Berusaha secara maksimal untuk mencari rezeki yang baik dan halal.

3.     Iman kepada Malaikat Israfil Selalu memohon kepada Allah Swt. agar diselamatkan dalam menghadapai musibah dan huru hara dunia, maupun saat terjadinya hari kiamat.

4.     Iman kepada Malaikat Izrail Berusaha mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian. Selalu berdoa agar terhindar dari siksaan sakaratul maut (ketika ajal menjemput kita).

5.     Iman kepada Malaikat Munkar dan Nakir Selalu memohon kepada Allah Swt. Agar dilapangkan di alam kubur dan diringankan dari siksa kubur.

6.     Iman kepada Malaikat Raqib, Selalu memiliki niat baik, dalam segala perbuatan,baik ucapan maupun perbuatan.

7.     Iman kepada Malaikat Atid, Menjauhi niat buruk, perkataan yang kotor, perbuatan yang jelek dan menjauhi perilaku tercela.

8.     Iman kepada Malaikat Ridwan, Selalu memohon kepada Allah Swt. agar masuk surga dengan aman. Menciptakan kedamaian dan ketentraman di dunia ini.

9.     Iman kepada Malaikat Malik, Selalu memohon kepada Allah Swt.agar terhindar dari siksaan api neraka.

       

Sifat dan Karakteristik Malaikat, Jin dan Manusia

Ketiga makhluk ciptaan Allah ini memiliki sifat dan karakteristik yang berbeda-beda:

Sifat dan Karakteristik Malaikat:

  • Selalu taat kepada Allah dan tidak pernah membangkang
  • Tidak memiliki nafsu dan keinginan
  • Tidak makan, minum, tidur atau menikah
  • Tidak berjenis kelamin
  • Memiliki sayap (2, 3, 4 atau lebih)
  • Dapat mengubah wujud atas izin Allah
  • Tidak pernah lelah dalam beribadah
  • Jumlahnya sangat banyak dan tidak terhitung

Sifat dan Karakteristik Jin:

  • Memiliki akal dan nafsu seperti manusia
  • Ada yang beriman dan ada yang kafir
  • Makan, minum, menikah dan berketurunan
  • Memiliki jenis kelamin laki-laki dan perempuan
  • Dapat melihat manusia namun manusia tidak dapat melihat mereka
  • Dapat berubah wujud
  • Hidup lebih lama dari manusia
  • Memiliki kekuatan dan kemampuan yang lebih dari manusia

Sifat dan Karakteristik Manusia:

  • Memiliki akal, nafsu dan kehendak bebas
  • Ada yang beriman dan ada yang kafir
  • Makan, minum, tidur, menikah dan berketurunan
  • Memiliki jenis kelamin laki-laki dan perempuan
  • Hidup di dunia dalam jangka waktu tertentu
  • Dapat melihat sesama manusia namun tidak dapat melihat malaikat dan jin
  • Memiliki potensi untuk berbuat baik dan buruk
  • Diciptakan sebagai khalifah di muka bumi

Kemampuan dan Kekuatan Malaikat, Jin dan Manusia

Allah SWT menganugerahkan kemampuan dan kekuatan yang berbeda-beda kepada malaikat, jin dan manusia:

Kemampuan dan Kekuatan Malaikat:

  • Dapat terbang dengan sayap-sayapnya
  • Mampu bergerak dengan kecepatan cahaya
  • Dapat mengubah wujud atas izin Allah
  • Memiliki kekuatan yang luar biasa (seperti Malaikat Jibril yang mampu menghancurkan gunung)
  • Tidak terpengaruh oleh ruang dan waktu
  • Dapat melaksanakan tugas-tugas berat tanpa lelah
  • Mampu berkomunikasi dengan Allah secara langsung

Kemampuan dan Kekuatan Jin:

  • Dapat bergerak sangat cepat
  • Mampu mengubah wujud menjadi berbagai bentuk
  • Dapat menembus benda padat
  • Memiliki kekuatan fisik yang lebih dari manusia
  • Dapat terbang
  • Mampu melihat manusia namun tidak terlihat oleh manusia
  • Memiliki ilmu dan pengetahuan tertentu yang tidak dimiliki manusia

Kemampuan dan Kekuatan Manusia:

  • Memiliki akal yang sempurna untuk berpikir dan merenung
  • Mampu berbahasa dan berkomunikasi
  • Dapat menciptakan teknologi dan peradaban
  • Memiliki potensi untuk mempelajari berbagai ilmu
  • Mampu mengelola dan memanfaatkan sumber daya alam
  • Dapat mengembangkan diri melalui pendidikan
  • Memiliki kemampuan untuk berkreasi dan berinovasi

Persamaan Antara Malaikat, Jin dan Manusia

Meskipun memiliki banyak perbedaan, malaikat, jin dan manusia juga memiliki beberapa persamaan sebagai makhluk ciptaan Allah SWT:

  • Sama-sama diciptakan oleh Allah SWT
  • Memiliki kewajiban untuk beribadah kepada Allah
  • Akan dibangkitkan pada hari kiamat
  • Memiliki tugas dan peran masing-masing di alam semesta
  • Tunduk pada hukum-hukum Allah (sunnatullah)
  • Tidak mengetahui perkara gaib kecuali yang diberitahukan Allah
  • Sama-sama makhluk yang lemah di hadapan Allah SWT

Hikmah Mempelajari Perbedaan Malaikat, Jin dan Manusia

Memahami perbedaan antara malaikat, jin dan manusia membawa banyak hikmah dan manfaat bagi kehidupan kita sebagai seorang Muslim:

  1. Meningkatkan keimanan: Pengetahuan tentang makhluk-makhluk gaib ini memperkuat keyakinan kita akan kebesaran Allah SWT.
  2. Menyadari keterbatasan diri: Kita menjadi lebih rendah hati dengan mengetahui bahwa ada makhluk lain yang memiliki kemampuan di luar batas manusia.
  3. Meningkatkan ketakwaan: Kesadaran akan keberadaan malaikat yang mencatat amal perbuatan mendorong kita untuk lebih berhati-hati dalam bertindak.
  4. Menjaga diri dari godaan: Pemahaman tentang jin membantu kita lebih waspada terhadap godaan dan tipu daya setan.
  5. Mensyukuri anugerah akal: Kita menjadi lebih bersyukur atas anugerah akal yang diberikan Allah kepada manusia.
  6. Memahami peran sebagai khalifah: Pengetahuan ini membantu kita memahami tanggung jawab besar manusia sebagai khalifah di muka bumi.
  7. Meningkatkan rasa takut kepada Allah: Kesadaran akan adanya makhluk gaib meningkatkan rasa takut dan ketaatan kita kepada Allah SWT.

KESIMPULAN :

Iman artinya percaya atau yakin

Iman kepada malaikat adalah percaya dan yakin bahwa Allah Swt.menciptakan

malaikat dari cahaya (nur) untuk mengatur dan mengurus alam semesta.

 Kepercayaan terhadap malaikat, jin dan pemahaman akan perbedaannya dengan manusia tidak hanya menjadi bagian dari akidah, tetapi juga memiliki dampak praktis dalam membentuk kepribadian dan perilaku seorang Muslim dalam kehidupan sehari-hari.


Penugasan :

Kerjakan soal dibawah ini !

Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X ) pada huruf A, B, C, dan D !

1. Makhluk Allah Swt. yang gaib, terbuat dari nur atau cahaya, dengan wujud

dan sifat-sifat tertentu adalah...

A. Manusia

B. Jin

C. Malaikat

D. Setan

2. Sifat-sifat malaikat di antaranya...

A. Selalu menentang perintah Allah Swt.

B. Patuh dan taat kepada Allah Swt.

C. Selalu makan dan minum

D. Mempunyai hawa nafsu

 

 

3. Fenomena hancurnya alam semesta merupakan gambaran terjadinya hari

kiamat. Allah Swt. menugasi malaikat peniup sangkakala yang dapat

menghancurkan alam semesta ini. Malaikat tersebut adalah...

A. Jibril

B. Mikail

C. Israfil

D. Izrail

 

4. Setiap perbuatan manusia akan dimintai pertanggungjawabannya kelak di

akhirat? Semua itu akan dicatat oleh malaikat...

A. Jibril

B. Munkar dan Nakir

C. Raqib dan Atid

D. Malik dan Ridwan

 

5. Berikut ini yang bukan merupakan perbedaan antara malaikat dengan

manusia adalah...

A. Manusia memiliki hawa nafsu, sedang malaikat tidak.

B. Manusia diciptakan dari tanah, sedangkan malaikat dari api.

C. Malaikat patuh kepada Allah Swt. sedangkan manusia tidak.

D. Malaikat memiliki tugas yang berbeda dan manusia tidak.

 

6. Berikut ini adalah hikmah dari beriman kepada malaikat Allah Swt. Antara

lain...

A. Memberi semangat kepada orang yang beriman agar menjadi muslim

sejati.

B. Kurang hati-hati dalam berbicara dan berbuat.

C. Kurang bersemangat dan rajin beribadah kepada Allah Swt.

D. Tidak hafal nama dan tugas para malaikat.

 

7. Zaid mengerjakan soal ujian tanpa mencontek, walaupun banyak kesempatan

dan tidak ada pengawas di ruangan. Sikap tersebut menunjukkan

bahwa ia beriman kepada malaikat...

A. Jibril

B. Mikail

C. Raqib dan Atid

D. Israfil.

 

8. Salah satu persamaan antara malaikat dan jin adalah keduanya sama-sama...

A. Berjenis kelamin

B. Makhluk gaib

C. Berkembang biak

D. Memiliki nafsu

 

9. Sifat malaikat yang membedakannya dengan manusia adalah...

A. Memiliki nafsu

B. Makan dan minum

C. Memampuan ilmunya

D. Ketundukkan dan kepatuhan

 

10. Kita harus selalu melaksanakan semua perintah Allah dan menjauhi semua

larangan-Nya. Agar dapat surganya, kita harus...

A. Iman kepada malaikat Ridwan

B. Iman kepada malaikat Malik

C. Iman kepada malaikat Munkar Nakir

D. Iman kepada malaikat Raqib dan Atid

 

Referensi

Nasikin dkk. 2022. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII. Jakarta: PT Penerbit Erlangga