Kamis, 29 Februari 2024

Beramal Saleh dan Berbaik Sangka

Kamis, 29 Februari 2024, 8D


Sekolah                :  SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran     :  Pendidikan Agama Islam

Materi Pokok        :  Menjadi Pribadi yang Religius dan Peduli dengan

                                  Gemar Beramal Saleh dan Berbaik Sangka

Pertemuan Ke       :  1

 

KOMPETENSI DASAR :

 

3.6. Memahami Beramal Saleh dan Berbaik Sangka

 

TUJUAN

Agar siswa dapat memahami tentang beramal saleh dan berbaik sangka dengan baik


MATERI

Pengertian Amal Saleh dan Baik Sangka.

 

1. Amal saleh adalah perbuatan yang sungguh-sungguh dalam menjalankan ibadah atau menunaikan kewajiban agama.

Amal Saleh memiliki dua dimensi, yakni dimensi vertikal atau hablun min Allah dan dimensi horisontal atau hablun min al-naas.

 

2. Baik sangka adalah pendapat atau anggapan yang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui sendiri. Dalam Islam baik sangka disebut husnuzan.

Ada tiga baik sangka yang bisa dikembangkan oleh seorang muslim, yakni 

a. baik sangka terhadap Allah Swt., 

b. terhadap diri sendiri, dan 

c. terhadap orang lain.

 

3. Amal saleh dan baik sangka dapat melahirkan pribadi yang relijius dan peduli. Pribadi yang relijius akan menghadirkan sosok yang sejuk,

menenangkan, dan menentramkan. Sikap peduli akan menghadirkan rasa aman, saling percaya, dan saling terbuka untuk saling berkerjasama antara satu dengan yang lain. Keduanya menghasilkan budaya toleransi, saling memahami, saling menghargai antar masyarakat yang berbedabeda yang menjadi kunci utama dalam menciptakan harmoni dalam keberagaman bangsa Indonesia.

 

4. Di masa depan dibutuhkan generasi muda yang memiliki karakter kuat

dalam memproduksi, merekam, maupun mengalirkan informasi. Di tengah percepatan era teknologi informasi seringkali harmoni bangsa

terganggu dengan informasi-informasi hoax

Profil generasi muda yang gemar beramal saleh dan berbaik sangka menjadi sangat dibutuhkan dimasa depan.


Penugasan :

Buatlah contoh :

1. Amal sholeh sholeh apakah yang kalian lakukan menghadapi HARI RAYA IDUL FITRI 1444 H !

2. KIRIMKAN JAWABAN KALIAN DI WA  085101311086

Jumat, 09 Februari 2024

BERIMAN KEPADA RASUL ALLAH SWT

 

Jum'at,  9 Februari 2024, Kelas 8C

 

Nama Sekolah      : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran     : PAI

Materi                  : Iman Kepada Rasul Allah SWT

KD                       : 3.5 Memahami makna beriman kepada Rasul Allah Swt

 

Tujuan Pembelajaran :

 

1. Peserta didik mampu menjelaskan pengertian iman kepada rasul Allah Swt

2. Peserta didik mampu menjelaskan sifat-sifat rasul

3. Peserta didik mampu menjelaskan hikmah beriman kepada rasul

 

Materi Pembelajaran

 

1.     Pengertian Iman kepada Rasul

Pengertian menurut bahasa, rasul berarti utusan Allah.

Dapat juga diartikan sebagai seseorang yang mengikuti berita-berita yang mengutusnya.

Pengertian menurut istilah, berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT telah mengutus manusia laki-laki terpilih yang diberi wahyu oleh Allah SWT dan wahyu tersebut harus disampaikan kepada umatnya sebagai pedoman dan petunjuk hidup, agar hidupnya selamat dari dunia hingga kelak di akherat.

Adapun ayat-ayat Al Qur’an yang memuat keimanan kepada rasul, antara lain:

1. Surah al-Mukmin ayat 78

2. Surah An-Nahl : 36

3. Surah al-Baqarah ayat 285

4. Surah al-Furqan ayat 20

5. Surah al-Maidah ayat 41

6. Surah an-Nahl ayat 43

 

Nabi adalah orang yang mendapat wahyu dari Allah untuk dirinya sendiri tanpa berkewajiban menyampaikan kepada orang lain.

Rasul adalah orang yang menerima wahyu yang selain untuk dirinya juga berkewajiban meyampaikan kepada orang lain.

Jumlah nabi dan rasul itu banyak sekali, menurut hadist riwayat Ahmad jumlah nabi ada 124.000 orang, sedangkan jumlah rasul 315 orang, akan tetapi yang tercantum dalam Al Qur’an yang wajib diimani sebanyak 25 orang. Dan Sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang Rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu. tidak dapat bagi seorang Rasul membawa suatu mukjizat, melainkan dengan seizin Allah; Maka apabila telah datang perintah Allah, diputuskan (semua perkara) dengan adil. dan ketika itu rugilah orang-orang yang berpegang kepada yang batil.( QS. Al-Mukmin : 78 ) Membenarkan apa yang dibawa oleh para Rasul dan menjadikan apa yang dibawa oleh Rasul sebagai pedoman hidup dalam kehidupan sehari-hari. Mempercayai dengan sepenuh hati bahwa para Rasul diutus oleh Allah SWT untuk menjadi teladan hidup bagi manusia. Meyakini bahwa nabi muhammad SAW adalah Nabi dan Rasul yang terakhir.

Jumlah rasul yang diabadikan Allah dalam AlQur’an ada 25 orang. Delapan belas nama diantara mereka disebutkan dalam Surah Al-An’am ayat 83-86 dan selebihnya disebutkan dalam surat-surat yang lain.

Dua puluh lima rasul tersebut adalah sebagai berikut:

1.Adam as

2.Idris as

3.Nuh as

4.Hud as

5.Saleh as

6.Ibrahim as

7.Luth as

8.Ismail as

9.Ishak as

10.Ya’kub as

11.Yusuf as

12.Ayub as

13.Zulkifli as

14.Syu’aib as

15.Yunus as

16.Musa as

17.Harun as

18.Ilyas as

19.Ilyasa as

20. Daud as

21.Sulaiman as

22.Zakariya as

23.Yahya as

24.Isa as

25.Muhammad saw

 

Para nabi juga ada yang memiliki gelar ulul azmi, yaitu:

1) Nabi Nuh As,

2) Nabi Ibrahim As,

3) Nabi Musa As,

4) Nabi Isa As,

5) Nabi Muhammad SAW.

 

Rasul ulul azmi adalah rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati dan kesabaran luar biasa dalam menghadapi halangan dan rintangan ketika melaksanakan perintah Allah SWT, yaitu menyampaikan wahyu Allah SWT kepada ummatnya.

 

Hal ini berdasarjan firman Allah SWT dalam surat Al Ahqaaf ayat 35. Artinya : “Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari Rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (inilah) suatu pelajaran yang cukup, Maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik.”

 

Sifat wajib rasul Sifat Sifat Rasul :

1)    Sifat Wajib adalah sifat yang pasti di miliki oleh para rasul Allah .

Ada 4 sifat wajib yaitu : - Sidiq => Benar - Amanah => Dapat dipercaya - Tablig => Menyampaikan - Fatanah => Cerdas

2)    Sifat Mustahil adalah sifat yang tidak mungkin di miliki oleh para rasul Allah .

3)    Sifat mustahil ada 4, yaitu : - Kazib => Dusta - Khianat => Tidak dapat di percaya - Kitman => Menyembunyikan - Baladah => Bodoh

4)    Sifat Ja'iz adalah sifat yang boleh di miliki oleh para rasul Allah seperti sifat sifat manusia pada umumnya .

Sifat ja'iz, yaitu : - Makan - Punya anak - Minum - Merasa sakit - Tidur - Senang - Menikah - dll

 

Hikmah beriman kepada rasul Beriman kepada Rasul Allah merupakan salah satu dari rukun iman. Dalam mengimani nabi dan rasul tentu terdapat banyak hikmah yang terkandung di dalamnya. Beberapa hikmah tersebut diantaranya ialah:

1. Menambah keimanan serta ketaqwaan diri kepada Allah SWT melalui contoh yang telag diteladani oleh nabi dan rasul.

2. Menjadikan nabi dan rasul sebagai contoh manusia yang hanya mengesakan Allah dan mengajarkan ketauhidan serta mengajarkan tentang keutuhan aqidah yang dibawanya.

Perhatikan firman Allah SWT dalam Al Qur’an surat An-Nahl ayat 36 berikut yang artinya : “Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah subhanahu wa taala (saja), dan jauhilah Thagut itu”, … (QS. An-Nahl: 36).

3. Meniru sifat nabi dan rasul yang memiliki sifat-sifat wajib yakni siddiq, amanah, fatonah, dan tabligh. Sebagai ummat Rasulullah Muhammad SAW sebisa mungkin kita menirukan segala sesuatu yang dilakukan olehnya juga semua yang menjadi karakteristiknya. Nabi Muhammad SAW bersifat benar, cerdas, amanah, dan tabligh. Meskipun dari segi tingkatan sangatlah mustahil diri kita menyamai kecerdasan dan sifat lainnya yang ada pada nabi, setidaknya diri kita telah berupaya mencontoh beliau dengan segenap kemampuan diri kita.

 

4. Beriman kepada nabi dan rasul dapat membuat kita termotivasi dalam berdakwah di jalan Allah SWT. Mengingat tugas nabi dan rasul adalah menyampaikan wahyu dan risalah dari Allah SWT kepada ummatnya. Perhatikan Al Qur’an surat Al Jumuah ayat 2 berikut yang artinya : “Dialah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan aya-ayat-Nya kepada mereka, mensucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan hikmah. Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata”. (QS. Al-Jum’ah:2).

 

PETUNJUK

1.     Hafalkan nama 25 nabi dan rasul  !

2.     Hafalkan sifat wajib dan sifat mustahil bagi rasul  beserta artinya !