Senin, 21 Februari 2022

 Senin, 21 Februri 2022 ( Kelas 8F)

Selasa, 22 Februari 2022 ( kelas 8E )



Kompetensi Dasar : 
1.9 Melaksanakan salat sunah berjamaah dan munfarid sebagai perintah agama 
2.9 Menunjukkan perilaku peduli dan gotong royong sebagai implementasi pemahaman salat sunah berjamaah dan munfarid 
3.9 Memahami tata cara salat sunah berjemaah dan munfarid 
4.9 Mempraktikkan salat sunah berjamaah dan munfarid 

Tujuan pembelajaran  
diharapkan siswa akan mampu: 
1. Membiasakan diri melaksanakan salat sunah berjamaah dan munfarid dalam kehidupan sehari, baik di lingkungan rumah, sekolah maupun masyarakat 
2. Menunjukkan perilaku peduli dan gotong royong sebagai implementasi pemahaman salat sunah berjamaah dan munfarid 
3. Menjelaskan tata cara salat sunah berjamaah dan munfarid 
4. Mempraktikkan salat sunah berjamaah dan munfarid dengan benar
 
Assalamualaikum wr wb
selamat pagi nak sholih & sholihah, semoga senantiasa sehat.
pada kesempatan hari ini mohon simak materi yang diberikan.


Banyak shalat sunnah merupakan sebab terbesar masuk Surga. Dari Rabi’ah bin Ka’abal-Aslami radhiyallahu’anhu, beliau berkata, Aku pernah bermalam bersamaRasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku menyiapkan air wudhu`dan keperluan beliau. Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabdakepadaku, ‘Mintalah sesuatu!’ Maka sayapun menjawab,‘Aku meminta kepadamu agar memberi petunjuk kepadaku tentang sebab-sebab agaraku bisa menemanimu di Surga’. Beliau menjawab, ‘Ada lagi selain itu?’. ‘Itusaja cukup ya Rasulullah’, jawabku. Maka Rasulullah bersabda, ‘Jika demikian,bantulah aku atas dirimu (untuk mewujudkan permintaanmu) dengan memperbanyaksujud (dalam shalat)‘” (HR. Muslim, no. 489). 

 • Shalat sunnah adalah amalan badan yang paling utama setelah jihad. Dalam hadits Tsauban Nabi shallallahu‘alaihi wasallam mengabarkan, “Istiqomahlah dan kalian tidaklah akan mampu (untuk istiqomah dalam semua ketaatan dengan sebenar-benar istiqomah), dan ketahuilah bahwa sebaik-baik amal kalian adalah shalat dan tidak menjaga wudhu kecuali seorang mukmin.” (HR. Ibnu Majah dishahihkan oleh Syaikhal-Albani dalam Irwa’ al-Ghalil) 


Shalat Sunah Berjama’ah Salat sunah yang dikerjakan secara berjama’ah adalah sebagai berikut:
1. Shalat Idul Fitri 
2. Shalat Idul Adha 
3. Shalat Kusuf (gerhana matahari) 
4. Shalat Khusuf (gerhana bulan) 
5. Shalat Istisqa (meminta hujan) 

Beberapa Shalat sunah yang dikerjakan secara munfarid sebagai berikut: 
1. Shalat Rawātib (muakkad dan ghair muakkad, qabliyah dan ba’diyah) 
2. Shalat Tahiyyatul Masjid 
3. Salat Istikhārah 

Shalat sunah berjama’ah dan munfarid 
Beberapa śalat sunnah berikut ini boleh dilaksanakan secara berjama’ah atau secara munfarid. Adapun alat sunnah yang dimaksud adalah: 
1. Shalat Tarawih 
2. Shalat Witir 
3. Shalat Duha 
4. Shhalat Tahajud 
5. Salat Tasbih

Catatan :
Setelah memahami materi di atas, silahkan menulis absensi kehadiran di kolom komentar sertakan nama lengkap dan hari ini kita akan POST TES melalui GOOGLE FORM !

KIRIMKAN SS nya sebagai bukti bahwa kalian telah mengikuti POST TES

Kamis, 17 Februari 2022

TRADISI ISLAM NUSANTARA

 Nama Sekolah    : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran   : PAI 

Kelas                  : 9D

Hari/Tanggal      : Kamis/17 Pebruari 2022 

Materi                : Tradisi Islam di Nusantara 

KD                     : 3.13. Memahami tradisi Islam Nusantara 

Tujuan                : 

Setelah peserta didik mengamati,menanya,mengeksplorasi,menalar,dan merefleksi tentang memahami sejarah tradisi Islam di Nusantara, diharapkan peserta didik mampu : 

1. Menjelaskan tradisi Islam di Nusantara 

2. Menjelaskan akulturasi budaya Islam 

3. Menyebutkan budaya nusantara APERSEPSI 


Assalammualaikum Wr. Wb.

Apa Kabarnya anak sholeh sholeha Bapak? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal afiat. Dan semoga kalian pagi tadi sudah melaksanakan sholat shubuh dan sholat Dhuha. 

Pada pertemuan kali ini kita , tentang Tradisi Islam di Nusantara PETUNJUK

1. Perhatiakan dan bacalah materi dibawah ini ! 

2. Siapkan aplikasi google meet 

3. Siapkan buku cetak PAI MATERI AJAR 


BAB 12

TRADISI ISLAM NUSANTARA


A. Pengertian seni budaya dan tradisi lokal yang bernafaskan Islam 

Makna dari seni budaya lokal yang bernafaskan Islam adalah segala macam bentuk kesenian yang berasal dan berkembang dalam masyarakat Indonesia serta telah mendapat pengaruh dari agama Islam. Islam adalah agama yang mencintai kesenian. Karena Islam bukanlah agama yang hanya mengatur hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan makhluk lain dan manusia dengan Allah swt. Jika hubungan tersebut terjalin secara komperehensif dan sehat, maka seluruh aspek kehidupan umat Islam akan teratur dan islami. Sebagaimana seni adalah perpaduan antara berbagai jenis suara, olah tubuh ataupun hal lainnya. Seni dalam Islam bukan sesuatu yang diharamkan. Selama tidak melangggar ketentuan / prinsip dibawah ini :

1. Tidak melanggar ketentuan hukum halam dan haram 

2. Mendatangkan mashlahat / kebaikan dan tidak menimbulkan mafsadat / kerusakan 

3. Sesuai dengan prinsif al Wala ( kecintaan hanya kepada Alloh SWT dan apa-apa yang dicintai Alloh SWT ) dan al Baro ( berlepas diri dari yang dibenci Alloh SWT ) 


B. Seni budaya lokal yang bernafaskan Islam Budaya 

berasal dari bahasa Sansekerta artinya buddayah bentuk jamak dari kata budhi yang berarti perilaku, budi atau akal. Jadi kebudayaan dapat diartikan sebagai bentuk yang berkaitan dengan budi pekerti dari hasil pemikiran. Kesenian termasuk dalam unsur kebudayaan. Sebab perwujudan dari kebudayaan tidak terlepas dari hasil olah pikir dan perilaku manusia lewat bahasa, sarana kehidupan dan organisasi sosial. Kesemuanya itu sangat membantu manusia dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Kesenian adalah salah satu media yang paling mudah diterima dalam penyebaran agama Islam. Salah satu buktinya adalah menyebarnya agama Islam dengan menggunakan wayang kulit dan gamelan oleh Sunan Kalijaga. Sedangkan yang dimaksud dengan tradisi adalah suatu adat istiadat yang biasa dilakukan namun didalamnya mengandung ajaran-ajaran Islam. 


Diantara seni budaya nusantara yang telah mendapatkan pengaruh dari ajaran Islam adalah : 

 1. Wayang Dalam bahasa berarti ”ayang-ayang” atau bayangan. Karena yang terlihat adalah

     bayangannya dalam kelir (tabir kain putih sebagai gelanggang permainan wayang). 

 2. Hadrah dan salawat kepada Nabi Muhammad saw Hadrah adalah salah satu jenis alat musik yang

     bernafaskan Islam. 

 3. Qasidah Qasidah artinya suatu jenis seni suara yang menamilkan nasehat-nasehat keislaman. 

 4. Kesenian Debus Kesenian debus difungsikan sebagai alat untuk membangkitkan semangat para

     pejuang dalam melawan penjajah. 

 5. Tari Zapin Tari Zapin adalah sebuah tarian yang mengiringi musik qasidah dan gambus. 

 6. Suluk Suluk adalah tulisan dalam bahasa jawa dengan huruf jawa maupun huruf arab yang berisikan

     pandangan hidup masyarakat jawa. 

 7. Seni Bangunan Peninggalan Islam yang berupa fisik adalah arsitektur bangunan masjid, seni ukir

      dan seni kaligrafi. 

 8.  Arsitektur Masjid Pada masjid agung Demak bentuk atapnya memiliki ciri atap yang berbentuk

      tumpang.

 9. Makam-makam para Raja Hasil seni bangunan lainnya dapat terlihat dengan jelas pada bentuk

     makam-makam para tokoh Islam di berbagai tempat. 

10. Seni kaligrafi Pada kaligrafi terdapat seni menulis dalam bentuk hiasan yang bertuliskan arab. 


Diantara tradisi-tradisi tersebut adalah : 

 1. Penanggalan hijriyah Masuknya agama Islam ke Indonesia, secara tidak langsung membawa

     pengaruh pada sistem penanggalan. 

 2. Mauludan Setiap bulan Rabi’ulawwal tahun Hijriyah, sebagian besar umat Islam Indonesia

     menyelenggarakan acara mauludun. 

 3. Grebek Tradisi untuk mengiringi para raja atau pembesar kerajaan. 

 4. Sekaten Sekaten adalah tradisi membunyikan musik gamelan milik keraton. 

 5. Selikuran Maksudnya adalah tradisi yang diselenggarakan setiap malam tanggal 21 Ramadhan. 

 6. Megengan atau Dandangan Upacara untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. 

 7. Pesta Tabot Upacara untuk memperingati gugurnya Husen bin Ali ra. 

 8. Suranan Suranan dalam penanggalan Islam adalam bulan Muharam. 



Panduan antara budaya lokal dan budaya Islam berikut ini : 


1. Pernikahan Pelaksanaan acara akad nikah atau ijab qabul biasanya diselenggarakan dengan syariat

     Islam. 

 2. Doa kematian / Tahlilan Kewajiban umat Islam terhadap orang Islam yang meninggal ada empat

      yaitu memandikan, mengkafani, menshalati dan menguburkan. 

 3. Kelahiran Tradisi kelahiran di Jawa ada istilah ngapati, mitoni . artinya upacara itu diadakan ketika

     kandungn seorang wanita mencapai umur 4 bulan. 


Baiklah setelah kalian memahami materi di atas, silahkan kalian membentuk kelompok dan 1 kelompok terdiri dari 3 orang. Videonya berisikan tentang Dialog tentang Tradisi Islam Nusantara (atau bisa kalian lihat di Buku Cetak halaman 237).  Atau bisa kalian contoh video dari teman kalian di bawah ini. Setelah itu kalian kirimkan video yang sudah jadi melalui WA Pribadi Bapak. Terima Kasih anak sholeh sholeha. semangat selalu dan jaga kesehatan. 



Wassalammualaikum Wr. Wb.

Rabu, 16 Februari 2022

Tradisi Islam Nusantara

Nama Sekolah    : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung
Mata Pelajaran   : PAI 
Kelas                  : 9E dan 9C
Hari/Tanggal      : Rabu/16 Pebruari 2022 
Materi                : Tradisi Islam di Nusantara 
KD                     : 3.13. Memahami tradisi Islam Nusantara 
Tujuan                : 
Setelah peserta didik mengamati,menanya,mengeksplorasi,menalar,dan merefleksi tentang memahami sejarah tradisi Islam di Nusantara, diharapkan peserta didik mampu : 
1. Menjelaskan tradisi Islam di Nusantara 
2. Menjelaskan akulturasi budaya Islam 
3. Menyebutkan budaya nusantara APERSEPSI 

Assalammualaikum Wr. Wb.
Apa Kabarnya anak sholeh sholeha Bapak? Semoga kalian semua dalam keadaan sehat wal afiat. Dan semoga kalian pagi tadi sudah melaksanakan sholat shubuh dan sholat Dhuha. 
Pada pertemuan kali ini kita , tentang Tradisi Islam di Nusantara PETUNJUK
1. Perhatiakan dan bacalah materi dibawah ini ! 
2. Siapkan aplikasi google meet 
3. Siapkan buku cetak PAI MATERI AJAR 



BAB 12
TRADISI ISLAM NUSANTARA



A. Pengertian seni budaya dan tradisi lokal yang bernafaskan Islam 
Makna dari seni budaya lokal yang bernafaskan Islam adalah segala macam bentuk kesenian yang berasal dan berkembang dalam masyarakat Indonesia serta telah mendapat pengaruh dari agama Islam. Islam adalah agama yang mencintai kesenian. Karena Islam bukanlah agama yang hanya mengatur hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan makhluk lain dan manusia dengan Allah swt. Jika hubungan tersebut terjalin secara komperehensif dan sehat, maka seluruh aspek kehidupan umat Islam akan teratur dan islami. Sebagaimana seni adalah perpaduan antara berbagai jenis suara, olah tubuh ataupun hal lainnya. Seni dalam Islam bukan sesuatu yang diharamkan. Selama tidak melangggar ketentuan / prinsip dibawah ini :
1. Tidak melanggar ketentuan hukum halam dan haram 
2. Mendatangkan mashlahat / kebaikan dan tidak menimbulkan mafsadat / kerusakan 
3. Sesuai dengan prinsif al Wala ( kecintaan hanya kepada Alloh SWT dan apa-apa yang dicintai Alloh SWT ) dan al Baro ( berlepas diri dari yang dibenci Alloh SWT ) 

B. Seni budaya lokal yang bernafaskan Islam Budaya 
berasal dari bahasa Sansekerta artinya buddayah bentuk jamak dari kata budhi yang berarti perilaku, budi atau akal. Jadi kebudayaan dapat diartikan sebagai bentuk yang berkaitan dengan budi pekerti dari hasil pemikiran. Kesenian termasuk dalam unsur kebudayaan. Sebab perwujudan dari kebudayaan tidak terlepas dari hasil olah pikir dan perilaku manusia lewat bahasa, sarana kehidupan dan organisasi sosial. Kesemuanya itu sangat membantu manusia dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Kesenian adalah salah satu media yang paling mudah diterima dalam penyebaran agama Islam. Salah satu buktinya adalah menyebarnya agama Islam dengan menggunakan wayang kulit dan gamelan oleh Sunan Kalijaga. Sedangkan yang dimaksud dengan tradisi adalah suatu adat istiadat yang biasa dilakukan namun didalamnya mengandung ajaran-ajaran Islam. 

Diantara seni budaya nusantara yang telah mendapatkan pengaruh dari ajaran Islam adalah : 
 1. Wayang Dalam bahasa berarti ”ayang-ayang” atau bayangan. Karena yang terlihat adalah
     bayangannya dalam kelir (tabir kain putih sebagai gelanggang permainan wayang). 
 2. Hadrah dan salawat kepada Nabi Muhammad saw Hadrah adalah salah satu jenis alat musik yang
     bernafaskan Islam. 
 3. Qasidah Qasidah artinya suatu jenis seni suara yang menamilkan nasehat-nasehat keislaman. 
 4. Kesenian Debus Kesenian debus difungsikan sebagai alat untuk membangkitkan semangat para
     pejuang dalam melawan penjajah. 
 5. Tari Zapin Tari Zapin adalah sebuah tarian yang mengiringi musik qasidah dan gambus. 
 6. Suluk Suluk adalah tulisan dalam bahasa jawa dengan huruf jawa maupun huruf arab yang berisikan
     pandangan hidup masyarakat jawa. 
 7. Seni Bangunan Peninggalan Islam yang berupa fisik adalah arsitektur bangunan masjid, seni ukir
      dan seni kaligrafi. 
 8.  Arsitektur Masjid Pada masjid agung Demak bentuk atapnya memiliki ciri atap yang berbentuk
      tumpang.
 9. Makam-makam para Raja Hasil seni bangunan lainnya dapat terlihat dengan jelas pada bentuk
     makam-makam para tokoh Islam di berbagai tempat. 
10. Seni kaligrafi Pada kaligrafi terdapat seni menulis dalam bentuk hiasan yang bertuliskan arab. 

Diantara tradisi-tradisi tersebut adalah : 
 1. Penanggalan hijriyah Masuknya agama Islam ke Indonesia, secara tidak langsung membawa
     pengaruh pada sistem penanggalan. 
 2. Mauludan Setiap bulan Rabi’ulawwal tahun Hijriyah, sebagian besar umat Islam Indonesia
     menyelenggarakan acara mauludun. 
 3. Grebek Tradisi untuk mengiringi para raja atau pembesar kerajaan. 
 4. Sekaten Sekaten adalah tradisi membunyikan musik gamelan milik keraton. 
 5. Selikuran Maksudnya adalah tradisi yang diselenggarakan setiap malam tanggal 21 Ramadhan. 
 6. Megengan atau Dandangan Upacara untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan. 
 7. Pesta Tabot Upacara untuk memperingati gugurnya Husen bin Ali ra. 
 8. Suranan Suranan dalam penanggalan Islam adalam bulan Muharam. 


Panduan antara budaya lokal dan budaya Islam berikut ini : 

1. Pernikahan Pelaksanaan acara akad nikah atau ijab qabul biasanya diselenggarakan dengan syariat
     Islam. 
 2. Doa kematian / Tahlilan Kewajiban umat Islam terhadap orang Islam yang meninggal ada empat
      yaitu memandikan, mengkafani, menshalati dan menguburkan. 
 3. Kelahiran Tradisi kelahiran di Jawa ada istilah ngapati, mitoni . artinya upacara itu diadakan ketika
     kandungn seorang wanita mencapai umur 4 bulan. 


Baiklah setelah kalian memahami materi di atas, silahkan kalian membentuk kelompok dan 1 kelompok terdiri dari 3 orang. Videonya berisikan tentang Dialog tentang Tradisi Islam Nusantara (atau bisa kalian lihat di Buku Cetak halaman 237).  Atau bisa kalian contoh video dari teman kalian di bawah ini. Setelah itu kalian kirimkan video yang sudah jadi melalui WA Pribadi Bapak. Terima Kasih anak sholeh sholeha. semangat selalu dan jaga kesehatan. 



Wassalammualaikum Wr. Wb.

Rabu, 02 Februari 2022

Nama Sekolah : SMP AL AZHAR 3 Bandar Lampung Mata Pelajaran : PAI Kelas : 9 E, 9 c Hari/Tanggal : Rabu/2 pebruari 2022 Materi : Iman kepada Qodho dan Qodir KD : Memahami Iman Kepada qodho dan qodar Allah Tujuan : Setelah peserta didik mengamati,menanya,mengeksplorasi,menalar,dan merefleksi tentang Iman Kepada Qadha dan Qadar, diharapkan peserta didik mampu : • Menunjukan keyakinan terhadap macam-macam takdir yang berhubungan dengan Qodha dan • Terbiasa berperilaku yang mencerminkan keimanan kepada Qodha dan Qodar Allah dalam kehidupan sehari-hari • Menjelaskan pengertian Qadha dan Qadar • Mengidentifikasi dalil aqli dan naqli kebenaran Qadha dan Qadar • Menjelaskan macam-macam Qadha dan Qadar • Menunjukkan contoh fenomena Qadha dan Qadar dalam kehidupan • Menjelaskan ciri-ciri perilaku orang yang beriman kepada Qadha dan Qadar • Menceritakan kisah-kisah dari berbagai sumber dalam fenomena kehidupan tentang Qadha dan Qadar APERSEPSI Semoga kita semua dalam keadaan sehat wal afiat. Dan semoga kalian pagi tadi sudah melaksanakan sholat shubuh dan sholat Dhuha. Pada pertemuan kali ini kita , tentang iman kepada qoho dan qodar PETUNJUK Perhatiakan dan bacalah tentang aqidah MATERI AJAR PENGERTIAN QADHA DAN QADAR 1. QADHA Qadha secara bahasa artinya adalah keputusan atau ketetapan, sedangkan menurut istilah adalah keputusan atau ketetapan dari Allah SWT terhadap segala sesuatu atas makhluknya sejak zaman azali. Qadha adalah ketentuan Allah yang sudah diatur dengan baik, maka dari itu segala sesuatu yang menimpa manusia merupakan ketentuan dari Allah SWT, misalnya kelahiran, kematian, rezeki, jodoh, dan musibah. Hal ini sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-Hadid ayat 22. مَا أَصَابَ مِنْ مُصِيْبَةٍ فِى اْلأَرْضِ وَلاَ فِيْ أَنْفُسِكُمْ إِلاَّ فِيْ كِتَابٍ مِنْ قَبْلِ أَنْ نَبْرَأَهَا إِنَّ ذَلِكَ عَلَى اللهِ يَسِيْرٌ (٢٢) Artinya: “Setiap bencana yang menimpa di bumi dan yang menimpa dirimu sendiri, semua telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfudh) sebelum kami mewujudkannya. Sungguh yang demikian itu mudah bagi Allah.” (QS. al- Hadid/57 : 22). Pada ayat tersebut dengan jelas Allah telah menerangkan bahwa segala sesuatu yang terjadi di bumi ini adalah atas kehendak Allah. Apa saja yang akan terjadi dan dikehendaki untuk diciptakan Allah senantiasa didahului dengan Qadha-Nya. Jadi segala sesuatu yang terjadi di dunia ini, termasuk kehidupan dan kematian manusia menurut hukum dan aturan yang telah ditentukan oleh Allah SWT. Contoh Qadha : Ali meninggal dunia pada hari Jum’at pon jam 08:00 pagi, pada umur 50 tahun. Atau Aisyah melahirkan anaknya pada hari Senin Pahing jam 10:00 dengan jenis kelamin laki-laki. 2. QADAR Qadar secara bahasa artinya adalah ukuran atau ketentuan. Menurut istilah, Qadar artinya ketentuan dan ketetapan Allah yang telah terjadi tehadap semua makhluk-Nya dalam ukuran dan bentuk tertentu sesuai dengan kehendak-Nya. Hal ini sebagaimana firman Allah dalam surat Al- Qamar ayat 49: إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنهُ بِقَدَرٍ Artinya: “ Sesungguhnya kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran (takdir). (QS.al- Qamar : 49). Pada ayat di atas, Allah menjelaskan bahwa semua apa saja yang dikehendaki dan diciptakan Allah senantiasa ditentukan dengan Qadar atau ukuran tertentu. Contoh Qadar : Allah menurunkan hujan dari langit ke berbagai daerah dengan ukuran tertentu. Allah memberi rizki kepada manusia antara satu dengan yang lain dengan ukuran tertentu atau tidak sama. Dan contoh lain tentang Qadar, yaitu matahari terbit dari timur dan terbenam di barat, tanaman tumbuh keatas, benda jatuh kebawah, semua ini berjalan berdasarkan ketentuan dan kehendak Sunatullah. A. MEYAKINI QADHA DAN QADAR Allah adalah Maha Pencipta. Maka Beliau menciptakan segala sesuatu yang ada di alam ini, seperti : matahari, bulan, bumi, bintang, manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, air, angin, hujan, gunung, laut, dan sebagainya. Semua ini diciptakan oleh Allah sendiri, tidak ada satupun yang membantu. Apa saja yang ada di alam semesta ini merupakan kehendak dan ciptaan Allah. Baik hal itu baik atau buruk merupakan Qadha dan Qadar dari Allah SWT. Firman Allah SWT: وَرَبُّكَ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ وَيَخْتَارُ مَا كَانَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ سُبْحَانَ اللهِ وَتَعَالى عَمَّا يُشْرِكُونَ Artinya: “Dan Tuhan-Mu menciptakan dan memilih apa yang dia kehendaki. Bagi mereka (manusia) tidak ada pilihan. Maha Suci Allah Maha Tinggi Dia dari apa saja yang mereka persekutukan. (QS.al- Qashash : 68). Pada ayat di atas, dengan jelas bahwa Allah adalah sebagai penguasa, pencipta dan pengatur alam semesta. Dia Maha Esa, berdiri sendiri, tanpa minta bantuan siapapun dalam menentukan dan menciptakan alam semesta ini. Qadha dan Qadar dari Allah itu ada yang baik dan ada yang buruk, kita sebagai orang Islam harus meyakini tentang Qadha dan Qadar. Kita hidup di dunia ini, kadang-kadang menerima kenikmatan dan anugerah dari Allah SWT. Dan juga kadang-kadang mendapatkan ujian atau cobaan dari Allah SWT. Contoh lain tentang Qadar (Takdir), di dalam kelas ada 40 anak yang belajar di beri pelajaran yang sama, waktu yang sama, guru yang sama, tapi hasil masing-masing anak berbeda, ada yang pandai, ada yang sedang, dan ada yang bodoh. Inilah takdir Illahi yang harus kita yakin dan kita terima dengan baik. PENTING Takdir ada 2 macam, yaitu: 1. Takdir Mubram, ialah ketentuan Allah yang pasti akan terjadi dan tidak dapat diubah oleh manusia. Contohnya : Kematian, kelahiran anak, datangnya hari kiamat, dan sebagainya. 2. Takdir Mualaq, yaitu ketentuan Allah yang mungkin dapat diubah oleh usaha manusia dengan jalan ikhtiar dan do’a. Contohnya : Orang bodoh bisa jadi pandai dengan jalan belajar, orang miskin bisa menjadi kaya dengan jalan rajin bekerja, dan sebagainya. A. Hikmah Beriman Kepada Qadha dan Qadar Rukun iman yang keenam adalah beriman kepada Qadha dan Qadar dari Allah. Qadha dan Qadar merupakan rahasia Allah SWT yang belum diketahui walaupun terjadi. Maka dari itu beriman kepada Qadha dan Qadar banyak hikmahnya, antara lain sebagai berikut. 1. Menumbuhkan semangat berusaha Manusia hidup di dunia diwajibkan berusaha sekuat tenaga untuk memenuhi kebutuhannya, tidak boleh menyerah begitu saja tanpa berusaha dalam kenyataan segala sesuatu yang kita terima dan kita peroleh tidak datang begitu saja, tetapi harus dengan usaha dan bekerja. Apabila manusia ingin kaya, maka harus bekerja dengan semangat dan rajin. Apabila manusia ingin pandai harus belajar dengan rajin dan tekun. Allah tidak akan mengubah nasib manusia kecuali manusia itu mengubah sendiri dengan jalan berusaha dan do'a. Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Ar- Ra'ad ayat 11. إِنَّ الله َ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوْا مَا بِأَنْفُسِهِمْ Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan mereka sendiri." (QS. Ar-Ra'ad,13:11). 2. Sabar menghadapi cobaan Hidup di dunia ini perlu perjuangan. Perjuangan membutuhkan pengorbanan. Manusia hidup di dunia tak lepas dari cobaan dan rintangan dalam mencapai tujuan yang diinginkan. Maka dari itu, kita harus bersabar dalam menghadapi cobaan dan rintangan, tidak boleh putus asa, bahkan berjuang, berusaha dan tawakal pada Allah SWT. InsyaAllah kalau sudah begitu, kita berhasil dalam hidup. 3. Tidak mudah putus asa dalam menghadapi masalah Hidup adalah perjuangan dan pengorbanan. Dalam hidup kita tidak bias lepas dari masalah, bahkan masalah tidak akan hilang, dan selalu ada. Masalah yang satu selesai, datang lagi masalah yang lain, begitu seterusnya. Maka dari itu, untuk menghadapi masalah kita tidak boleh putus asa. Kita serahkan semua masalah ini pada Allah SWT. Karena Allah-lah yang mengatur segalanya. 4. Selalu bersyukur pada Allah Kita harus menyadari dan mengakui bahwa apa yang kita terima merupakan pemberian dan anugrah dari Allah SWT. Untuk itu kita harus selalu bersyukur atas segala nikmat-Nya, dan tidak boleh kufur atas nikmat-nikamat yang kita terima. Semakin banyak bersyukur maka semakin banyak pula Allah akan menambah nikmat-Nya. Simak baik-baik video pembelajaran di bawah ini sampai tuntas agar kalian paham. Demikian pembelajaran hari ini sekarang anak-anak sudah paham kan tentang pengertian qada dan qadar. Pada pertemuan selanjutnya kita akan belajar bagaimana membedakan dan memberikan contoh peristiwa yang termasuk qada maupun qadar. Evalusi 1 Jawab Pertanyaan di bawah ini dengan baik. Tulis jawaban pada buku tugas untuk dikoreksi Bapak/Ibu guru. 1. Lahir sebagai laki-laki atau perempuan termasuk dalam . . . . 2. Dalam suatu pertandingan olahraga, seseorang harus siap menang dan menerima. . 3. Berusaha menjadi juara kelas termasuk dalam . . . . 4. Berusaha menjadi orang sukses termasuk dalam . . . . 5. Sikap waspada adalah hikmah beriman kepada . . . .