Jumat, 09 Agustus 2024

POST TES tentang OPTIMIS, IKHTIAR, TAWAKAL

Jum'at, 9 Agustus 2024, Kelas 9A

Nama Sekolah     : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran   : PAI

Kelas                    : 9

Materi                  : Menatap Masa Depan dengan Optimis, Ikhtiar dan Tawakal

                              ( POST TES )

Pertemuan Ke       : 3

KD                       : Memahami tentang optimis, ikhtiar dan tawakkal

 TUJUAN :

1.     Peserta didik dapat Memahami tentang optimis,ikhtiar, dan tawakal

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita dalam keadaan sehat wal afiat , sehingga kita dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari. Pada pertemuan yang lalu kita sudah belajar tentang POTIMIS, IKHTIAR dan TAWAKAL.

Pada kesempatan ini  kita akan melaksanakan post tes tentang OPTIMIS, IKHTIAR DAN TAWAKAL

SOAL

A. Kerjakan post tes dibawah ini di buku latihan kalian ! 


1. Perhatikan Az-Zumar ayat 53 berikut:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ

    Arti dari penggalan ayat yang bergaris bawah adalah ...
    A. Janganlah kamu berputus asa dari rezeqi Allah
    B. Janganlah kamu berputus asa dari takdir Allah
    C. Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah
    D. Janganlah kamu berkhianat dari takdir Allah

2. Yang bukan merupakan isi kandungan surat Az-Zumar ayat 53 adalah ...
     A. Para pelaku maksiat hendaknya bertaubat
     B. Allah swt. akan mengampuni segala dosa
     C. Janganlah berputus asa dari kasih sayang Allah swt
     D. Di hari kiamat akan diperlihatkan balasan bagi usaha manusia

3. Perhatikan An-Najm ayat 39-40 berikut:

وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ. وَأَنَّ سَعْيَهُ سَوْفَ يُرَىٰ.

     Isi kandungan dari kedua ayat di atas adalah ...
     A. Manusia harus ikhtiar
     B. Manusia harus tawakal
     C. Manusia harus optimis
     D. Manusia harus sukses

4. Terjemah dari surat An-Najm ayat 39 adalah ...
    A. Dan bahwa kesuksesan hanya diperoleh dari apa yang telah diusahakannya
    B. Dan bahwa orang Islam hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya
    C. Maka bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya
    D. Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya


5. Yang menentukan hasil akhir dari semua usaha manusia adalah Allah swt. Setiap manusia    

     wajib untuk berikhtiyar secara sempurna, baik berusaha secara lahir maupun secara batin.   

     Berikut yang merupakan cara bersikap optimis adalah ...
     A. Menyadari terhadap perintah agar umat Islam dapat meraih sukses yang luar biasa.
     B. Meyakini bahwa Allah swt. akan memberikan hasil terbaik bagi yang berusaha  

          sungguh-sungguh.
     C. Mempelajari, menghayati, dan mendiskusikan terhadap semua perintah Allah swt.
     D. Berteman kepada orang-orang yang sukses dalam memperoleh kekayaan.

6. Bagaimana ikhtiyar yang sempurna menurut ajaran Islam?
    A. Melakukan usaha lahir secara baik, benar dan sempurna
    B. Melakukan usaha batin secara baik, benar dan sempurna
    C. Melakukan cara-cara lain yang baik, benar dan sempurna
    D. Melakukan usaha lahir dan batin secara baik, benar dan sempurna

7. Orang yang optimis ketika melakukan suatu pekerjaan, maka dia akan mengatakan ....
    A. Itu bisa tapi sulit
    B. Kalau mudah akan saya kerjakan
    C. Ini mudah tapi malas
    D. Itu sulit tapi bisa

8. Semua umat Islam wajib berusaha dalam mencapai keinginannya. Namun, yang   

    menentukan hasil dari usaha hanyalah Allah SWT. Sikap yang dilakukan umat Islam  

    setelah berusaha maksimal adalah ....
    A. Tetap berusaha sesuai kemampuan
    B. Meminta do’a kepada orang tua
    C. Bertawakal kepada Allah SWT
    D. Memohon restu dari para guru

9. Bagaimana cara bersabar dalam menghadapi cita-cita yang belum berhasil ?
    A. Meratapi dengan kesedihan secara berkepanjangan serta berusaha lagi setelah reda
    B. Mencatat dalam buku harian tentang penyebab kegagalan dan menganalisisnya
    C. Menyadari kekurangan yang ada pada diri sendiri dan berusaha kalau sudah bisa
    D. Mencari jalan keluar terbaik, melakukan dengan serius lagi, dan husnudzan kepada

         Allah swt.

1
0. Tawakal atau berserah diri kepada Allah harus didahului dengan....

      A. sikap rendah hati

      B. syukur nikmat

      C. berprasangka baik 

      D. usaha yang serius

11) Belum juga melangkah untuk coba mendaftar turnamen namun Bambang sudah takut akan kekalahan. Padahal, Bambang juga punya peluang menang sama seperti peserta turnamen yang lainnya. Sikap Bambang tersebut adalah …

A. Optimis

B. Ikhtiar

C. Pesimis

D. Tawakal


12) Sikap seorang muslim yang benar dalam menghadapi berbagai rintangan, cobaan, dan halangan yakni …

A. Menyalahkan keadaan

B. Mengeluh pada nasib

C. Mencari penyebab permasalahan

D. Semangat, tabah, dan terus berusaha tak kenal menyerah

 
13) Mimi selalu berusaha sekuat tenaga untuk ulangan, setelah itu Miimi menyerahkan hasilnya pada Allah. Sikap Mimi adalah …

A. Sikap Syukur

B. Sikap Sabar

C. Sikap Tawakal

D. Sikap Ikhtiar

 

14) Sikap tawakal, harus senantiasa diawali dengan suatu sikap …

A. Sikap rendah hati

B. Bersabar

C. Berpuas diri

D. Usaha yang serius

 

15) Seorang yang tawakal ketika mendapatkan buah keberhasilan dan kesuksesan, maka ia percaya bahwa keberhasilan tersebut merupakan …

A. berkat orang yang berpengaruh

B. hoki (keberuntungan)

C. Sebab karunia dari Allah SWT

D. kehebatan diri sendiri

Jawaban: C.

 
16) Nazril selalu berkata apa adanya, yang Nazril katakana adalah sesuai kenyataan, Nazril bersikap …

A.  Pesimis

B.  Menyalahkan keadaan

C.  Jujur

D.  Berpikir positif


17) Dalam sebuah hadis terdapat pernyataan mengenai kejujuran yang akan membimbing kepada suatu kebaikan,  kemudian kebaikan akan membimbing ke …

A.  Surga

B.  Neraka

C.  Kesenangan

D.  Kesuksesan

 

18 ) Sifat santun dan … , merupakan sikap yang dicintai Allah, berdasarkan pada H.R. Ibnu Majah

A.  Jujur

B.  Malu

C.  Penyabar

D.  Pemberani

 

19) Asman selalu menahan diri dari perbuatan buruk, sekali ia melakukan perbuatan buruk, ia sangat merasa tidak enak, Asman bersikap …

A.  percaya diri

B.  Santun

C.  Optimis

D.  Malu

20) Sikap tawakal yang paling tepat adalah dilakukan seseorang setelah …

A.  Puas atas hasil pekerjaannya

B.  Berniat melakukan usaha

C.  Merencanakan sebuah pekerjaan

D.  Berusaha dan berdoa


Selamat mengerjakan

Alhamdulilah kita sudah mempelajari/membahas materi tentang Menatap masa depan dengan OPTIMIS, IKHTIAR dan TAWAKAL semoga dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Pada pertemuan berikutnya kita akan membahas materi tentang Beriman kepada hari AKHIR/HARI KIAMAT

Kamis, 08 Agustus 2024

Asmaul husna Al-‘Alῖm, Al-Khabῖr, As-Samῖ’, dan Al-Basῖr

 Kamis, 8 Agustus 2024 kelas 7 C, 7D

Materi Pelajaran

:

PAI

Kelas

:

7

Fase

:

D

Elemen

:

Akidah

Pertemuan

:

1

Materi

:

Asmaul husna Al-‘Alῖm, Al-Khabῖr, As-Samῖ’, dan Al-Basῖr

Guru Pengampu

:

Wagino

Waktu Pembelajaran

:

3 JP ( 1 Pertemuan )

CP

:

Peserta didik mendalami enam rukun Iman

Tujuan Pembelajaran

:

1.  Peserta didik dapat menjelaskan pengertian asmaulhusna Al-‘Alῖm, Al-Khabῖr, As-Samῖ’, dan Al-Basῖr.

2.  Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-‘Alῖm dan contohnya

3.  Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-Khabῖr dan contohnya

4.  Peserta didik dapat menjelaskan makna As-Samῖ’ dan contohnya

5.  Peserta didik dapat menjelaskan makna Al-Basῖr dan contohnya

 

 

Assalamualaikum wr.wb.

Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat wal afiat. Aamiin

Anak-anakku yang sholeh dan sholehah, semoga kalian pada hari ini sudah melaksanakan sholat shubuh secara berjamaah, kemuadian sholat dhuha dan murojaah Al Qur’an.

Pada pertemuan yang lalu kita sudah belajar tentang Al Qur’an dan Hadits :

Materi Al qur’a. kita belajartentang Hukum bacaan alif lam yang dapat dibagi menjadi 2 macam yaitu alif lam Qomariyah dan alif lam Syamsiyah.

Materi Hadits yakni semua perkataan dan perbuatan serta tingkah laku nabi Muhammad SAW yang kita jadikan pedoman hidup kita dan merupakan sumber hukum Islam yang kedua setelah Al qur’an.

Nah pada kesempatan ini kita akan belajarmateri  tentang ASMAUL HUSNA ( AL ‘ALIM, AL KHABIR, AS SAMI’ dan AL BASIR )

Untuk lebih jelasnya lagi silahkan kalian simak materi berikut ini :

 

1. Nama-Nama Indah bagi Allah Swt.

Allah Swt. memiliki nama-nama yang indah. Hal ini dapat diperhatikan pada

salah satu ayat-Nya.

Dan Allah memiliki Al-Asmā’ al-Husnā (nama-nama yang terbaik), maka

bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya al-Asmā’ al-Husnā itu dan

tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya. Mereka

kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan (Q.S.

al-A’rāf/7: 180)

Al-Asmā’ al-Husnā dibentuk dari kata al-Asma’ (bentuk jamak) dari kata

al-ism, memiliki arti “nama” dan al-Husna’ berarti “yang terbaik atau indah”.

Dalam hal ini, al-Asmā’ al-Husnā dapat diartikan sebagai nama-nama-Nya

yang baik dan indah.

Nama-nama tersebut menjadi salah satu bukti keagungan Allah Swt.

Pengetahuan tentang sifat-Nya dan Al-Asmā’ al-Husnā terdapat pada al-

Qur’an dan sunah. Dua hal ini merupakan kesempurnaan mutlak sifatsifat

Allah Swt. dari segala kekurangan. Dengan memahaminya, keimanan

seseorang dapat meningkat. Derajat keimanan seseorang dapat ditentukan

oleh pengetahuan tentang tuhannya

2. Mengenal Allah Swt melalui beberapa lafal al-Asmā’ al-Husnā

Pada bab ini akan dipelajari beberapa al-Asmā’ al-Husnā , yaitu al-’Alīm,

al-Khabīr, al-Samī’, dan al-Baṣīr. Setelah mempelajari keempat al-Asmā’

al-Husnā ini, kalian diharapkan dapat menerapkannya dalam kehidupan

sehari-hari.

 

a. Al-’Alīm

Kata al-’Alīm terambil dari kata al-‘ilm, memiliki makna sesuatu yang

terjangkau sesuai dengan keadaan sebenarnya. Pengertian ini mengarah

pada sesuatu yang jelas dan tidak menimbulkan keraguan. Al-’Alīm dalam hal ini dapat diartikan pengetahuan Allah Swt sangat jelas juga mengungkap

hal-hal yang kecil.

Allah Swt. mengetahui segala sesuatu yang telah dan akan terjadi.

Semuanya tidak luput dari pengetahuan-Nya. Semua kejadian dalam setiap

jalinan waktu berada dalam pengetahuan-Nya.Tak seorangpun yang dapat

bersembunyi.

Pengetahuan-Nya tiada batas. Pengetahuan-Nya terhadap seluruh alam

semesta melampaui kemampuan otak manusia. Dengan pengetahuan seperti

ini, Allah Swt dapat memberikan ilmu kepada hamba yang dicintai oleh-Nya.

Mereka adalah orang yang taat melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi

larangan-Nya. Kita memohon kepada-Nya agar diberikan pengetahuan

melalui kemurahan-Nya

Sifat al-‘Alīm pada Allah Swt mendorong manusia untuk memiliki

pengetahuan. Manusia diharapkan dapat memiliki ilmu untuk kemudahan

dalam mengarungi kehidupan di dunia. Dengan ilmu, kehidupan dapat

dilaksanakan dengan mudah.

b. Al-Khabīr

Al-Khabīr artinya Maha Memberitahu. Al-Qur’an sebagai kalam Allah Swt

memberikan informasi kisah dan perisiwa orang-orang terdahulu. Melalui

Al-Qur’an pula, dapat diketahui bahwa peristiwa kiamat dan kehidupan

akhirat diberikan gambaran informasi oleh-Nya.

Perolehan informasi memerlukan ketelitian. Setiap informasi

mengandung benar atau salah. Untuk informasi yang benar, kita bisa meneliti

baik isi maupun sumbernya. Begitu pula, pada informasi yang diragukan

kebenarannya, kehati-hatian dalam menyebarkannya menjadi keniscayaan.

c. Al-Samī’

Al-Samī’ memiliki arti bahwa Allah Swt. Maha Mendengar. Suara apapun di

alam semesta ini dapat terdengar oleh-Nya. Tidak ada satu suarapun yang

tidak luput dari pendengaran-Nya, meskipun suara itu pelan.

Perilaku yang mencerminkan bahwa Allah Swt. Maha Mendengar

antara lain mau mendengarkan pembicaraan orang lain. Apalagi, orang yang

berbicara adalah orang tua atau guru. Terkadang kita tidak senang terhadap

yang disampaikan orang lain. Meskipun demikian, kita dapat menyampaikan

dengan bahasa dan sikap santun kepadanya.

 

d. Al-Baṣīr

Al-Baṣīr memiliki makna bahwa Allah Swt. Maha Melihat segala sesuatu.

Penglihatan-Nya menjangkau segala sesuatu, bahkan yang lembut dan

kecil sekalipun. Langit dan bumi dan seluruh alam semesta tidak luput dari

penglihatan-Nya Allah Swt.

Cerminan perilaku dengan keyakinan bahwa Allah Swt. Maha Melihat

dapat diwujudkan dengan ketelitian dan mawas diri dalam setiap pekerjaan.

Kita didorong untuk cermat dan cerdas dalam menghadapi persoalan.

Namun, hal ini harus pula dilandasi oleh instrospeksi memperhatikan

kekurangan atau kelebihan agar hidup menjadi terarah.

EVALUASI :

Agar kalian lebih memahami materi asmaul husna AL ‘ALIM, AL KHABIR, AS SAMI’ dan AL BASIR, silahkan kalian jawablah  pertanyaan dibawah ini !

1.     Tuliskan 3 contoh perilaku meneladan sifat al-Samī’ dalam kehidupan

 sehari-hari!

2.     Tuliskan 3 contoh perilaku meneladan sifat al-Samī’ dalam kehidupan

 sehari-hari!

3.     Tuliskan 3 contoh perilaku meneladan sifat al-Samī’ dalam kehidupan

 sehari-hari!

4.     Tuliskan 3 contoh perilaku meneladan sifat al-Samī’ dalam kehidupan

sehari-hari!

 

Kesimpulan

Demikianlah penjelasan secara singkat mengenai materi Asmaul husna AL ALIM, AL KHABIR, AS SAMI’ dan AL BASIR.

Semoga dengan penjelasan tersebut kalian mengerti dan memahaminya. Jika kalian belum ada yang dipahami silahkan bertanya dikolom komentar

Wassalamualaikum wr.wb.

 

Referensi

Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII dari PT Penerbit Erlangga halaman 23-33.

 


Jumat, 02 Agustus 2024

QOLQOLAH

 

Jum'at, 2 Agustus 2024, Kelas 9A

Sekolah                          :  SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran               :  Pendidikan Agama Islam

Materi Pokok                 :   QOLQOLQH 

Kelas/ Semester             :   9 / 1

Alokasi Waktu               :  1 pertemuan ( 3 JP )

Pertemuan                     :   2

Kompetisi Dasar :

4.1.1.  Membaca Q.S. az-Zumar/39: 53, Q.S. an-Najm/53: 39-42,  

           Q.S. Áli  Imrān/3: 159 dengan tartil.

 

 

 Tujuan Pembelajara

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

      

       # Membaca Q.S. az-Zumar/39: 53, Q.S. an-Najm/53: 39-42,                       

         Q.S. Áli Imrān/3: 159 dengan tartil.


Assalamualaikum wr.wb.

Anak-anak yang sholeh an sholehah

Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin

Dan semoga kalian semua pada hari ini sudah melaksanakan sholat shubuh, sholat dhuha dan murojaah.

Pada pertemuan yang kita sudah belajar materi tentang OPTIMIS ( berpikir positif/yakin/percaya diri ), ikhtiar ( usaha secara maksimal ) dan TAWAKAL ( berdoa kepada Allah SWT )

Pada petemuan kali ini kita akan mempelajari materi tentang QOLQOLAH

Silahkan perhatikan dengan seksama materi QOLQOLAH berikut ini :


MATERI



Kamis, 01 Agustus 2024

AL QUR'AN HADITS ( Hukum Bacaan Qomariyah dan Syamsiyah )

 Kamis, 1 Agustus 2024, Kelas 7A, 7B

Sekolah                          :  SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran                :  Pendidikan Agama Islam
Materi Pokok                 :   Al Qur'an dan Hadits
Sub Materi                     :   Q.S. An-Nisa’/4: 59 dan Q.S. An-Nahl/16: 64 ( Syamsiyah dan Qomariyah )
Kelas/ Semester               VII / 1
Alokasi Waktu               :  1 pertemuan ( JP )
Pertemuan                     :   2

Tujuan Pembelajaran

1.    Peserta didik dapat membaca Q.S. An-Nisa’/4: 59 dan Q.S. An-Nahl/16: 64.sesuai dengan hukum bacaan Qomariyah dan Syamsiyah

2.    Peserta didik dapat menulis Q.S. An-Nisa’/4: 59 dan Q.S. An-Nahl/16: 64.




Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal afiat, aamiin
dan semoga kalian semua pada hari hari sholat shubuh, sholat dhuha dan murojaah.
pada hari ini kita akan mempelajari materi tentang Q.S. An-Nisa’/4: 59 dan Q.S. An-Nahl/16: 64 ( hukum syamsiyah dan qomariyah )

MATERI

MATERI

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ أَطِيعُواْ ٱللَّهَ وَأَطِيعُواْ ٱلرَّسُولَ وَأُوْلِي ٱلۡأَمۡرِ مِنكُمۡۖ فَإِن تَنَٰزَعۡتُمۡ فِي شَيۡءٖ فَرُدُّوهُ إِلَى ٱللَّهِ وَٱلرَّسُولِ إِن كُنتُمۡ تُؤۡمِنُونَ بِٱللَّهِ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِۚ ذَٰلِكَ خَيۡرٞ وَأَحۡسَنُ تَأۡوِيلًا ٥٩

59. Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Quran) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya

 

وَمَآ أَنزَلۡنَا عَلَيۡكَ ٱلۡكِتَٰبَ إِلَّا لِتُبَيِّنَ لَهُمُ ٱلَّذِي ٱخۡتَلَفُواْ فِيهِ وَهُدٗى وَرَحۡمَةٗ لِّقَوۡمٖ يُؤۡمِنُونَ

64. Dan Kami tidak menurunkan kepadamu Al-Kitab (Al Quran) ini, melainkan agar kamu dapat menjelaskan kepada mereka apa yang mereka perselisihkan itu dan menjadi petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman

Perhatikan tayangan vidio berikut ini :



Penugasan :

Tentukan yang termasuk hukum bacaan Al Qomariyah dan Al Syamsiyah pada QS. An nisa' ayat 59 dan QS. An Nahl ayat : 64 tersebut diatas !