Jumat, 26 Juli 2024

Optimis Ikhtiar dan Tawakal

 

Menatap Masa Depan dengan Optimis, Ikhtiar dan Tawakal

Jumat, 26 Juli 2024 


Nama Sekolah         : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran       : PAI

Kelas                          : 9A

Materi                       : Menatap Masa Depan dengan Optimis, Ikhtiar dan Tawakal

KD                             : Memahami Q.S. az-Zumar/39: 53, Q.S. an-Najm/53: 39-42, Q.S. Áli                                            Imrān/3: 159  tentang optimis, ikhtiar dan tawakkal

 TUJUAN :

Setelah mempelajari materi ini siswa diharapkan :

1. Dapat Memahami Q.S. az-Zumar/39: 53, Q.S. an-Najm/53: 39-42, Q.S. Áli Imrān/3: 159             tentang optimis,  ikhtiar, dan tawakal


APERSEPSI

 Semoga kita dalam keadaan sehat wal afiat, sehingga kita dapat melaksanakan sholat shubuh, sholat dhuha dan murajaah.

Pada hari ini kita akan belajar tentang Memahami Q.S. az-Zumar/39: 53, Q.S. an-Najm/53: 39-42, Q.S. Áli Imrān/3: 159 tentang optimis, ikhtiar dan tawakkal

 

MATERI

 

۞قُلۡ يَٰعِبَادِيَ ٱلَّذِينَ أَسۡرَفُواْ عَلَىٰٓ أَنفُسِهِمۡ لَا تَقۡنَطُواْ مِن رَّحۡمَةِ ٱللَّهِۚ إِنَّ ٱللَّهَ يَغۡفِرُ ٱلذُّنُوبَ جَمِيعًاۚ إِنَّهُۥ هُوَ ٱلۡغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ ٥٣

53. Katakanlah: "Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang

 Kandungan Surah az-Zumar/39: 53 memberikan motivasi agar manusia senantiasa optimis,  

  tidak berputus asa dalam menjalani kehidupan ini.

  optimisme adalah suatu harapan yang ada pada individu bahwa segala sesuatu akan berjalan menuju kearah kebaikan atau yang positif


QS. AN NAJM : 39 -42

 وَأَن لَّيۡسَ لِلۡإِنسَٰنِ إِلَّا مَا سَعَىٰ ٣٩ وَأَنَّ سَعۡيَهُۥ سَوۡفَ يُرَىٰ ٤٠  ثُمَّ يُجۡزَىٰهُ ٱلۡجَزَآءَ ٱلۡأَوۡفَىٰ ٤١  وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ ٱلۡمُنتَهَىٰ ٤٢

39. dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah             diusahakannya

40. dan bahwasanya usaha itu kelak akan diperlihatkan (kepadanya)

41. Kemudian akan diberi balasan kepadanya dengan balasan yang paling                    sempurna

42. dan bahwasanya kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu)

Kandungan Surah an-Najm/53:39-42 memberikan dorongan agar manusia tidak henti- hentinya berihtiar untuk mencapai kesuksesan dan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.

Ikhtiar adalah sebuah usaha sungguh-sungguh seorang hamba untuk memperoleh apa yang dikehendakinya. Orang yang berikhtiar berarti ia memilih suatu pekerjaan, kemudian melakukan pekerjaannya dengan sungguh-sungguh agar dapat berhasil dan sukses.

QS. ALI IMRAN : 59

إِنَّ مَثَلَ عِيسَىٰ عِندَ ٱللَّهِ كَمَثَلِ ءَادَمَۖ خَلَقَهُۥ مِن تُرَابٖ ثُمَّ قَالَ لَهُۥ كُن فَيَكُونُ ٥٩

59. Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi AllAh, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia

Kandungan Surah Ali Imrān/3:159 memberikan petunjuk agar manusia bertawakal kepada Allah Swt.

Tawakal adalah sikap mental dan spiritual yang mengekspresikan keyakinan sepenuhnya bahwa Allah SWT adalah Pemilik dan Pengatur segala sesuatu di alam semesta ini. Dengan kata lain Tawakal adalah berserah diri kepada Allah SWT setelah kita berusaha semaksimal mungkin

PENUGASAN :

1. Bacalah materi tetsebut diatas dengan seksama !

2. Berikan komentar pada kolom komentar ! 

Kamis, 18 Juli 2024

Iman kepada Allah SWT

Sekolah                           :  SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung
Mata Pelajaran                :  Pendidikan Agama Islam
Materi Pokok                 :   Lebih Dekat denganAllah Swt. yang Sangat Indah Nama-Nya
Sub Materi                     :   Iman Kepada Allah SWT
Kelas/ Semester             :   VII / 1
Alokasi Waktu               :  1 pertemuan ( 3 JP )

KOMPETENSI DASAR
3.1    . Memahami  makna Al-’Alim, al-Khabir, As Sami’, dan al-Bashir.
4.1 . Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan orang yang meneladani  al- Asmaul-Husna:
         Al-’Alim, al-Khabir, As Sami’, dan al-Bashir

Bacalah materi dibawah ini dengan seksama !

MATERI

Secara harfiah iman berarti percaya. Sedangkan menurut istilah, iman berarti percaya dan meyakini dengan sepenuh hati, mengucapkan dengan lisan, dan membuktikan dengan perbuatan.
Tanda-tanda keimanan dalam diri seseorang dapat terlihat dari amal perbuatan yang dikerjakan, karena kepribadian diri seseorang merupakan pancaran dari iman yang ada di dalam diri seseorang.Iman kepada Allah Swt. merupakan pokok dari seluruh iman yang tergabung dalam rukun iman.
Firman Allah SWT :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوٓاْ ءَامِنُواْ بِٱللَّهِ وَرَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلَّذِي نَزَّلَ عَلَىٰ رَسُولِهِۦ وَٱلۡكِتَٰبِ ٱلَّذِيٓ أَنزَلَ مِن قَبۡلُۚ وَمَن يَكۡفُرۡ بِٱللَّهِ وَمَلَٰٓئِكَتِهِۦ وَكُتُبِهِۦ وَرُسُلِهِۦ وَٱلۡيَوۡمِ ٱلۡأٓخِرِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلَٰلَۢا بَعِيدًا ١٣٦

”Wahai orang-orang yang beriman! Tetaplah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan kepada Kitab (al-Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, serta kitab yang diturunkan sebelumnya. Barangsiapa ingkar kepada Allah,malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari kemudian,maka sungguh, orang itu telah tersesat sangat jauh.”(Q.S. an-Nisa’/4:136)

Keimanan seseorang itu bisa tebal dan bisa tipis, bisa bertambah atau berkurang. Salah satu cara untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah Swt. adalah dengan memahami nama-nama-Nya yang baik dan indah. Kita sering mendengar nama nama indah itu dengan sebutan alAsmaulhusna

Al-Asmau-al-husna  artinya nama-nama Allah Swt. yang baik. Allah Swt. mengenalkan dirinya dengan nama-nama-Nya yang baik. Rasulullah saw. menjelaskan bahwa nama-nama Allah Swt. yang baik (al-Asmau-al-husna) itu berjumlah 99. Barang siapa yang menghafalnya maka Allah Swt. akan memasukkan ke dalam surga-Nya.

وَلِلَّهِ ٱلۡأَسۡمَآءُ ٱلۡحُسۡنَىٰ فَٱدۡعُوهُ بِهَاۖ وَذَرُواْ ٱلَّذِينَ يُلۡحِدُونَ فِيٓ أَسۡمَٰٓئِهِۦۚ سَيُجۡزَوۡنَ مَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ ١٨٠

“ Dan Allah memiliki al-Asm±u-a lhusna (nama-nama yang terbaik), maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebutnya al-Asmau-al-husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyalahartikan nama-nama-Nya.) Mereka kelak akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” ( Q.S. al-A’raf / 7:180 )

Rasulullah saw. menjelaskan bahwa nama-nama Allah Swt. yang baik (al-Asmau-al-husna) itu berjumlah 99. Barang siapa yang menghafalnya maka Allah Swt. akan memasukkan ke dalam surga-Nya.

1.      Al-‘Alim
Al-‘Alim artinya Maha Mengetahui. Allah Swt. Maha Mengetahui yang tampak atau yang gaib. Pengetahuan Allah Swt. tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Segala aktivitas yang dilakukan oleh makhluk diketahui oleh Allah Swt. Bahkan, peristiwa yang akan terjadi pun sudah diketahui oleh Allah Swt.
Perilaku yang dapat diwujudkan dalam meyakini sifat Allah al-‘Alim adalah kita harus terus menerus mencari ilmu-ilmunya Allah Swt. dengan cara belajar dan merenungi ciptaan-Nya. Tapi
ingat! Penting juga untuk diperhatikan bahwa kita tidak boleh merasa paling pandai. Orang berilmu itu harus tetap rendah hati. Seperti pohon padi, semakin berisi semakin merunduk.

2.      Al-Khabir
Al-Khabir artinya Mahawaspada, mengetahui perkara yang tersembunyi. Allah Swt. menciptakan
milyaran makhluk dengan berbagai ragamnya. Semuanya diketahui oleh Allah dengan detail,
penuh kecermatan dan kewaspadaan, baik secara lahir maupun batin. Tidak ada satupun ciptaan Allah Swt. yang salah sasaran.
Perilaku yang dapat diwujudkan bagi orang yang percaya bahwa Allah Swt. Mahawaspada adalah hendaklah kita harus waspada dan cermat terhadap apa yang kita lakukan atau yang akan kita lakukan. Kita harus waspada dan cermat dalam melaksanakan kegiatan, baik di sekolah, di rumah, maupun di tempat lainnya.

3.      As Sami’
As Sami’ artinya Maha Mendengar. Allah Swt. Maha Mendengar semua suara apapun yang ada di alam semesta ini. Pendengaran Allah Swt. tidak terbatas,tidak ada satu pun suara yang lepas dari
pendengaran-Nya, meskipun suara itu sangat pelan.
Perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Allah Swt. yang memiliki sifat Maha Mendengar adalah kita harus berupaya agar segala yang kita ucapkan merupakan perkataan yang baik dan berguna, karena kita meyakini bahwa Allah selalu mendengar segala yang kita ucapkan. Bahkan yang masih terbesit di dalam hati pun, di dengar oleh Allah Swt.

4.      Al-Basir
Al-Basirr artinya Maha Melihat. Allah Maha Melihat segala sesuatu walaupun lembut dan kecil. Allah Swt. melihat apa saja yang ada dilangit dan di bumi, bahkan seluruh alam semesta ini dapat dipantau.
Perilaku yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah Maha Melihat adalah hendaklah kita berusaha semaksimal mungkin untuk dapat melihat peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam ini sebagai bahan renungan akan kebesaran Allah Swt.