INFORMASI UMUM |
A. IDENTITAS MODUL |
Penyusun : Wagino, S. Ag Instansi : SMP Al Azhar 3 Penyusunan : Tahun 2025 Jenjang Sekolah : SMP Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Fase D, Kelas / Semester : VII (Tujuh) / II (Genap) BAB / Tema : 6 / Alam Semestaa sebagai Tanda Kekuasaan Allah SWT Materi Pokok : Kandungan Q.S Al-Anbiya’/21: 30 dan Q.S al-A’raf/7 Alokasi Waktu : 1 x pertemuan ( 40 Menit) |
B. KOMPETENSI AWAL |
· Peserta didik diharapkan mampu membaca Q.S al-Anbiya‟/21: 30 dan Q.S. al-A‟raf/7 : 54. |
C. PROFIL PELAJAR PANCASILA |
· Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia · Mandiri · Bernalar kritis · Kreatif · Bergotong-royong · Berkebinekaan global. |
D. SARANA DAN PRASARANA |
1) Mushaf Al-Qur‟an, papan tulis, spidol, serta alat tulis lainnya 2) LCD Projector, Speaker aktif, Note book, CD Pembelajaran interaktif, HP, kamera |
E. TARGET PESERTA DIDIK |
· Peserta didik reguler/tipikal |
F. MODEL PEMBELAJARAN |
· Model pembelajaran tatap muka. · Metode pembelajaran yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan diskusi. |
KOMPETENSI INTI |
A. TUJUAN KEGIATAN PEMBELAJARAN |
Tujuan Pembelajaran : · Melalui pembelajaran tutor sebaya, peserta didik dapat membaca Q.S al-Anbiya‟/21: 30 dan Q.S. al-A‟raf/7 : 54 sesuai kaidah ilmu tajwid, khususnya hukum bacaan gunnah. · Melalui pembelajaran praktik, peserta didik dapat menghafal Q.S al-Anbiya‟/21: 30 dan Q.S. al- A‟raf/7 : 54 sesuai kaidah tajwid. · Melalui pembelajaran inquiry, kalian dapat menjelaskan kandungan Q.S al-Anbiya‟/21: 30 dan Q.S. al-A‟raf/7 : 54 tentang penciptaaan dan keteraturan alam semesta serta cara bersyukur terhadap apa yang diciptakan Allah swt · Melalui pembelajaran diskusi, kalian dapat menjelaskan pesan Nabi Muhammad Saw untuk menguasai ilmu pengetahuan dan nilai-nilai yang dapat dipetik dari penciptaan dan pengaaturan |
Assalamualaikum wr.wb.
Apa kabar anak-anak ?
Bagaimana dengan liburan kalian ?
Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal afiat sehingga kita semua dapat melaksanakan aktivitas kita sehari-hari. Aamiin
Dan semoga kalian semua sudah melaksanakan sholat shubuh, dhuha dan murojaah.
Diawal pembelajaran kali ini bapak akan menyampaikan materi tentang
Alam Semesta sebagai Tanda Kekuasaan Allah swt.
Materi Pokok :
Kandungan Q.S Al-Anbiya’/21: 30 dan Q.S al-A’raf/7: 54.
MATERI
QS. AL ANBIYA’ : 30
أَوَ لَمۡ يَرَ ٱلَّذِينَ كَفَرُوٓاْ أَنَّ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ كَانَتَا رَتۡقٗا فَفَتَقۡنَٰهُمَاۖ وَجَعَلۡنَا مِنَ ٱلۡمَآءِ كُلَّ شَيۡءٍ حَيٍّۚ أَفَلَا يُؤۡمِنُونَ ٣٠
30. Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman
QS. AL A’ROF : 54
إِنَّ رَبَّكُمُ ٱللَّهُ ٱلَّذِي خَلَقَ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلۡأَرۡضَ فِي سِتَّةِ أَيَّامٖ ثُمَّ ٱسۡتَوَىٰ عَلَى ٱلۡعَرۡشِۖ يُغۡشِي ٱلَّيۡلَ ٱلنَّهَارَ يَطۡلُبُهُۥ حَثِيثٗا وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ وَٱلنُّجُومَ مُسَخَّرَٰتِۢ بِأَمۡرِهِۦٓۗ أَلَا لَهُ ٱلۡخَلۡقُ وَٱلۡأَمۡرُۗ تَبَارَكَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلۡعَٰلَمِينَ ٥٤
54. Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas ´Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam
GHUNNAH
Materi Ghunnah dalam ilmu tajwid membahas hukum
bacaan dengung pada huruf nun (ن) dan mim (م) yang
bertasydid, dibaca dengan suara yang jelas dari hidung selama dua harakat
(ketukan). Ini wajib dibaca dengung dan tidak boleh dilewatkan, berlaku pada
nun/mim bertasydid (misal: الناس, أمّا) maupun saat nun
sukun/tanwin bertemu mim (Idgham Bighunnah), contohnya pada kata لَهَبٍ
وَتَبَّ (dari Al-Lahab ayat 1).
Pengertian Ghunnah
·
Secara Bahasa artinya Dengung.
·
Sedangkan
secara Istilah: Suara
dengung yang keluar dari pangkal hidung saat mengucapkan huruf ghunnah (nun dan
mim) yang ditasydidkan.
Huruf dan Hukum Bacaan
·
·
Huruf Ghunnah: Huruf Nun (ن) dan Mim (م).
·
Syarat Wajib: Harus
bertasydid (ــنّ atau ــمّ).
·
Cara Membaca: Dibaca
dengung selama 2 harakat (ketukan), bisa disesuaikan dengan irama.
·
Kesalahan Umum: Hanya
menekan tanpa mendengung.
Contoh dalam Al-Qur'an
·
Nun Bertasydid (نّ): Pada
kata ٱلنَّاسِ (An-Naas)
dalam Surat An-Nas.
·
Mim Bertasydid (مّ): Pada
kata وَأَمَّا (Wa-amma)
atau فَأُمُّهُ (Fa-ummuhu)
dalam Al-Qari'ah.
·
Idgham Bighunnah (Nun
Sukun/Tanwin bertemu Mim): Pada لَهَبٍ وَتَبَّ (Lahabin wa-tabba)
dari Al-Lahab.
Tingkatan Ghunnah
Ghunnah memiliki tingkatan dengung, dari yang paling
sempurna hingga paling kurang sempurna, seperti: Sangat Sempurna (Akmal),
Sempurna (Kamilah), Kurang Sempurna (Naqisah), dan Sangat Kurang Sempurna
(Anqas).
1. Bacalah dengan baik dan benar kedua ayat tersebut diatas !
2. Carilah hukum bacaan ghunnah dalam QS. Al A'rof ayat 54 !
KESIMPULAN :
Dari ayat diatas dapat disimpulkan bahwa Allah SWT Maha Kuasa atas semsta alam.
Oleh karena itu kita patut dan harus menyembah hanya kepada Allah SWT dengan
Menjalankan semua perintah dan menjauhi semua laranganNya.
Referensi
1. 1. Nasikin dkk. 2022. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMP Kelas VII. Jakarta: PT Penerbit Erlangga
2. 2. Al Qur’an dan terjemahannya
3. Buku Tajwid
B