Minggu, 29 November 2020

 

Sekolah                : SMP Al Azhar 3

Mata Pelajaran  : Pendidikan Agama Islam

Kelas/Semester : VII C, VII D/ Ganjil

Hari/Tanggal        : Senin/30 November 2020

Materi Pokok     :  Kisi - kisi PAS PAI 2020

Sub Materi          :  Bab 1 - 6, 11

Alokasi Waktu   : 3 Jam Pelajaran @40 Menit


KISI - KISI PENILAIAN AKHIR SEMESTER GANJIL

Pelajari kisi-kisi tersebut !



Senin, 23 November 2020

 

NamaSekolah                 : SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran              : PendidikanAgama Islam dan Budi Pekerti

TahunPelajaran             : 2020 / 2021

Kelas / Semester          : 7C, 7D/ Ganjil

Hari/Tanggal                 : Senin/23 November 2020

MateriPokok               : Selamat Datang Nabi Wahai Kekasihku

SubMateri                  : Masa Kelahiran sampai dewasa dan pengangkatan Nabi Muhammad SAW sebagai

                                        Nabi/Rasul.

KD  :

1.3. Menghayati sejarah kelahiran Nabi Muhammad SAW dan pengangkatan Nabi Muh ammad SAW  

       sebagai Nabi/Rasul.

 

TUJUAN PEMBELAJARAN 

Melalui pembelajaran daring dengan aplikasi SIMASKOT & BLOGGER, peserta didik dapat:

·         Menjelaskan sejarah lahir dan silsilah Nabi Muhammad SAW.

·         Bersikap jujur seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

·         Menjelaskan kegiatan Nabi Muhammad SAW di waktu anak-anak dan dewasa

Menjelaskan sejarah diangkatnya Nabi Muhammad SAW sebagai Rasul


                                                                           MATERI  AJAR 

Rangkumlah Materi/Bab tentang Nabi Muhammad SAW dari lahir sampai diangkat menjadi ROSUL !


Nabi Muhammad saw. lahir pada hari Senin, 12 Rabi’ul Awwal bertepatan dengan tanggal 20 April 571 Masehi.

Nabi Muhammad saw. lahir dalam keadaan yatim. Ayahnya, Abdullah bin Abdul Muthalib

wafat saat Nabi Muhammad saw. masih berusia 6 bulan di dalam kandungan ibunya,

Siti Aminah. Saat bayi, Nabi Muhammad saw. diasuh oleh Halimah Sa‘diyah dari Bani Saad, Kabilah Hawazin. Di perkampungan bani Saad inilah Nabi diasuh dan dibesarkan

sampai usia 5 tahun.

Saat Nabi Muhammad saw. memasuki usia 6 tahun, ibunya wafat. Ia pun diasuh oleh kakeknya, Abdul Mu¯±lib. Kakeknya adalah seorang pemuka Quraisy yang sangat disegani. Nabi Muhammad saw. mendapatkan kasih sayang dan

perhatian yang sangat besar dari sang kakek. Sayang, hanya dua tahun Nabi diasuh kakeknya. Abdul Muthalib meninggal saat Nabi Muhammad saw. berusia

8 tahun. Selanjutnya, Nabi Muhammad saw. diasuh oleh pamannya, Abu Thalib

sampai menginjak remaja.

Sejak diasuh oleh pamannya, Nabi Muhammad saw. berkembang sebagai seorang anak yang mulai menginjak masa remaja. Di situlah Nabi Muhammad saw. diperkenalkan oleh pamannya bagaimana cara menjalani hidup. Nabi Muhammad saw. mulai mencari pekerjaan sebagai buruh di usianya yang baru sepuluh tahun agar dapat menghidupi dirinya sendiri. Mulailah

ia menjadi penggembala ternak milik orang lain di daerah gurun Mekah yang sangat panas. Ia makan dari tumbuhan liar yang

terdapat di gurun.

Di gurun pasir itulah ia menghayati arti kehidupan. Kesulitan hidup, kesendirian, dan rasa tanggung jawab menjadikannya lebih matang daripada usianya.

Sang paman melihat kecerdasan dan kematangan keponakannya, maka pada usia 12 tahun, Nabi Muhammad saw. diperkenalkan kepada ilmu perniagaan. Nabi Muhammad saw. yang masih remaja pun turut serta dalam pengelolaan

ekonomi pamannya. Ia sudah ikut membawa barang dagangan yang diambil dari majikannya, Siti Khadijah. Hampir 3 tahun Nabi Muhammad saw. mengikuti pamannya untuk menjajakan barang dagangannya.

Ketika kafilah dagang mereka sampai di kota Basra di wilayah Syria Besar, seorang pendeta terkenal di masa itu,

Buhairah, menghampiri Abu Thalib danmengatakan, “Aku mengenali anak muda ini sebagai sosok yang kelak akan dinobatkan sebagai rahmat bagi semesta alam. Hal ini telah tertulis jelas dalam kitab-kitab kami.” Buhairah selanjutnya menyarankan kepada Abu Thalib, “Lindungi anak muda ini dari orang-orang Yahudi, lebih baik

bawa ia kembali ke Mekah.” Abu Thalib pun menuruti saran pendeta tersebut.

Pada usia 25 tahun, Nabi Muhammad saw. mulai ber dagang sendiri tanpa bantuan

pamannya. Ia mengambil sendiri barang dagangannya dan memasarkannya. Ketika

berdagang, Nabi Muhammad saw. sangat jujur, tidak pernah membohongi para

pembelinya. Nabi tidak pernah mengambil keuntungan yang terlalu besar, selalu

berkata sopan, ramah, dan penuh kasih sayang.

Jadi, keberhasilan usaha dagang Nabi Muhammad saw. itu disebabkan oleh pribadi mulia berikut ini.

1. Berpendirian teguh.

2. Memiliki semangat kerja yang tinggi.

3. Memiliki kejujuran yang luar biasa.

4. Menjunjung tinggi am±nah atau kepercayaan yang diberikan orang lain.

5. Mampu menghadapi segala cobaan dan rintangan dalam perjalanan.

6. Menyamakan pelayanan terhadap para pembeli.

7. Memiliki sifat percaya diri.

8. Menampilkan keramahan dan kesopanan, serta kasih sayang kepada siapa saja.

Kejujuran, perilaku santun, kesopanan berbicara, kerja keras, dan kecerdasan Nabi Muhammad saw.

merebut hati setiap orang, termasuk Siti Khadijah. Pertama-tama ia meminta Nabi Muhammad saw. untuk

memasarkan barang dagangan nya ke Syria. Hasilnya luar biasa. Itulah yang membuat Siti Khadijah tertarik dan akhirnya

menikah dengan Nabi Muhammad saw. Mereka dikaruniai 7 orang anak, yaitu: Ibrahim, Qasim, Abdullah, Zainab, Ruqayyah, Ummi Kul£Î¼m dan Fatimah.

Untuk lebih lanjut materi ini silahkan dibaca di PAI yang ada pada kalian BAB tentang  

Selamat Datang Nabi Wahai Kekasihku

Rabu, 18 November 2020

 

MATERI AJAR

 Sekolah                           SMP Al Azhar 3 Bandar Lampung

Mata Pelajaran              :  Pendidikan Agama Islam

Materi Pokok                 :  Indahnya Kebersamaan dengan Shalat Berjamaah

Sub Materi                      :  Memahami ketentuan Shalat berjamaah.

Hari / Tanggal                   :  Rabu/18 November 2020

Kelas/ Semester             :  7 A,B,E,D / 1

Alokasi Waktu                :  1 pertemuan ( 3 JP )

KOMPETENSI DASAR :

1.8   Menunaikan Shalat wajib berjamaah sebagai implementasi pemahaman rukun Islam.

2.8   Menunjukkan perilaku demokratis sebagai implementasi pelaksanaan Shalat berjamaah.

3.8   Memahami ketentuan Shalat berjamaah.


 Tujuan Pembelajaran


Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

·         Menunjukkan tata cara Shalat wajib berjamaah.

·         Mendemontrasikan tata cara Shalat wajib berjamaah.

·         Melaksanakan Shalat wajib berjamaah sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam.

·         Menjelaskan pengertian Shalat wajib berjamaah dan dasar hukumnya.

·         Menjeaskan syarat sah Shalat berjamaah.

·         Menyebutkan hukum Shalat masbuk.

·         Menyebutkan halangan Shalat berjamaah.

·         Menyebutkan keutamaan Shalat berjamaah.

·         Menunjukkan tata cara Shalat berjamaah.

 

  POST TES

Materi post tes silahkan buka PORTAL SIMASKOT YAYASAN AL AZHAR LAMPUNG


Rabu, 11 November 2020

 MATERI AJAR PAI KELAS 7

Sekolah                : SMP Al Azhar 3

Mata Pelajaran   : Pendidikan Agama Islam

Hari/Tanggal        : Rabu/11 November 2020

Kelas/Semester : 7A, 7B, 7E, 7F / Ganjil

Materi Pokok     : Indahnya Kebersamaan dengan Shalat Berjamaah

Sub Materi          :  Mempraktikkan shalat berjamaah.

Alokasi Waktu   : 3 Jam Pelajaran @40 Menit

KD : Tata cara shalat berjamaah.

A. Tujuan Pembelajaran

      Setelah menyimak penjelasan materi di blogger peserta didik diharapkan dapat :

·         Menunjukkan tata cara shalat wajib berjamaah.

·         Mendemontrasikan tata cara shalat wajib berjamaah.

Melaksanakan shalat wajib berjamaah sebagai implementasi dari pemahaman rukun Islam


MATERI

SIMAK DAN PERHATIKAN VIDIO TENTANG SHOLAT BERJAMAAH TERSEBUT DENGAN SEBAIK BAIKNYA.

KEMUDIAN SILAHKAN BERI KOMENTAR " PAHAM/BELUM  !

YANG BELUM PAHAM SILAHKAN BERTANYA DI WA  085101311086