Kamis, 19 September 2019

MATERI  AJAR
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

Nama Sekolah                  : SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Kelas/Semester               : 7F, 7D/ Ganjil
Hari/Tanggal                    :  jUMAT/20 September 2019
Materi Pokok             : Indahnya Kebersamaan dengan Shalat Berjamaah
KD                               : Mempraktekan tentang shalat Berjamaah

Materi




Perhatikan vidio tersebut kemudian jawablah pertanyaan berikut ini !

1. Ada berapa orangkah yang berdiri setelah imam mengucapkan salam ?
    Ket: Sebelum imam salam,  guru memberhentikan vidio dan mempersilakan anak-anak untuk                       menjawab pertanyaan tersebut dan dikumpulkan kepada guru. Kemudian vidio dilanjutkan                   sampai  imam mengucapkan salam, sehingga jawaban dari pertanyaan tersebut                                     diketahui/disaksikan bersama-sama. Selanjutnya guru memberikan penjelasannya yang                       didahului dengan pertanyaan.

Minggu, 15 September 2019

MATERI  AJAR
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

Nama Sekolah                  : SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Kelas/Semester               : 7B, 7G/ Ganjil
Hari/Tanggal                    :  Senin/ 16 September 2019
Materi Pokok             : Indahnya Kebersamaan dengan Shalat Berjamaah
KD                               : Mempelajari dan Memahami Konsep tentang shalat Berjamaah

Materi

shalat berjamaah adalah shalat yang dikerjakan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama dan salah seorang dari mereka menjadi imam, sedangkan yang lainnya menjadi makmum.

shalat lima waktu yang kita lakukan sangat diutamakan untuk dikerjakan secara berjamaah, bukan sendiri-sendiri (munfarid). Kalian perlu tahu bahwa hu­kum shalat wajib berjamaah adalah sunnah muakkadh, yaitu sunnah yang sangat dianjurkan. Bahkan, sebagian ulama mengatakan hukum shalat berjamaah adalah fardhu kifayah.
Keutamaan shalat berjamaah bila dibandingkan salat munfarid adalah dilipatkan 27 derajat. Hadis Rasulullah saw.:
“Dari Ibnu Umar r.a., Rasulullah saw. bersabda, “shalat berjamaah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat.”(H.R. Bukhari dan Muslim)


1. Syarat Sah Shalat BerjamaahShalat berjamaah sah apabila memenuhi
syarat sebagai berikut :
a. Ada imam.
b. Makmum berniat untuk mengikuti imam.
c. shalat dikerjakan dalam satu majelis.
d. shalat makmum sesuai dengan shalat-nya imam.

2. Untuk menjadi imam ada syarat tersendiri. Syarat yang dimaksud adalah :
a. Mengetahui syarat dan rukun shalat, serta perkara yang membatalkan shalat,
b. Fasih dalam membaca ayat-ayat al qur’an,
c. Paling luas wawasan agamanya dibandingkan yang lain,
d. Berakal sehat,
e. Ballig,
f. Berdiri pada posisi paling depan,g. Seorang laki-laki (perempuan juga boleh jadi imam  
    kalau makmumn­ya perempuan semua), danh. Tidak sedang bermakmum kepada orang lain.

3. Sedangkan syarat-syarat menjadi makmum adalah seperti berikut.
a. Makmum berniat mengikuti imam,
b. Mengetahui gerakan shalat imam,
c. Berada dalam satu tempat dengan imam,
d. Posisinya di belakang imam, dan
e. Hendaklah shalat makmum sesuai dengan shalat imam, misalnya imam shalat Asar makmum   
    juga  shalat Asar

4.Halangan shalat Berjamaah
shalat berjamaah dapat ditinggalkan, kemudian melakukan shalat sendirian (munfarid). Faktor yang menjadi halangan itu adalah :
a. Hujan yang mengakibatkan susah menuju ke tempat shalat berjamaah,
b. Angin kencang yang sangat membahayakan,
c. Sakit yang mengakibatkan susah berjalan menuju ke tempat shalat berja­maah,
d. Sangat ingin buang air besar atau buang air kecil, dan
e. Karena baru makan makanan yang baunya sukar dihilangkan, seperti ba­wang, petai, dan
    jengkol.

Minggu, 08 September 2019


MATERI  AJAR
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

Nama Sekolah                  : SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Kelas/Semester               : 7 B, 7G / Ganjil
Hari/Tanggal                    : Senin/9 September 2019
Materi Pokok             : Semua Bersih Hidup Jadi Nyaman
KD                               : Mempelajari dan Memahami Ketentuan-ketentuan tentang               Thaharah

Materi






Jawablah pertanyaan dibawah ini berdasarkan vidio yang kalian lihat !

1.    APA YANG DIMAKSUD DENGAN THOHAROH/BERSUCI ?
2.    SEBUTKAN 5 MACAM AIR YANG DAPAT UNTUK BERSUCI !
3.    BAGAIMANA CARA MENSUCIKAN BADAN KITA YANG DIJILAT ANJING ?
4.    SEBUTKAN 3 SEBAB AIR TIDAK DAPAT UNTUK BERSUCI !
5.    SEBUTKAN 3 AIR SUCI TAPI TIDAK DAPAT UNTUK BERSUCI !

Selasa, 03 September 2019


MATERI  AJAR
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI

Nama Sekolah                  : SMP AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
Kelas/Semester               : 7 A / Ganjil
Hari/Tanggal                    :  Selasa/ 3 September 2019 
Materi Pokok             : Semua Bersih Hidup Jadi Nyaman
KD                               :  Mempraktikkan Tata Cara Thaharoh

Materi


Tata cara Thaharah dari hadas meliputi: mandi wajib, wudhu dan, tayammum. Adapun sarana yang dapat digunakan untuk Thaharah, yakni: air, debu, dan batu.

Pada umumnya, orang bersuci menggunakan air. Adapun air yang bisa dipakai untuk bersuci adalah air yang suci sekaligus menyucikan. Air jenis ini merupakan air yang bersumber dari alam, baik yang keluar dari bumi maupun yang turun dari langit, seperti air sumur, air sungai, air hujan, air laut, air danau, air embun, air salju, dan sebagainya.

Tata cara Thaharah dari hadas.

1.                  Mandi Wajib

Mandi wajib adalah mandi untuk menghilangkan hadas besar. Sering disebut juga mandi janabat/ junub. Adapun cara mandi wajib adalah sebagai berikut.
a. Niat mandi untuk menghilangkan hadas besar. jika dilafalkan maka bacaanya sebagai berikut :
 “Saya niat mandi menghilangkan hadas besar karena Allah ta’ala”.

b. Menghilangkan najis apabila terdapat di badannya seperti bekas tetesan darah.c. Membasahi seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Pada saat mandi wajib, kita juga disunahkan untuk mambaca basmalah, mencuci kedua tangan sebelum dimasukkan ke dalam bejana, ber-wudhu terlebih dahulu, mendahulukan yang kanan dari yang kiri, menggosok tubuh, dan sebagainya

2.Wudhu

Wudhu adalah cara bersuci untuk menghilangkan hadas kecil. Adapun tata cara wudhu adalah sebagai berikut.
a. Niat dalam hati, jika dilafalkan maka bacaannya sebagai berikut :
“Saya niat wudhu menghilangkan hadas kecil karena Allah ta’ala”.
b. Disunahkan mencuci kedua telapak tangan, berkumur-kumur dan membersihkan lubang hidung.
c. Membasuh muka.
d. Membasuh kedua tangan sampai siku.
e. Mengusap kepala.
f. Disunahkan membasuh telinga.
g. Membasuh kaki sampai mata kaki.
h. Tertib (dilakukan secara berurutan).
i. Berdoa setelah wudhu.

3. Tayammum

Apakah tayammum itu? Tayammum adalah pengganti wudhu atau mandi wajib. Hal ini dilakukan sebagai rukhsah (keringanan) untuk orang yang tidak dapat memakai air karena beberapa halangan (‘uzur).

Tayammum dilakukan dengan menggunakan sarana debu yang suci. Debu ini digunakan sebagai pengganti air. Apabila kita berada di dalam pesawat atau kendaraan, debu yang digunakan untuk tayammum cukup mengusap debu yang ada di dinding pesawat atau kendaraan.

Cara ini boleh dilakukan jika:
a. Tidak ada air dan telah berusaha mencarinya.
b. Berhalangan menggunakan air, misalnya karena sakit.
c. Telah masuk waktu shalat .

Ber-tayammum itu mudah, caranya adalah sebagai berikut.
a. Niat (untuk dibolehkan mengerjakan shalat );
Aku niat bertayammum untuk dapat mengerjakan shalat, karena Allah ta’ala”.
b. Mengusap muka dengan tanah (debu yang suci);
c. Mengusap tangan kanan hingga siku-siku dengan debu;
d. Mengusap tangan kiri hingga siku-siku dengan debu