Senin, 05 Agustus 2019


MATERI AJAR

Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam                                            
Kelas                   : 7
Semester            : 1 ( Ganjil )
Materi                 : Lebih Dekat dengan Allah SWT Yang Indah NamaNya.
KD       : 1.2. Beriman kepada Allah Swt
               3.1. Memahami makna Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
               4.1. Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat       
                         Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al- Bashir

1.      Iman artinya yakin atau percaya
2.      Iman kepada Allah SWT merupakan rukun iman yang pertama.
3.      Iman kepada Allah Swt. adalah percaya dengan sepenuh hati bahwa Dia
            itu ada, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dalam perbuatan sehari-hari.
4.      Salah satu bentuk agar kita beriman kepada Allah SWT adalah dengan mengenal nama-namaNya yang baik ( Asmaul Husna ) yang berjumlah 99.
5.      Al-Asmau-al-husna adalah nama-nama Allah Swt. yang baik. Di antara al-Asmau al-husna tersebut adalah : al-‘Alim (Maha Mengetahui), al- Khabir ( Mahateliti),            as-Sami ’(Maha Mendengar) dan, al-Basir (Maha Melihat).
6.      AL ‘ALIM ( Maha Mengetahui )
Perilaku yang dapat diwujudkan dalam meyakini sifat Allah al-‘Alim adalah kita harus terus-menerus mencari ilmu-ilmunya Allah Swt. dengan cara belajar dan merenungi ciptaan-Nya.
7.      AL KHABIR ( Maha Teliti )
Perilaku yang dapat diwujudkan bagi orang yang percaya bahwa Allah Swt. Mahawaspada adalah hendaklah kita harus waspada dan cermat terhadap apa yang kita lakukan atau yang akan kita lakukan. Kita harus waspada dan cermat dalam melaksanakan kegiatan, baik di sekolah, di rumah, maupun di tempat lainnya.
8.      AS  SAMI’ ( Maha Mendengar )
Perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Allah Swt. yang memiliki sifat Maha Mendengar adalah kita harus berupaya agar segala yang kita ucapkan merupakan perkataan yang baik dan berguna, karena kita meyakini bahwa Allah selalu mendengar segala yang kita ucapkan. Bahkan yang masih terbesit di dalam hati pun, di dengar oleh Allah Swt.
9.      AL BASIR ( Maha Melihat )
Perilaku yang mencerminkan keyakinan bahwa Allah Maha Melihat adalah hendaklah kita berusaha semaksimal mungkin untuk dapat melihat peristiwa-peristiwa yang terjadi di alam ini sebagai bahan renungan akan kebesaran Allah Swt. Kita diajarkan untuk pandai dan cermat dalam memandang berbagai persoalan disekeliling kita. Namun jangan lupa, kita juga harus selalu introspeksi diri untuk melihat kelebihan dan kekurangan kita sendiri agar hidup menjadi lebih terarah.
  
POST TES
MAPEL                :  PAI
KELAS :  7
MATERI              :  Lebih Dekat dengan Alah SWT Yang Indah NamaNya
KD                        : 1.2. Beriman kepada Allah Swt
                                  3.1. Memahami makna Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al-Bashir
                             4.1. Menyajikan contoh perilaku yang mencerminkan keteladanan dari sifat            
                                             al-Asmau al-husna: al-’Alim, al-Khabir, as-Sami’, dan al- Bashir

Pilihlah salah satu jawaban yang benar dengan memberi tanda silang (X) pada
huruf A, B, C, dan D !
1.       Meyakini dalam hati, mengucapkan dengan lisan, dan mengamalkan dalam
                kehidupan sehari-hari adalah arti dari.....
A. iman                                                                                C. islam
B. ihsan                                                                                D. takwa
2.    Allah SWT Maha Melihat, asmaul husnanya adalah ......
A. al-‘Alim                                                                           C. as-Sami
B. al- Khabir                                                                       D. al-Basir

.3.  Allah SWT Maha Mendengar, asmaul husnanya adalah ......
A. al-‘Alim                                                                           C. as-Sami
B. al- Khabir                                                                       D. al-Basir

 4.  Allah SWT Maha Teliti, asmaul husnanya adalah ......
 A. al-‘Alim                                                                          C. as-Sami
 B. al- Khabir                                                                      D. al-Basir

  5.  Allah SWT Maha Mengetahui, asmaul husnanya adalah ......
  A. al-‘Alim                                                                         C. as-Sami
  B. al- Khabir                                                                     D. al-Basir

         6.  Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-‘Alim adalah.....
  A. rajin dalam menimba ilmu                                  C. berusaha menghindari kemungkaran
  B. bersikap dermawan kepada sesama                 D. bersikap pemaaf kepada sesama

          7. Di antara bentuk pengamalan dari keyakinan terhadap al-Basir adalah.....
A. introspeksi diri untuk kebaikan                          C. amar ma’ruf nahi munkar
B. menjadi suri tauladan bagi orang lain               D. mau mendengarkan nasihat guru

         8. Hasan selalu berhati-hati dalam setiap ucapan dan perbuatannya, karena
              ia yakin bahwa Allah Swt. senantiasa mendengarnya. Perbuatan tersebut
              merupakan pengamalan dari keyakinannya bahwa Allah Swt. bersifat.....
A. al-‘Alim                                                                           C. al- Khabir
B. as-Sami‘                                                                          D. al-Basir

         9. Iman kepada Allah SWT merupakan Rukun Iman yang ke .....
              A.  4                                                                                         C. 3        
              B.  2                                                                                         D. 1

      10. Arti dari Asmaul Husna adalah......
             A. Nama-nama baik Allah SWT                                        C. Nama-nama Nabi yang baik
             B. Maha Teliti                                                                         D. Maha Mengetahui

Sabtu, 22 November 2014

macam-macam puasa

MACAM-MACAM PUASA

Puasa wajib

1. Puasa bulan Ramadhan

2. Puasa Qadha

3. Puasa kafarat (membayar        kafarat)

4. Puasa seorang yang tidak mampu membeli hewan kurban pada haji     Tamattu

5. Puasa hari ketiga I'tikaf

6. Puasa Nadzar

Puasa Mustahab (Sunat)

1. Puasa tiga hari setiap bulan (Hijriyah)

2. Puasa pada hari-hari putih ( tiap tanggal 13, 14 dan 15 Hijriyah)

3. Puasa pada hari al-Ghadir (18 Dzulhijjah)

4. Puasa pada hari lahir Rasululah saw. (12 Rabiul Awal)

5. Puasa pada hari Kenabian Rasululah saww. (27 Rajab)

6. Puasa pada hari Arafah ( 9 Dhulhijjah )

7. Puasa pada hari Mubahalah (24 Dhulhijjah)

8. Puasa pada hari Kamis dan Jum'at

9. Puasa pada tanggal 1-9 Dhulhijah

10. Puasa pada hari pertama dan ketiga bulan Muharram
 

11.Puasa pada seluruh hari dalam setahun, kecuali hari-hari yang diharamkan dan dimakruhkan berpuasa di dalamnya. (Taudhih al- Masail, masa-lah 1748)

Puasa Makruh

1. Puasa sunat yang dilakukan seorang tamu tanpa seijin tuan rumah, atau tuan rumah melarangnya berpuasa.

2. Puasa seorang anak (yang belum akil baligh) tanpa seijin ayahnya dan puasa itu akan membahayakan dirinya.

3. Puasa seorang anak yang dilarang ayahnya berpuasa, walaupun puasanya itu tidak akan membahayakan dirinya.

4. Puasa seorang anak yang dilarang ibunya berpuasa, walaupun jika puasa itu dilakukan tidak akan membahayakan dirinya .

5. Puasa hari Arafah bagi orang yang bila ia berpuasa akan menyebabkan badannya lemah, sehingga tidak mampu membaca doa.


Puasa wajib

1. Puasa bulan Ramadhan

2. Puasa Qadha

3. Puasa kafarat (membayar kafarat)

4. Puasa seorang yang tidak mampu membeli hewan kurban pada haji Tamattu

5. Puasa hari ketiga I'tikaf

6. Puasa Nadzar

Puasa Mustahab (Sunat)

1. Puasa tiga hari setiap bulan (Hijriyah)

2. Puasa pada hari-hari putih ( tiap tanggal 13, 14 dan 15 Hijriyah)

3. Puasa pada hari al-Ghadir (18 Dzulhijjah)

4. Puasa pada hari lahir Rasululah saww. (17 Rabiul Awal)

5. Puasa pada hari Kenabian Rasululah saww. (27 Rajab)

6. Puasa pada hari Arafah ( 9 Dhulhijjah )

7. Puasa pada hari Mubahalah (24 Dhulhijjah)

8. Puasa pada hari Kamis dan        Jum'at

9. Puasa pada tanggal 1-9 Dhulhijah

10. Puasa pada hari pertama dan ketiga bulan Muharram
 

11.Puasa pada seluruh hari dalam setahun, kecuali hari-hari yang diharamkan dan dimakruhkan berpuasa di dalamnya. (Taudhih al- Masail, masa-lah 1748)

Puasa Makruh

1. Puasa sunat yang dilakukan seorang tamu tanpa seijin tuan rumah, atau tuan rumah melarangnya berpuasa.

2. Puasa seorang anak (yang belum akil baligh) tanpa seijin ayahnya dan puasa itu akan membahayakan dirinya.

3. Puasa seorang anak yang dilarang ayahnya berpuasa, walaupun puasanya itu tidak akan membahayakan dirinya.

4. Puasa seorang anak yang dilarang ibunya berpuasa, walaupun jika puasa itu dilakukan tidak akan membahayakan dirinya .

5. Puasa hari Arafah bagi orang yang bila ia berpuasa akan menyebabkan badannya lemah, sehingga tidak mampu membaca doa.

Sabtu, 24 November 2012

                                   CONTOH SUJUD SUKUR, SUJUD SYAHWI, SUJUD TILAWAH